Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Penumpang Kapal Feri Tercebur di Gilimanuk Bali, Detik-detik Dramatis Diselamatkan Kru KMP Potre Kone

Kirana Meigita Luciana Rani • Jumat, 2 Januari 2026 | 11:25 WIB

Photo
Photo

RADAR TULUNGAGUNG - Penumpang kapal feri tercebur di Gilimanuk Bali menghebohkan kawasan Pelabuhan Gilimanuk, Kabupaten Jembrana, Bali.

Seorang perempuan dilaporkan jatuh ke laut saat kapal feri KMP Potre Kone tengah bersandar di dermaga milik PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Gilimanuk.

Peristiwa tersebut terjadi di hadapan sejumlah penumpang dan petugas, sehingga langsung memicu respons cepat di lokasi.

Insiden penumpang kapal feri tercebur di Gilimanuk Bali itu terjadi dalam hitungan detik. Korban yang terjatuh ke perairan pelabuhan sempat terlihat berusaha bertahan di permukaan laut.

Melihat kondisi tersebut, sejumlah petugas kapal langsung melemparkan pelampung ke arah korban guna mencegahnya tenggelam.

Aksi penyelamatan berlangsung dramatis. Selain melempar pelampung, seorang kru kapal yang berada di sisi dermaga tanpa ragu langsung melompat ke laut.

Kru tersebut berenang mendekati korban dan berusaha menenangkannya sebelum membawa perempuan tersebut ke tepi dermaga dengan bantuan petugas lainnya.

Baca Juga: Jakarta Light Festival Kota Tua 2025 Hadirkan Gemerlap Cahaya Spektakuler, Wisata Malam Jakarta Diserbu Pengunjung

Kronologi Penumpang Tercebur di Pelabuhan Gilimanuk

Kejadian bermula saat KMP Potre Kone selesai melakukan proses sandar di Pelabuhan Gilimanuk.

Aktivitas bongkar muat penumpang masih berlangsung ketika tiba-tiba terdengar teriakan dari arah dek kapal. Sejumlah saksi melihat seorang perempuan terjatuh ke laut di sisi kapal.

Petugas di atas kapal dengan sigap mengambil pelampung keselamatan dan melemparkannya ke arah korban.

Langkah ini dilakukan agar korban tetap mengapung sembari menunggu proses evakuasi lanjutan. Kecepatan respons petugas dinilai krusial mengingat arus di sekitar pelabuhan cukup aktif.

Kru Lompat ke Laut Demi Selamatkan Korban

Tidak menunggu lama, seorang kru kapal yang berada di dekat dermaga langsung melompat ke laut. Dengan berenang cepat, kru tersebut berhasil menjangkau korban yang tampak panik. Petugas kemudian memegang korban dan mengarahkannya ke pinggir dermaga.

Baca Juga: Pantai Kondang Merak di Malang Selatan Cocok untuk Habiskan Libur Nataru, Perjalanan Panjang Terbayar Keindahan Panoramanya

Proses evakuasi berlangsung sekitar beberapa menit. Petugas gabungan dari kru kapal dan petugas pelabuhan bekerja sama menarik korban ke area aman.

Momen ini sempat menjadi perhatian penumpang lain yang menyaksikan langsung proses penyelamatan tersebut.

Korban Dibawa ke Puskesmas

Setelah berhasil dievakuasi, korban dalam kondisi sadar namun terlihat lemas. Petugas segera membawa perempuan tersebut ke Puskesmas terdekat menggunakan ambulans untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan kondisi korban pasca tercebur ke laut.

Hingga saat ini, pihak berwenang belum merilis identitas lengkap korban. Namun, informasi sementara dari petugas di lapangan menyebutkan bahwa korban diduga terjatuh ke laut akibat pengaruh minuman beralkohol. Dugaan ini masih dalam pendalaman lebih lanjut oleh pihak terkait.

Baca Juga: Libur Natal 2025, Dufan Ancol Diserbu Ribuan Pengunjung Sejak Pagi, Wahana Ekstrem hingga Doraemon Jadi Magnet Utama

Imbauan Keselamatan Penumpang Kapal Feri

Pihak PT ASDP Indonesia mengimbau seluruh penumpang kapal feri untuk selalu menjaga keselamatan selama berada di area pelabuhan maupun di atas kapal.

Penumpang diminta mematuhi aturan keselamatan, tidak berada di area berbahaya, serta menghindari konsumsi minuman beralkohol sebelum dan selama perjalanan.

Kejadian penumpang kapal feri tercebur di Gilimanuk Bali ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan di lingkungan pelabuhan.

Baca Juga: Awal Tahun Baru 2026 di Tulungagung Justru Disambut dengan Menghela Nafas Panjang, Kenapa?

Area dermaga memiliki risiko tinggi, terutama saat kapal bersandar dan aktivitas keluar masuk penumpang sedang berlangsung.

Beruntung, respons cepat kru kapal dan petugas pelabuhan berhasil menyelamatkan korban tanpa menimbulkan korban jiwa.

Penanganan yang sigap dinilai mencerminkan kesiapsiagaan petugas dalam menghadapi situasi darurat di jalur penyeberangan laut. ***

Editor : Dharaka R. Perdana
#PT ASDP Indonesia Ferry #penumpang kapal feri tercebur #Pelabuhan Gilimanuk #KMP Potre Kone