RADAR TULUNGAGUNG - Informasi soal cara cek desil bansos 2026 kini menjadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat. Pasalnya, posisi desil menentukan apakah seseorang berhak menerima bantuan sosial reguler seperti PKH dan BPNT atau tidak.
Melalui cara cek desil bansos 2026 yang kini bisa dilakukan lewat aplikasi Cek Bansos, masyarakat dapat mengetahui peringkat kesejahteraan keluarganya. Dari sinilah akan terlihat apakah masuk kategori desil 1–4 yang diprioritaskan bantuan, atau justru desil 6–10 yang dianggap sudah sejahtera.
Pemahaman tentang cara cek desil bansos 2026 penting karena banyak warga yang merasa layak menerima bantuan, tetapi ternyata masuk kelompok desil tinggi. Lantas bagaimana langkah-langkahnya dan apa arti masing-masing kategori desil? Berikut ulasan lengkapnya.
Download dan Daftar Akun Aplikasi Cek Bansos
Langkah pertama untuk mengetahui kategori desil adalah mengunduh aplikasi Cek Bansos melalui ponsel masing-masing. Setelah terpasang, pengguna wajib membuat akun terlebih dahulu.
Proses pendaftaran meliputi pengisian Nomor Induk Kependudukan (NIK), nama lengkap sesuai KTP, nomor Kartu Keluarga (KK), serta data pendukung lainnya. Pastikan seluruh data yang dimasukkan sesuai dokumen resmi agar proses verifikasi berjalan lancar.
Setelah akun berhasil dibuat dan login, pengguna akan melihat tampilan awal yang menampilkan status bantuan sosial yang diterima.
Cek Menu Profil untuk Mengetahui Peringkat Desil
Untuk mengetahui masuk desil berapa, pengguna cukup membuka menu “Profil” dalam aplikasi. Di bagian tersebut akan muncul informasi tentang peringkat kesejahteraan keluarga.
Peringkat ini dibagi menjadi 10 desil, yang menjadi dasar pemerintah dalam menentukan prioritas penerima bantuan sosial.
Berikut penjelasannya:
Desil 1–4: Prioritas Bantuan Reguler
Masyarakat yang masuk kategori desil 1 hingga 4 merupakan kelompok paling rentan secara ekonomi. Mereka diprioritaskan menerima bantuan sosial reguler seperti:
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako
Kelompok ini menjadi sasaran utama dalam berbagai program perlindungan sosial pemerintah.
Desil 5: Bantuan Nonreguler
Jika berada di desil 5, masyarakat biasanya tidak masuk prioritas bantuan reguler. Namun masih berpeluang menerima bantuan nonreguler seperti:
BLT Kesra
Bantuan beras
Program bantuan insidental lainnya
Artinya, masih ada kemungkinan menerima bantuan, tetapi tidak rutin seperti PKH atau BPNT.
Desil 6–10: Tidak Mendapat Bantuan
Sementara itu, masyarakat yang masuk kategori desil 6 hingga 10 dianggap sudah masuk kelompok sejahtera. Pada kategori ini, umumnya tidak menerima bantuan sosial pemerintah.
Hal ini sering menimbulkan pertanyaan di masyarakat, terutama bagi warga yang merasa kondisi ekonominya belum stabil tetapi masuk desil tinggi.
Cara Mengajukan Usulan Jika Desil Tidak Sesuai
Bagi masyarakat yang merasa data kesejahteraannya tidak sesuai, tersedia fitur pengajuan usulan di aplikasi.
Langkah-langkahnya sebagai berikut:
Klik menu “Usulan”
Pilih “Tambah Usulan”
Masukkan nomor Kartu Keluarga
Input NIK yang akan diusulkan
Klik “Cek Usulan”
Jika data memenuhi syarat, pengguna dapat memilih jenis bantuan yang ingin diajukan, seperti PKH atau BPNT.
Namun jika sistem menyatakan tidak memenuhi syarat, pengguna disarankan melakukan pembaruan data melalui kantor desa atau kelurahan setempat.
Pentingnya Validitas Data DTKS
Data desil bersumber dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang dikelola pemerintah. Karena itu, keakuratan data sangat menentukan status penerima bantuan.
Pemerintah terus melakukan pemutakhiran data secara berkala. Namun partisipasi aktif masyarakat dalam memperbarui data tetap diperlukan agar tidak terjadi salah klasifikasi.
Dengan mengetahui cara cek desil bansos 2026, masyarakat bisa lebih proaktif memahami haknya dalam program bantuan sosial.
Transparansi ini diharapkan mampu meminimalkan kesalahpahaman terkait pencairan PKH, BPNT, maupun bantuan lainnya. Jika merasa layak namun belum terdata, segera lakukan pengajuan atau pembaruan melalui jalur resmi.
Editor : Edo Trianto