Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Dua Pekerja di Tulungagung Tewas Tersetrum Saat Mempersiapkan Acara Reses Anggota DPRD, Begini Kronologinya

Dharaka R. Perdana • Minggu, 23 November 2025 | 22:28 WIB

Polisi melakukan olah TKP pekerja yang tewas tersetrum di Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung pada Sabtu (22/11) dini hari. (POLRES TULUNGAGUNG)
Polisi melakukan olah TKP pekerja yang tewas tersetrum di Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung pada Sabtu (22/11) dini hari. (POLRES TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Insiden tragis terjadi di wilayah Kelurahan Tertek, Kecamatan Tulungagung, pada Sabtu dini hari (22/11).

Dua pekerja tenda dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat arus listrik saat memasang tenda persiapan acara reses anggota DPRD di Jalan dr Sutomo Gang II, Tulungagung. Kejadian ini sontak membuat warga sekitar geger.

Informasi yang dihimpun, korban masing-masing bernama AD (45), warga Desa Pulotondo, Kecamatan Ngunut, serta MI, warga Desa Srikaton, Kecamatan Ngantru.

Baca Juga: Korsleting Listrik Saat Mengisi Ulang Laptop, Rumah Mewah di Tulungagung Membara, Kerugian Diperkirakan Mencapai Rp75 Juta

Keduanya diketahui tengah bekerja memasang tenda bersama saksi Akga Andika Wardana sejak Jumat sore (21/11) pukul 16.00 WIB.

Kapolsek Tulungagung Kota, AKP Puji Hartanto, mengungkapkan kronologi peristiwa nahas tersebut. Sekira pukul 17.30 WIB, tiga pekerja tengah memegang tiang tenda berbahan besi.

Tiba-tiba, saksi Akga mendengar teriakan dari AD dan MI. Kedua korban terperangkap sengatan listrik dan tak sempat melepaskan pegangan mereka.

Baca Juga: Trik Jitu agar Sayuran Tahan Lama Tanpa Kulkas, Solusi Cerdas di Dapur yang Bikin Hemat Listrik

“Menyadari korban tersengat listrik, saksi langsung memberi tahu Muklis yang saat itu sedang memasang lampu. Setelah aliran listrik diputus, AD terpental dan mengalami kejang-kejang, sedangkan MI sempat terlihat masih sadar,” ujar AKP Puji Hartanto.

Kedua korban segera dilarikan ke RSUD dr. Iskak Tulungagung oleh saksi Akga. Tidak lama kemudian, keluarga korban dihubungi dan peristiwa tersebut dilaporkan secara resmi ke Polsek Tulungagung Kota.

Di lokasi kejadian, petugas mengamankan kabel listrik warna hitam dan lampu sepanjang 8 meter yang digunakan sebagai penerangan tenda.

Baca Juga: Chery J6T Siap Mengaspal di Indonesia, Hadir dengan Fitur Lebih Canggih dan Siap Gebrak Pasar SUV Listrik

Dari hasil pemeriksaan Unit Inafis Polres Tulungagung bersama Tim Medis RSUD dr. Iskak, dipastikan tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan.

“Kedua korban meninggal dunia murni akibat tersengat arus listrik. Ini murni kecelakaan kerja,” tegas Kapolsek.

Mewakili jajaran kepolisian, AKP Puji Hartanto menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban.

Ia menegaskan pentingnya kewaspadaan dan standar keselamatan dalam penggunaan instalasi listrik pada kegiatan masyarakat.

“Kami mengimbau agar pemasangan tenda atau peralatan yang menggunakan listrik harus mengikuti standar keamanan. Keselamatan menjadi prioritas agar kejadian seperti ini tidak terulang,” pesannya.

Polsek Tulungagung Kota memastikan penyelidikan masih berlanjut dan koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan.

Tujuannya, menyusun langkah pencegahan agar peristiwa serupa tak lagi muncul di tengah aktivitas warga. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#tulungagung #reses #Anggota DPRD #Tersengat arus listrik