Ekonomi Indonesia 2027 Diproyeksi Tumbuh 6 Persen, Pendapatan Negara Capai Rp3.426 Triliun

Brilian Syifa Almasih • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 09:01 WIB
Pemerintah memaparkan proyeksi ekonomi dan RAPBN 2027 dalam konferensi pers. Ekonomi Indonesia 2027 ditargetkan tumbuh sekitar 6 persen.
Pemerintah memaparkan proyeksi ekonomi dan RAPBN 2027 dalam konferensi pers. Ekonomi Indonesia 2027 ditargetkan tumbuh sekitar 6 persen.

JAKARTA - Ekonomi Indonesia 2027 diproyeksikan tumbuh sekitar 6 persen, seiring optimisme pemerintah terhadap stabilitas makroekonomi dan dukungan kebijakan fiskal, moneter, serta sektor keuangan. Pemerintah juga menyiapkan pendapatan negara sebesar Rp3.426 triliun dalam RAPBN 2027.

Proyeksi tersebut disampaikan pemerintah dalam konferensi pers terkait kebijakan dan RAPBN 2027. Pemerintah menilai perekonomian nasional masih memiliki ruang untuk tumbuh lebih tinggi dengan menjaga sinergi kebijakan yang telah berjalan.

Menteri Keuangan menyebut pertumbuhan ekonomi dalam tiga triwulan terakhir konsisten berada di atas 5 persen. Pada kuartal pertama 2026, pertumbuhan ekonomi disebut mencapai 5,61 persen, kemudian berada di level 5,29 persen pada kuartal kedua.

Baca Juga: Targetkan Perbaikan Rampung Pekan Ini, Aliran Irigasi Segera Di pulihkan

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi mendekati 6 persen pada akhir 2026. Untuk 2027, pertumbuhan diperkirakan berada di sekitar 6 persen dengan sedikit ruang pergerakan di atas atau bawah target tersebut.

Dalam RAPBN 2027, pendapatan negara diproyeksikan mencapai Rp3.426 triliun atau tumbuh 6,8 persen dibandingkan outlook 2026. Angka tersebut setara dengan rasio 12,25 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

Dari jumlah tersebut, penerimaan perpajakan diperkirakan mencapai Rp2.908 triliun. Pemerintah juga memproyeksikan penerimaan pajak sebesar Rp2.591,4 triliun, sedangkan penerimaan cukai berada di kisaran Rp316 triliun.

Baca Juga: Pasca Dam Pacar Ambrol, BBWS Brantas Siapkan Jumbo Bag untuk Mempertahankan Tambahan Debit Air Menuj

Menteri Keuangan menyebut penerimaan pajak hingga data terakhir dalam konferensi pers menunjukkan pertumbuhan sekitar 30 persen. Kondisi tersebut dinilai membuka peluang perbaikan rasio pajak pada tahun berikutnya.

Sementara itu, belanja pemerintah pusat dalam RAPBN 2027 direncanakan mencapai Rp3.362,2 triliun. Angka tersebut meningkat 3,6 persen dibandingkan outlook 2026.

Belanja pemerintah akan diarahkan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik, pembangunan sumber daya manusia, menjaga daya beli masyarakat, serta mendukung prioritas nasional.

Baca Juga: Minola Sebayang Bongkar Syarat Kesehatan Ketat Sarwendah untuk Ruben Onsu Bertemu Anak

Anggaran perlindungan sosial juga tetap besar, yakni Rp549,9 triliun atau tumbuh sekitar 10 persen dibandingkan 2026. Anggaran ketahanan pangan direncanakan mencapai Rp195,3 triliun, meningkat sekitar 2,3 persen.

Defisit anggaran diproyeksikan berada di level 2,4 persen terhadap PDB.

Pemerintah juga menempatkan pendidikan sebagai salah satu fokus utama RAPBN 2027. Anggaran Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dialokasikan sebesar Rp61,1 triliun.

Baca Juga: Pembelaan Sarwendah Usai Dituduh Pesugihan hingga Buka Suara Soal Utang Bangun Rumah Rp250 Juta

Dalam keseluruhan anggaran pendidikan yang dipaparkan pemerintah, terdapat sejumlah program seperti Program Indonesia Pintar (PIP) untuk 22,1 juta siswa, KIP Kuliah bagi 1,1 juta mahasiswa, revitalisasi sekolah, pembangunan sekolah unggul Garuda, sekolah rakyat, hingga digitalisasi pembelajaran.

Pemerintah juga menyebut total anggaran pendidikan yang mencakup berbagai sumber mencapai Rp820,9 triliun. Dari angka tersebut, PIP dialokasikan Rp15,9 triliun dan KIP Kuliah Rp17 triliun.

Untuk pembangunan tujuh sekolah unggul Garuda disiapkan Rp2,7 triliun. Sementara renovasi sekolah dan madrasah dialokasikan Rp18,2 triliun.

Baca Juga: Nikita Mirzani Tagih Rp200 Juta ke Giorgio, Live Streaming Sarwendah Mendadak Diserbu Netizen

Di sektor kesehatan, pemerintah menargetkan perbaikan 10.000 puskesmas di 7.285 kecamatan. Selain itu, pemerintah merencanakan pembangunan dan revitalisasi 441 rumah sakit umum daerah (RSUD), serta renovasi atau pembangunan 514 laboratorium kesehatan masyarakat.

Pemerintah juga menyiapkan sejumlah langkah transformasi lain, termasuk pembangunan 100 gigawatt pembangkit listrik tenaga surya, optimalisasi aset BUMN, pembentukan bursa mineral dan komoditas strategis, serta percepatan elektrifikasi melalui insentif untuk 1 juta motor listrik.

Di bidang perpajakan, pemerintah menyatakan belum memastikan penerapan pajak baru. Menteri Keuangan mengatakan ruang tersebut terbuka apabila kondisi ekonomi dan daya beli masyarakat memungkinkan.

Baca Juga: Rekening Sarwendah Dituduh Nikmati Rp3,5 M, Hotman Paris Buka Kartu Kasus Penipuan Ruben Onsu

Sementara pajak marketplace yang sebelumnya ditunda disebut untuk sementara ditangguhkan selama dua bulan hingga November. Pemerintah akan mengevaluasi kondisi masyarakat sebelum menentukan langkah berikutnya.

Untuk subsidi energi 2027, pemerintah menyebut anggarannya mencapai Rp72,95 triliun. Adapun kenaikan gaji ASN belum dibahas secara mendalam dan masih dalam tahap pembicaraan.

Pemerintah mengakui perekonomian global pada 2027 masih menghadapi ketidakpastian. Namun, pengalaman menghadapi dinamika ekonomi dalam beberapa tahun terakhir dinilai menjadi modal untuk menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap solid.

Editor : Brilian Syifa Almasih
APBN 2027 RAPBN 2027 Ekonomi Indonesia 2027 pendapatan negara pertumbuhan ekonomi