RADAR TULUNGAGUNG - Nuansa religius dan kegembiraan juga terasa di Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung yang dipenuhi umat Tionghoa sejak Senin sore (16/2).
Mereka datang untuk mengikuti rangkaian ritual pergantian tahun dalam perayaan Tahun Baru Imlek 2557. Bahkan juga ada pertunjukan barongsai.
Bioma Klenteng Tjoe Tik Kiong Tulungagung, Tjio Jing Jing, menjelaskan bahwa ritual tersebut merupakan tradisi penting yang dilakukan setiap tahun.
Setelah sembahyang pelepasan tahun lama, suasana klenteng semakin semarak dengan pertunjukan barongsai yang menarik perhatian umat dan masyarakat yang hadir.
“Usai sembahyang ada acara barongsai,” ujarnya.
Menurut dia, barongsai bukan sekadar pertunjukan hiburan, melainkan simbol budaya yang sarat makna.
Barongsai dipercaya membawa energi positif, keberuntungan, serta harapan agar kehidupan di tahun baru berjalan lancar dan penuh berkah.
“Kita juga ada persembahyangan untuk memulai pertunjukan barongsai. Semua harus diawali dengan baik, supaya ke depannya juga baik dan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” jelasnya.
Memasuki pergantian hari, umat kembali berkumpul di klenteng untuk melaksanakan sembahyang buka tahun baru tepat pukul 00.00 WIB, Selasa (17/2).
Momen tersebut menjadi penanda resmi dimulainya Tahun Baru Imlek 2557. Umat yang hadir tampak khusyuk memanjatkan doa, membawa harapan akan kesehatan, rezeki, dan kehidupan yang lebih baik.
Antusiasme umat terlihat cukup tinggi. Banyak di antara mereka datang bersama keluarga, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan di lingkungan klenteng.
Perayaan tersebut tidak hanya menjadi ritual keagamaan, tetapi juga bagian dari pelestarian tradisi dan budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun. (sri/rka)
Editor : Vidya Sajar Fitri