RADAR TULUNGAGUNG – Rekomendasi saham hari ini kembali menjadi perhatian investor seiring kondisi pasar saham Indonesia yang dinilai masih berada dalam fase abu-abu.
Analis sekaligus kreator konten pasar modal, Cuanlord, dalam video terbarunya memaparkan sejumlah emiten yang tengah dikawal, mulai dari BUMI, DEWA, CUAN, hingga BRPT, serta hasil uji screener yang memunculkan HMSP, WIM, dan MSJA.
Dalam pemaparannya, Cuanlord menegaskan bahwa rekomendasi saham hari ini bersifat pantauan dan bukan ajakan membeli atau menjual. Ia menilai arah IHSG masih belum jelas meskipun indeks berhasil ditutup menguat di area 8.146.
Kondisi tersebut mencerminkan pasar yang masih dalam tahap pemulihan awal pasca tekanan beberapa waktu terakhir.
Rekomendasi saham hari ini juga dipengaruhi oleh sentimen global, khususnya terkait kemungkinan perubahan klasifikasi Indonesia di indeks Morgan Stanley (MSCI).
Selama belum ada konfirmasi bahwa Indonesia tetap berada di kategori emerging market, pasar diperkirakan masih rentan berfluktuasi.
1. IHSG Masih Rentan, Investor Diminta Waspada
Menurut Cuanlord, IHSG sempat mengalami rejection di area resistance sebelum terkoreksi dan kembali ditarik naik hingga ditutup hijau. Namun, pola tersebut menunjukkan bahwa market belum memiliki arah yang solid.
Ia mengibaratkan kondisi saat ini seperti fase pemulihan setelah operasi, di mana investor tidak disarankan terlalu agresif. Risiko terjadinya rebound sesaat yang diikuti koreksi kembali masih terbuka, sehingga manajemen risiko menjadi kunci utama.
2. Saham BUMI: Tertekan Aksi Trading Asing
Saham BUMI tercatat mengalami pelemahan meskipun sempat menguat saat pembukaan. Target jangka pendek di area 276 belum tercapai, seiring dugaan aksi keluar-masuk investor asing yang memanfaatkan momentum jangka pendek.
Area support penting BUMI berada di kisaran 236–238, kemudian 214, dan level psikologis 200. Sementara resistance terdekat masih berada di 276. Cuanlord mengingatkan agar investor tidak mudah terlena ketika terjadi lonjakan volume, karena potensi tekanan jual masih besar.
3. Saham DEWA: Closing Hijau di Bawah Resistance
Berbeda dengan BUMI, saham DEWA mampu ditutup menguat di level 505, meski masih berada di bawah resistance 510. Tekanan jual sempat muncul saat harga menyentuh area 535 sehingga memicu koreksi.
Support minor DEWA berada di kisaran 466–486, dengan support mayor di 454 dan level terjauh di 318. Selama harga bertahan di atas 410, saham ini masih dinilai relatif aman untuk dipantau.
4. Saham CUAN: Pola Menarik, Tapi Tetap Waspada
Saham CUAN menyentuh area pola teknikal namun gagal menembus dan ditutup di sekitar MA10 pada level 1.715. Kondisi ini dinilai cukup menarik karena berbeda dari pola sebelumnya yang cenderung ditutup merah.
Area support CUAN berada di 1.640, 1.580, dan 1.515, sementara resistance terdekat di 1.840. Meski ada peluang pergerakan lanjutan, investor tetap diminta disiplin mengatur risiko.
5. Saham BRPT: Tertahan di Resistance
Saham BRPT tertahan di area 2.140 dan ditutup di sekitar 2.130. Aksi distribusi asing masih terlihat, sehingga pergerakan selanjutnya perlu dicermati.
Area penting BRPT berada di 1.965 sebagai support, dengan potensi uji resistance di sekitar 2.000–2.140. Selama bertahan di atas 1.845, saham ini masih dinilai memiliki peluang teknikal.
6. Hasil Screener: HMSP, WIM, dan MSJA
HMSP disebut telah mencapai target di area 870 setelah sebelumnya direkomendasikan entry di 770–800. Saat ini, investor disarankan menunggu pullback sebelum mempertimbangkan masuk kembali.
Saham MSJA dapat dipantau di area 366 dan 354, sementara WIM berada dekat support minor dan bisa ditunggu di area yang lebih aman sesuai profil risiko masing-masing.
Secara keseluruhan, Cuanlord menekankan bahwa rekomendasi saham hari ini sebaiknya dijadikan bahan pertimbangan, bukan acuan mutlak.
Dalam kondisi pasar yang masih penuh ketidakpastian, strategi terbaik adalah menjaga kewarasan, tidak impulsif, dan menghindari all in.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula