RADAR TULUNGAGUNG – Pergerakan harga emas batangan di awal pekan ini, Senin (29/12/2025), menunjukkan koreksi tipis setelah sempat berada di level tinggi dalam beberapa pekan terakhir.
Penurunan harga ini terjadi seiring aksi ambil untung (profit taking) pelaku pasar menjelang penutupan perdagangan akhir tahun 2025.
Berdasarkan data resmi Logam Mulia PT Aneka Tambang (Antam), harga emas batangan ukuran 1 gram turun Rp 9.000 menjadi Rp 2.596.000 dibandingkan posisi akhir pekan lalu.
Penurunan juga terjadi pada harga buyback atau pembelian kembali, yang kini berada di kisaran Rp 2.455.000 per gram.
Kondisi ini menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat, terutama investor ritel dan pelaku usaha perhiasan emas, yang dalam beberapa bulan terakhir cukup aktif memanfaatkan emas sebagai instrumen lindung nilai.
Rincian Harga Emas Antam Terbaru
Berikut daftar harga emas batangan Antam di awal pekan ini (belum termasuk PPh 0,25 persen):
0,5 gram: Rp 1.348.000
1 gram: Rp 2.596.000
2 gram: Rp 5.132.000
3 gram: Rp 7.673.000
5 gram: Rp 12.755.000
10 gram: Rp 25.455.000
25 gram: Rp 63.512.000
50 gram: Rp 126.945.000
100 gram: Rp 253.812.000
500 gram: Rp 1.268.320.000
1 kilogram: Rp 2.536.600.000
Harga tersebut berlaku di gerai resmi Logam Mulia Antam serta platform penjualan daring yang terafiliasi.
Galeri24 dan UBS Bergerak Berlawanan
Menariknya, di tengah penurunan harga emas Antam, emas batangan merek Galeri24 dan UBS justru tercatat mengalami kenaikan harga.
Untuk ukuran 1 gram, emas UBS diperdagangkan di kisaran Rp 2.684.000, sementara emas Galeri24 berada di level sekitar Rp 2.627.000 per gram.
Perbedaan pergerakan harga ini menunjukkan bahwa dinamika pasar emas domestik tidak sepenuhnya bergerak seragam.
Faktor biaya produksi, permintaan pasar, serta strategi penjualan masing-masing produsen turut memengaruhi harga akhir di tingkat konsumen.
Pengaruh Harga Emas Dunia
Dari sisi global, harga emas dunia (spot gold) pada awal pekan ini terpantau bergerak stabil dengan kecenderungan melemah tipis.
Koreksi ini dipicu oleh penguatan dolar AS dan sikap investor global yang mulai menunggu arah kebijakan ekonomi di awal tahun 2026.
Meski demikian, emas masih berada di level tinggi secara tahunan dan tetap dipandang sebagai aset safe haven, terutama di tengah ketidakpastian geopolitik dan fluktuasi pasar keuangan global.
Tips Membeli Emas di Akhir Tahun
Bagi masyarakat yang berencana membeli emas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
Pantau harga harian karena perubahan bisa terjadi setiap hari.
Perhatikan selisih harga jual dan buyback, terutama untuk investasi jangka pendek.
Sesuaikan tujuan pembelian, apakah untuk investasi jangka panjang, tabungan, atau kebutuhan perhiasan.
Beli di tempat resmi untuk menjamin keaslian dan kemudahan jual kembali.
Analis memperkirakan harga emas pada awal 2026 masih akan bergerak fluktuatif, dipengaruhi kebijakan bank sentral global, nilai tukar rupiah, serta kondisi ekonomi internasional.
Namun secara jangka panjang, emas masih dinilai menarik sebagai instrumen perlindungan nilai. ****
Editor : Dharaka R. Perdana