RADAR TULUNGAGUNG – Glasgow, kota terbesar di Skotlandia, sering kali terlewatkan oleh wisatawan internasional yang lebih memilih Edinburgh. Padahal, Glasgow menyimpan pesona sejarah, budaya, arsitektur Victorian, hingga kehidupan kota yang hidup. Dalam kunjungan 48 jam, wisatawan bisa menikmati beragam atraksi menarik yang tak hanya Instagramable tetapi juga sebagian besar gratis.
Menelusuri Jalan Utama dan Seni Jalanan
Salah satu cara terbaik untuk mengenal Glasgow adalah dengan tur jalan kaki mandiri. Buchanan Street menjadi jalur utama yang terkenal dengan arsitektur Victoria dan pusat perbelanjaan kelas atas. Kota ini juga terkenal dengan dialek unik penduduk lokal yang hanya ditemukan di Glasgow. Sepanjang jalan, pengunjung dapat menikmati musik live yang menghidupkan suasana kota. Tidak jauh dari sana, Glasgow Gallery of Modern Art (GoMA) menawarkan pengalaman seni dengan koleksi internasional, termasuk karya Salvador Dalí. Sebelum masuk museum, jangan lupa mengamati patung Duke of Wellington yang terkenal dengan topi kerucut lalu lintas di kepalanya, simbol humor khas warga Glasgow.
Selain museum, pengunjung juga bisa mengeksplorasi mural-mural di berbagai sudut kota. Glasgow menempati peringkat keempat di Inggris untuk seni jalanan, dengan mural berwarna cerah yang menghiasi jalanan kota. Para pencinta seni pasti akan menemukan sudut favorit mereka untuk fotografi, sementara pengunjung umum bisa menikmati jalur mural city center yang bisa diikuti dengan panduan peta.
Sejarah dan Arsitektur Katedral
Glasgow Cathedral menjadi destinasi wajib berikutnya. Katedral ini adalah satu-satunya katedral abad pertengahan di daratan Skotlandia yang tetap utuh setelah Reformasi Protestan 1560. Struktur Gothic dan jendela kaca patri menampilkan salah satu koleksi pasca-perang terbaik di Inggris. Pengunjung dapat menelusuri crypt, lokasi makam Saint Mungo, pendiri Glasgow abad ke-7. Hiasan dekoratif berupa demon, naga, dan tengkorak memberikan nuansa unik, dan penggemar serial Outlander akan mengenali beberapa lokasi dari syuting.
Tidak jauh dari katedral, Glasgow Necropolis menawarkan pengalaman berbeda. Sebagai taman pemakaman bergaya Victoria, tempat ini memamerkan arsitektur indah, patung menawan, dan pemandangan panorama kota. Dengan lebih dari 50.000 pemakaman dan 3.500 makam, pengunjung dapat menikmati suasana unik sekaligus mendalami sejarah kota.
George Square dan Kehidupan Kota
George Square berada di jantung kota, menampilkan berbagai patung bersejarah termasuk James Watt Memorial dan memorial perang dunia pertama. Di sini, pengunjung bisa merasakan denyut nadi kota dan mengamati aktivitas lokal. Glasgow merupakan kota yang mudah dijelajahi dengan berjalan kaki, sehingga tur singkat ke alun-alun ini menjadi pengalaman yang menyenangkan.
Transportasi dan Kampus Universitas Glasgow
Sistem Subway Glasgow yang dijuluki “Clockwork Orange” menawarkan cara efisien untuk berkeliling kota dengan harga terjangkau. Kebersihan dan kemudahan navigasi membuatnya ideal bagi turis. Dalam tur jalan kaki mandiri, pengunjung dapat melewati Royal Concert Hall, toko buku, kafe, hingga Universitas Glasgow. Kampus ini merupakan universitas tertua kedua di Skotlandia, menampilkan arsitektur menakjubkan yang gratis untuk dikunjungi.
Taman Botani dan Penutup
Glasgow Botanical Garden, dibuka sejak 1820, menawarkan koleksi tanaman dari seluruh dunia. Taman yang terawat rapi ini memberikan pengalaman santai dan edukatif. Dari seni jalanan, museum, katedral, hingga taman botani, Glasgow menunjukkan bahwa kota ini sarat budaya, sejarah, dan keindahan yang bisa dinikmati dalam waktu singkat maupun liburan beberapa hari.
Meski kunjungan 48 jam tidak mencakup semua, pengalaman ini memberikan panduan lengkap bagi wisatawan yang ingin mengeksplorasi Glasgow dengan cara otentik dan hemat.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina