Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Sesosok Mayat Pria Tua Ditemukan Mengambang di Sungai PLTA Neyama Tulungagung, Diduga Warga Campurdarat

Sandy Sri Yuwana • Minggu, 11 Januari 2026 | 17:57 WIB

 

Tim INAFIS Polres Tulungagung melakukan olah TKP penemuan mayat di Sungai Neyama. (HUMAS POLRES TULUNGAGUNG)
Tim INAFIS Polres Tulungagung melakukan olah TKP penemuan mayat di Sungai Neyama. (HUMAS POLRES TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG – Warga Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Tulungagung, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang terapung di aliran Sungai PLTA Neyama, Minggu (11/1) sore.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu Nanang Murdiyanto membenarkan peristiwa tersebut. Ia menjelaskan bahwa laporan diterima sekitar pukul 14.30 WIB dari petugas keamanan PLTA setempat.

“Benar, telah ditemukan sesosok mayat laki-laki yang mengapung di aliran Sungai PLTA Neyama, Desa Besuki, Kecamatan Besuki, Tulungagung,” ujar Iptu Nanang, Minggu (11/1/2026).

Baca Juga: Dibakar Api Cemburu, Warga Ngunut Membakar Rumah Pacarnya di Sumbergempol Tulungagung, Kerugian Ditaksir Rp250 Juta

Pelapor dalam kejadian ini adalah Dedi Apriyanto (25), seorang satpam PLTA.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Besuki bersama tim Inavis Polres Tulungagung langsung mendatangi lokasi kejadian.

Jenazah dievakuasi sekitar pukul 16.30 WIB dari aliran sungai PLTA Neyama. Korban diketahui berjenis kelamin laki-laki dan diduga berinisial M (70), warga Dusun Centong, Desa Ngentrong, Kecamatan Campurdarat, Tulungagung.

Baca Juga: Gelar Karya UMKM 2025 di Besuki Jadi Sinergitas UMKM Mandiri dan Berdaya Saing untuk Tulungagung Lebih Maju

“Berdasarkan ciri-ciri fisik dan keterangan keluarga, korban diduga kuat adalah M, warga Campurdarat yang sebelumnya dilaporkan hilang,” jelas Iptu Nanang.

Dari keterangan saksi dan hasil penyelidikan awal, korban diketahui terakhir kali meninggalkan rumah pada Sabtu (2/1) sekitar pukul 14.00 WIB.

Baca Juga: Tabrakan Beruntun di Besuki Tulungagung, Satu Warga Trenggalek Meninggal Dunia

M mengenakan kaos biru bertuliskan Yamaha dan sepatu hitam dan berpamitan untuk membeli ayam.

Namun hingga keesokan harinya, korban tidak kunjung pulang.

Anak korban, Saiful Arifin, sempat mencari ayahnya ke rumah kerabat, tetangga, dan teman-temannya.

Beberapa warga mengaku melihat korban berjalan ke arah barat menuju sungai sekitar pukul 16.00 WIB pada hari yang sama.

“Korban sempat ditanya oleh tetangganya, namun jawabannya tidak jelas dan tetap berjalan ke arah sungai,” tambahnya.

Baca Juga: Rizal, Bocah yang Tenggelam di Sungai Bodeng Tulungagung Ditemukan Tak Bernyawa, Kondisi Jasad Utuh

Karena tidak ditemukan, pihak keluarga akhirnya melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Campurdarat.

Hingga akhirnya, warga memberikan informasi adanya jenazah mengapung di Sungai Neyama pada Minggu siang.

Petugas kepolisian telah melakukan sejumlah tindakan, mulai dari menerima laporan, mendatangi lokasi, dan berkoordinasi dengan kepala desa.

Baca Juga: Bermain Air, Dua Bocah Tenggelam di Sungai Bodeng Tulungagung, Satu Masih Hilang

Hingga melakukan olah TKP, mencatat keterangan saksi, hingga melaporkan kejadian.

Saat ini, penyebab pasti kematian korban masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#PLTA Neyama #tulungagung #besuki #mayat #campurdarat