RADAR TULUNGAGUNG – Angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Tulungagung pada Sabtu (7/2).
Dampak paling parah terjadi di Kecamatan Sumbergempol dan Kecamatan Ngunut, Tulungagung, dengan total 102 rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan.
Kepala Pelaksana BPBD Tulungagung, Sudarmaji menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu siang sekitar pukul 14.30.
Meski cuaca terpantau cerah secara visual, angin kencang tiba-tiba menyapu permukiman warga dan menyebabkan kerusakan bangunan.
“Dari hasil pendataan sementara, total ada 102 rumah terdampak. Mayoritas mengalami kerusakan ringan dan satu rumah dilaporkan rusak berat,” katanya.
Rincian kerusakan terjadi di Desa Bendilwungu, Kecamatan Sumbergempol, tepatnya di Dusun Bendilwungu, dengan 58 rumah mengalami rusak ringan.
Sementara di Desa Sumberingin Kulon, Kecamatan Ngunut, tercatat 32 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak berat.
Adapun di Desa Pandansari, Kecamatan Ngunut, angin kencang merusak 8 rumah di Dusun Krajan dan 3 rumah di Dusun Jati.
Seluruhnya dengan kategori rusak ringan. BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
“Korban jiwa nihil. Fokus kami saat ini adalah asesmen dampak kerusakan dan langkah penanganan awal,” ujarnya.
Pascakejadian, BPBD Tulungagung langsung melakukan monitoring wilayah rawan bencana melalui berbagai saluran komunikasi.
Tim juga diterjunkan untuk melakukan asesmen di lokasi terdampak, khususnya di Desa Bendilwungu dan Desa Sumberingin Kulon.
BPBD Tulungagung mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara tiba-tiba meski kondisi cuaca terlihat cerah, serta segera melaporkan kejadian darurat melalui layanan BPBD. (sri/c1/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri