Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mencintai Sejarah Lewat Pameran Temporer Museum, Pemkab Tulungagung Targetkan Cinta Budaya Lokal ke Siswa

Aditya Yuda Setya Putra • Rabu, 22 Oktober 2025 | 00:40 WIB

Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat meninjau salah satu stan di Pameran Temporer Museum 2025.
Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo saat meninjau salah satu stan di Pameran Temporer Museum 2025.

​TULUNGAGUNG – Pemkab Tulungagung kembali menggelar pameran temporer sebagai upaya berkelanjutan untuk menanamkan kecintaan terhadap sejarah dan budaya lokal di kalangan generasi muda.

Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari dan melibatkan partisipasi luas dari berbagai institusi museum, universitas, hingga komunitas dari dalam maupun luar daerah.

​Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo, menyatakan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan tersebut yang tidak hanya diikuti oleh peserta dari lokal, tetapi juga melibatkan institusi dari luar daerah.

"Alhamdulillah kegiatan ini sudah dilakukan mulai hari ini sampai besok lusa," ujarnya.

Dia mengungkapkan bahwa pameran ini disambut antusias oleh perwakilan dari berbagai pihak terkait yang bukan hanya dari dari wilayah Tulungagung, tapi juga dari berbagai daerah lain.

​Partisipasi dari luar daerah ini menjadi penanda bahwa Pameran Temporer Museum Daerah Tulungagung memiliki daya tarik tersendiri.

Fokus utama kegiatan yang rutin dilaksanakan tiap tahun ini adalah untuk mendekatkan sejarah kepada para siswa-siswi di Kabupaten Tulungagung. Bupati Gatut Sunu Wibowo berharap besar pada kegiatan ini sebagai sarana edukasi. Ia menekankan pentingnya peran masyarakat lokal dalam melestarikan warisan budaya.

"Semoga acara ini bisa berjalan dengan lancar tentunya ini kita mengundang adik-adik siswa-siswi yang ada di Kabupaten Tulungagung agar cinta kepada budaya sejarah Tulungagung," ucapnya.

​Selain fokus pada pameran, pemkab juga memiliki berencana mengembangkan infrastruktur museum daerah. pimpinan daerah mengungkapkan bahwa pihaknya tengah mengupayakan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk pembangunan yang lebih komprehensif.

"Ini sedang mengajukan anggaran untuk pusat untuk membangun museum ini titik karena lahannya masih banyak yang kosong," katanya.

​Bupati juga memastikan bahwa rencana pengembangan museum daerah ini menjadi perhatian serius dari pemerintahannya. Ia berkomitmen penuh untuk mengawal dan mendukung rencana tersebut hingga terealisasi.

"Kita perhatikan, juga kita kawal, kita dukung agar rencana ke depan untuk membuat museum Tulungagung yang luar biasa itu bisa dilaksanakan di masa pemerintahan saya," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Tulungagung, Aris Wahyudiono, menjelaskan bahwa total ada sepuluh peserta yang meramaikan pameran ini.

"Yang lima dari luar kabupaten. (Yaitu) Museum Keraton Sumenep, Museum 10 November Surabaya, Museum Airlangga Kediri, Museum Sejarah Budaya FIB UNAIR, dan Kedaton Wayang Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah," ucap Aris.

Lalu, lima peserta sisanya berasal dari komunitas lokal, meliputi Tim Ahli Cagar Budaya, Museum Desa Tenggar, Kecamatan Tanggunggunung, Mustika Antik Jaya Tulungagung, Komunitas Asta Gayatri, dan Komunitas Aji Nyawiji Tulungagung. (dit)

Editor : Aditya Yuda Setya Putra
#tulungagung #Pemkab Tulungagung #budaya #gatut sunu wibowo #bupati tulungagung #Museum Daerah Tulungagung