Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Tanam Perdana Bongkar Ratoon Tebu Tahun 2025 Resmi Dimulai di Jatimulyo Kauman Tulungagung

Rahmat Nur Yahya • Senin, 3 November 2025 | 02:10 WIB
Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI,  Ir Baginda Siagian MSi, dan General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto SE MM, menanam perdana.
Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Ditjen Perkebunan Kementerian Pertanian RI, Ir Baginda Siagian MSi, dan General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto SE MM, menanam perdana.

TULUNGAGUNG - Kegiatan Tanam Perdana Bongkar Ratoon Tebu Tahun 2025 resmi digelar di Desa Jatimulyo, Kecamatan Kauman, Tulungagung, Jumat (1/11) pagi.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dihadiri sejumlah pejabat penting.

Di antaranya, Direktur SAP Kementerian Pertanian, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Camat Kauman, Danramil Kauman, Kapolsek Kauman, serta Ketua APTRI.

Dalam sambutannya, Ir Baginda Siagian MSi, selaku perwakilan dari Kementerian Pertanian, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi tonggak awal bagi Kabupaten Tulungagung dalam pelaksanaan program bongkar ratoon tebu yang merupakan bagian dari anggaran pemerintah pusat.

“Tulungagung menjadi salah satu daerah yang mendapat target pertanaman seluas 1.750 hektare (ha), termasuk di dalamnya 160 hektare untuk perluasan areal baru. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pemicu semangat bagi para petani untuk ikut serta dalam program ini,” jelasnya.

Dia menambahkan, keberhasilan program ini akan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani tebu di Tulungagung.

Sinergi untuk peningkatan produktivitas dan  kesejahteraan petani tebu di Tulungagung.
Sinergi untuk peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani tebu di Tulungagung.

“Kalau semua bisa tercapai, kita berharap produktivitas tebu meningkat pada panen tahun 2026 mendatang. Secara otomatis, kesejahteraan petani juga ikut naik, dan pasokan bahan baku untuk PG Modjopanggoong bisa terpenuhi dengan baik,” ujarnya.

Baginda juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak mulai dari Kementerian Pertanian, dinas pertanian dan perkebunan, hingga unsur Forkopimda Kabupaten Tulungagung untuk menyukseskan program nasional ini.

“Ini adalah tugas bersama, bukan hanya pemerintah pusat, tetapi juga daerah dan seluruh pemangku kepentingan di sektor pertanian,”  tandasnya.

Senada dengan itu, General Manager PG Modjopanggoong, Sugiyanto SE MM, menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah, BUMN, dan petani tebu dalam mendukung kemandirian gula nasional.

“Ini bukan soal BUMN atau swasta, tetapi soal merah putih gula Indonesia gula untuk bangsa. Kolaborasi ini adalah semangat kita bersama menuju swasembada gula nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tulungagung, Drs Suyanto MM, menjelaskan bahwa total areal tebu yang akan ditanam dalam program bongkar ratoon tahun ini mencapai 117 hektare di wilayah Kauman dan sekitarnya.

“Tujuan utama program ini adalah mendukung pencapaian target pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mewujudkan swasembada gula,” ujarnya.

Kegiatan tanam perdana ini ditutup dengan prosesi simbolis penanaman bibit tebu oleh para pejabat dan perwakilan petani, menandai dimulainya program bongkar ratoon tahun 2025.

Suasana penuh semangat dan harapan terlihat dari seluruh peserta yang hadir. Mencerminkan komitmen bersama untuk menjadikan Tulungagung sebagai salah satu sentra penghasil tebu unggulan di Jawa Timur. (*/c1/din)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#tulungagung #Tanam Perdana #PG Modjopanggoong