Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kunjungi Yonif TP 886 Panjalu Jayati di Tulungagung, Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita Tekankan Semangat Juang dan Profesionalisme Prajurit

Dharaka R. Perdana • Kamis, 19 Februari 2026 | 10:18 WIB
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita saat melakukan kunjungan kerja ke Yonif TP 886 Panjalu Jayati di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, pada Rabu (18/2).(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)
Wakil Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita saat melakukan kunjungan kerja ke Yonif TP 886 Panjalu Jayati di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, pada Rabu (18/2).(DR PERDANA/RADAR TULUNGAGUNG)

RADAR TULUNGAGUNG - Prajurit TNI harus bisa berbaur dengan kondisi sosial budaya di lokasi tugas.

Hal ini diungkapkan Panglima TNI Jenderal Tandyo Budi Revita saat mengunjungi Yonif TP 886 Panjalu Jayati di Desa Manding, Kecamatan Pucanglaban, Tulungagung, Rabu (18/2).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk meninjau langsung kesiapan satuan sekaligus memberikan pengarahan kepada para prajurit.

“Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan serta memberikan motivasi langsung kepada prajurit di lapangan,” ujar Jenderal Tandyo Budi Revita.

Dalam arahannya, wakil panglima TNI menekankan pentingnya menjaga semangat juang, disiplin, dan loyalitas sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut menjadi kunci utama bagi setiap prajurit dalam menghadapi dinamika dan tantangan tugas yang semakin kompleks.

“Semangat juang, disiplin, dan loyalitas harus selalu dijaga karena itu merupakan jati diri prajurit TNI dalam menjalankan setiap tugas,” tegasnya.

Selain itu, prajurit juga diingatkan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan.

Hal tersebut dinilai penting guna memastikan setiap personel mampu melaksanakan tugas secara optimal serta menjaga kehormatan satuan dan institusi TNI.

“Setiap prajurit harus terus meningkatkan profesionalisme dan kesiapsiagaan agar mampu menghadapi berbagai tantangan tugas ke depan,” tambahnya.

Jenderal bintang empat kelahiran Surakarta ini mengaku setiap tahun menargetkan pembangunan 150 batalyon baru.

“Kita tidak tahu kapan negara asing menyerang. Sehingga harus siap siaga setiap saat,” ujarnya.

Sebelum memberikan pengarahan, Jenderal Tandyo Budi Revita terlebih dahulu meninjau kondisi sarana dan prasarana batalyon.

Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung operasional dalam kondisi baik dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Kunjungan ini diharapkan dapat memberikan motivasi serta memperkuat kesiapan prajurit Yonif TP 886 Panjalu Jayati dalam menjalankan tugas, khususnya dalam menjaga kedaulatan dan keamanan wilayah.

“Saya berharap seluruh prajurit terus menjaga kesiapan dan kehormatan satuan dalam setiap pelaksanaan tugas,” pungkasnya.(*/c1/rka)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#Pucanglaban #Yonif #prajurit #Tandyo Budi Revita #tni