RADAR TULUNGAGUNG- Pencairan bansos PKH dan BPNT kembali menjadi sorotan. Sejak dua hari terakhir, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) melaporkan bantuan sosial cair dengan nominal Rp600.000 melalui rekening Bank BNI. Bahkan, tak sedikit yang mengaku menerima pencairan hingga dua kali dalam waktu berdekatan.
Informasi soal bansos PKH dan BPNT cair double ini ramai diperbincangkan di media sosial dan grup komunitas penerima bantuan. Sebagian KPM mengaku sempat khawatir karena sebelumnya tahap 4 tidak cair. Namun, tiba-tiba muncul notifikasi saldo masuk Rp600.000 dengan keterangan bantuan sosial.
Fenomena bansos PKH dan BPNT cair double ini pun memunculkan pertanyaan: apakah benar terjadi pencairan ganda, atau sebenarnya bantuan berbeda yang cair bersamaan?
Banyak Laporan Saldo Masuk Rp600.000
Sejumlah KPM melaporkan mutasi rekening BNI menunjukkan dana masuk Rp600.000 pada 17 Februari, bahkan tercatat sejak pukul 00.37 WIB. Dalam keterangan transaksi tertulis bansos PKH BNI, meski penerima mengaku hanya terdaftar sebagai BPNT murni.
Ada pula penerima yang mengaku sudah menerima bantuan pada awal pekan, lalu kembali mendapatkan dana dengan nominal sama. Kondisi ini memunculkan dugaan adanya pencairan ganda atau kesalahan kode bantuan di sistem perbankan.
Tak hanya itu, laporan juga datang dari KPM lansia yang menerima PKH dua kali dalam waktu berdekatan. Situasi tersebut semakin memperkuat anggapan adanya “double cair”.
Penjelasan Soal Bansos Cair Double
Jika ditelusuri lebih jauh, fenomena bansos PKH dan BPNT cair double bukan berarti dana yang sama dibayarkan dua kali. Ada kemungkinan penerima terdaftar dalam dua skema bantuan berbeda.
Sebagaimana diketahui, Program Keluarga Harapan (PKH) menyasar keluarga miskin dengan komponen seperti lansia, ibu hamil, anak sekolah, dan penyandang disabilitas. Sementara Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako menyasar kebutuhan pangan keluarga penerima.
Dalam beberapa kasus, KPM yang sebelumnya hanya menerima PKH kini juga tercatat sebagai penerima BPNT komplementer. Hal ini terjadi karena pembaruan data berbasis desil kesejahteraan. Keluarga yang masuk kategori desil 3 atau 4 ke bawah berpeluang mendapatkan lebih dari satu jenis bantuan sosial.
Artinya, jika dana Rp600.000 masuk dua kali, besar kemungkinan itu berasal dari dua program berbeda: PKH dan BPNT.
Keterangan Transaksi BNI Bikin Bingung
Yang menjadi sorotan adalah keterangan transaksi di mutasi rekening BNI. Beberapa penerima BPNT murni mendapati kode atau keterangan PKH pada transaksi mereka.
Hal ini memicu kebingungan di kalangan KPM. Namun, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak bank terkait perbedaan kode tersebut. Bisa jadi, sistem perbankan menggunakan kode umum untuk transaksi bansos sehingga menimbulkan persepsi seolah bantuan yang sama cair dua kali.
Penerima diimbau tidak panik dan tetap mengecek saldo secara berkala. Jika dana benar masuk sesuai nominal, bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai kebutuhan rumah tangga.
Pola Pencairan BNI Lebih Panjang
Menariknya, banyak laporan menyebut pencairan melalui BNI berlangsung lebih lama dibanding bank lain. Jika bank lain biasanya mencairkan bantuan dalam satu hari penuh lalu berhenti sementara, BNI disebut mencairkan dana secara bertahap selama beberapa hari berturut-turut.
Karena itu, bagi KPM yang belum menerima bantuan, masih ada peluang pencairan menyusul. Disarankan untuk mengecek rekening secara berkala, terutama pada pagi hingga malam hari.
Menjelang Lebaran, Bansos Dinanti
Pencairan bansos PKH dan BPNT ini juga menjadi perhatian karena mendekati bulan Ramadan dan Lebaran. Banyak keluarga berharap bantuan sosial bisa membantu kebutuhan pokok menjelang hari raya.
Selain termin reguler, pemerintah sebelumnya juga membuka peluang adanya bantuan tambahan atau penebalan bansos di momen tertentu. Namun, masyarakat tetap diminta menunggu informasi resmi dari Kementerian Sosial terkait jadwal dan mekanisme pencairan selanjutnya.
Bagi penerima yang sudah mendapatkan bantuan, diimbau untuk segera menarik dana sesuai kebutuhan dan menggunakannya secara bijak. Sementara yang belum cair, tetap tenang dan pantau informasi resmi agar tidak terjebak kabar simpang siur.
Fenomena bansos PKH dan BPNT cair double memang sempat membuat heboh. Namun, jika dicermati, pencairan ganda tersebut kemungkinan besar berasal dari dua program berbeda yang sama-sama menyasar keluarga rentan.
Editor : Cholifatun Nisak