Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kehidupan Pedagang di Perempatan Lampu Merah Tulungagung: Dari Jual Tisu, Minuman, hingga Atraksi Unik

Yoga Dany Damara • Kamis, 18 September 2025 | 19:00 WIB

Di balik kesibukan lalu lintas, kehidupan mereka mengajarkan satu hal bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, bahkan dari perempatan jalan yang hanya memberi waktu beberapa detik.
Di balik kesibukan lalu lintas, kehidupan mereka mengajarkan satu hal bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, bahkan dari perempatan jalan yang hanya memberi waktu beberapa detik.

RADAR TULUNGAGUNG - Jika kamu pernah berhenti di lampu merah Tulungagung, pasti sudah tidak asing dengan para pedagang yang sibuk menawari dagangannya. Ada yang menawarkan tisu, air mineral dingin, hingga jajanan ringan.

Bahkan, sesekali ada juga atraksi unik dari anak-anak muda yang mencoba peruntungan dengan keahlian mereka, mulai dari sulap sederhana sampai juggling bola.

Baca Juga: 20 Tahun Jalan Selingkar Waduk Wonorejo Dibiarkan Rusak, Warga Pagerwojo Gelar Aksi Damai di Depan DPRD Tulungagung

Perempatan lampu merah memang jadi panggung kecil bagi mereka. Waktu berhenti kendaraan yang hanya beberapa detik itu dimanfaatkan sebaik mungkin.

Satu tangan membawa barang, satu tangan lagi menawarkan dengan cepat, berharap ada pengendara yang berkenan membeli. Bagi sebagian orang, ini pekerjaan sampingan. Tapi bagi sebagian lainnya, inilah cara bertahan hidup setiap hari.

Baca Juga: Viral di Media Sosial, Jalan Rusak di Lingkungan 8 Ngunut Tulungagung Ditanami Pisang, Warganet Sindir Bupati

Yang menarik, pedagang di perempatan lampu merah punya cerita sendiri-sendiri. Ada mahasiswa yang cari tambahan uang jajan, ada bapak-bapak yang ingin menyekolahkan anaknya, hingga remaja yang memilih berkreasi daripada sekadar meminta-minta.

Kehadiran mereka membuat suasana lampu merah Tulungagung tidak hanya jadi tempat berhenti, tapi juga ruang interaksi singkat antara penjual dan pembeli.

Baca Juga: Mirip Musim Sakura di Jepang, Jalan Protokol Tulungagung Dipenuhi Warna-warni Tabebuya Indah Bermekaran

Di balik kesibukan lalu lintas, kehidupan mereka mengajarkan satu hal bahwa rezeki bisa datang dari mana saja, bahkan dari perempatan jalan yang hanya memberi waktu beberapa detik. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#lampu merah #tulungagung #Perempatan #jalan