RADARTULUNGAGUNG.JAWAPOS.COM - Buah jatuh tak jauh dari pohonnya menjadi peribahasa yang cocok menggambarkan perjalanan karier dara cantik bernama Raza Azura. Seperti ibunya, perempuan berhijab yang kerap dipanggil Zura ini, kini sukses menjalankan bisnis make-up artist (MUA) yang melayani hingga ke berbagai daerah.
Akan tetapi, tentu banyak perjuangan yang Zura hadapi. Seperti membawa barang banyak dengan naik motor sendiri. Berangkat subuh, hujan maupun panas harus tetap Zura terjang. Padahal make-up awalnya bukanlah hobinya. Setelah lulus dari bangku SMP, dara cantik ini ingin masuk ke jurusan yang diinginkan. Akan tetapi, justru tidak sesuai dengan harapannya. "Ibu saat itu memberi arahan, ambil jurusan kecantikan saja. Tetapi, aku tolak karena tidak ingin terjun ke dunia make-up. Selain itu, aku melihat ibuk kerja setiap hari berangkat subuh pulang mau magrib", tuturnya.
Namun akhirnya dia berubah pikiran. Zura pun menuruti saran ibunya untuk masuk SMKN 3 Malang jurusan kecantikan. "Waktu magang di salah satu studio di Malang, ada salah satu klien yang cocok dengan make-up ku. Setiap ada acara aku selalu dipanggil ke rumahnya untuk merias. Honor yang aku dapatkan itu, dibuat untuk membeli peralatan make-up lengkap", ucapnya.
Selain itu, Zura juga kerap mengikuti lomba make-up. Salah satu prestasi yang diraih yaitu menjadi perwakilan sekolah untuk lomba LKS se-Jawa Timur dan berhasil mendapat juara 2. Alhasil klien make-up-nya semakin meningkat.
Setelah lulus dari bangku SMK, wanita cantik ini melanjutkan ke jenjang perkuliahan di Universitas Negeri Yogyakarta jurusan Tata Rias dan Kecantikan. Setelah menyelesaikan studinya sembari menjadi freelance MUA, Zura kembali ke Tulungagung dan mulai merintis galeri yang berlokasi di Jepun dan berjalan sampai saat ini. (nik/c1/tin/apr/rka)
Editor : Anggi Septian A.P.