RADAR TULUNGAGUNG - Pergerakan Bitcoin kembali menjadi sorotan setelah berhasil bertahan di atas level penting dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan analisis terbaru, Bitcoin bertahan di atas MA20 sekaligus mempertahankan support di sekitar USD67.596, yang membuka peluang munculnya momentum kenaikan baru pada awal Maret.
Dalam 24 jam terakhir, pasar kripto secara keseluruhan mengalami koreksi ringan sekitar 0,6 persen. Total kapitalisasi pasar kripto global saat ini tercatat berada di kisaran USD2,3 triliun.
Meski demikian, kondisi Bitcoin bertahan di atas MA20 dinilai menjadi sinyal teknikal penting yang menunjukkan potensi perubahan struktur harga setelah sebelumnya berada dalam tren penurunan.
Struktur Harga Bitcoin Mulai Berubah
Analis kripto dalam analisis chart terbaru menyebutkan bahwa struktur harga Bitcoin mulai menunjukkan perubahan dari pola bearish menjadi lebih positif.
Sebelumnya, Bitcoin bergerak dalam pola lower low dan lower high, yang menandakan tren turun. Namun setelah pergerakan harga pada awal Maret, struktur tersebut mulai berubah dengan munculnya pola higher low dan higher high.
Perubahan struktur ini menjadi indikasi awal bahwa pasar sedang mencoba membangun momentum pemulihan.
Namun demikian, analis mengingatkan investor untuk tidak terlalu cepat bersikap terlalu bullish. Sebab, Bitcoin masih menghadapi dua level resistance kuat yang belum berhasil ditembus.
Level pertama berada di sekitar USD69.800, sementara resistance berikutnya berada di kisaran USD75.518.
Selain faktor teknikal, level USD70.000 juga dianggap sebagai resistance psikologis penting. Dalam beberapa percobaan sebelumnya, harga Bitcoin sempat menyentuh angka tersebut tetapi langsung mengalami penolakan.
Awal Maret Sering Hadirkan Momentum Kripto
Secara historis, awal bulan Maret memang sering menghadirkan momentum kenaikan di pasar kripto.
Data dari beberapa siklus sebelumnya menunjukkan bahwa Bitcoin kerap mengalami reli pendek pada periode awal Maret, baik saat kondisi bull market maupun bear market.
Namun dalam kondisi bear market, kenaikan tersebut biasanya hanya bersifat sementara sebelum kembali menghadapi tekanan.
Perbedaan kondisi saat ini adalah jarak indikator teknikal utama seperti MA50 dan indikator lainnya yang cukup jauh dibandingkan siklus sebelumnya.
Hal ini membuat analis memilih untuk tidak berspekulasi terlalu jauh mengenai seberapa tinggi potensi kenaikan Bitcoin kali ini.
Investor disarankan untuk tetap fokus pada perkembangan struktur harga, terutama apakah Bitcoin mampu mempertahankan pola higher high dan higher low.
Jika pola tersebut terus berlanjut, maka peluang kenaikan lanjutan masih terbuka.
Baca Juga: JJMN dan PT Bogor Ekspres Media Ajukan Banding, Putusan PN Bogor Dinilai Belum Inkrah
Ethereum Masih Cenderung Bearish
Sementara itu, kondisi berbeda terlihat pada Ethereum. Meskipun harga Ethereum juga berhasil bertahan di atas MA20, struktur grafiknya masih menunjukkan kecenderungan bearish.
Ethereum masih membentuk pola lower high secara berulang, yang menunjukkan tekanan jual masih cukup kuat dibandingkan Bitcoin.
Dengan kondisi tersebut, Ethereum masih menghadapi tantangan lebih besar untuk membalikkan tren dibandingkan Bitcoin.
Pasar Kripto Menunggu Data Ekonomi AS
Pergerakan pasar kripto pada hari ini juga berpotensi dipengaruhi oleh sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat.
Beberapa data yang dijadwalkan rilis antara lain:
-
ADP Non-Farm Employment Change
-
S&P Global Services PMI
-
ISM Non-Manufacturing PMI
-
Data harga sektor jasa
-
Crude Oil Inventories
Total terdapat lima data ekonomi yang berpotensi memicu volatilitas tinggi di pasar global, termasuk aset kripto.
Trader yang menggunakan perdagangan berleverage atau futures diimbau untuk lebih berhati-hati menjelang rilis data tersebut.
Dominasi Bitcoin Mulai Naik
Di sisi lain, indikator Bitcoin Dominance (BTCD) juga mulai menunjukkan peningkatan. Kenaikan dominasi Bitcoin ini biasanya menandakan aliran dana kembali mengarah ke aset kripto utama.
Kondisi tersebut sering kali menjadi sinyal kurang positif bagi altcoin.
Bahkan dalam fase bear market, banyak altcoin yang mengalami penurunan tajam dan sulit kembali ke harga sebelumnya.
Karena itu, investor diingatkan agar tidak berspekulasi berlebihan pada altcoin selama kondisi pasar belum sepenuhnya pulih.
Momentum Belajar di Tengah Bear Market
Analis juga menekankan bahwa periode bear market seharusnya dimanfaatkan investor untuk belajar memahami siklus pasar kripto.
Banyak investor baru yang biasanya hanya tertarik ketika harga sedang naik, tetapi kehilangan minat saat pasar mengalami koreksi panjang.
Padahal, memahami pola siklus pasar justru menjadi salah satu kunci penting dalam strategi investasi kripto jangka panjang.
Dengan memahami data historis dan pergerakan siklus sebelumnya, investor dapat mengambil keputusan yang lebih rasional ketika peluang besar muncul di masa depan.
Editor : Kirana Meigita Luciana Rani