Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Intip Kreativitas Komarudin di Bidang Kaligrafi, Hasta Karya Warga Tulungagung Ini sudah Menembus Pasar Internasional

Matlaul Ngainul Aziz • Selasa, 26 Maret 2024 | 19:16 WIB
Bersanding dengan hasta karya Komarudin.
Bersanding dengan hasta karya Komarudin.

TULUNGAGUNG - Puluhan tahun tekuni bidang kaligrafi, Komarudin pria asal Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut berhasil tembus pasar internasional.

Bahkan hasta karya pria berusia 53 tahun ini laku dengan harga yang fantastis mencapai puluhan juta rupiah.

Keindahan kaligrafi yang dibuat oleh Komarudin berhasil membius sepasang mata yang melihatnya.

Puluhan tahun menekuni bidang seni lukis kaligrafi membuatnya piawai dalam bidang tersebut.

Kini hasta karya buatan pria asal Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut tembus pasar internasional.
Pelukis Kaligrafi Tulungagung, Komarudin mengatakan, kesenian kaligrafi telah dia tekuni setelah keluar dari pondok pesantren pada tahun 1993.

Pada waktu itu, dia memilih kesenian kaligrafi lantaran kesukaannya akan dunia seni rupa.

Awalnya dia menekuni bidang kaligrafi dengan menulis nama-nama pengunjung dari kegiatan pasar malam atau pagelaran wayang.

Tentu hal ini membuatnya berpindah-pindah dari satu kegiatan ke kegiatan lainnya untuk mendapatkan konsumen.

“Awalnya itu menulis nama-nama di pasar malam atau wayangan,” jelasnya kemarin (25/3/2024).

Seiring berjalannya waktu, keahliannya dalam membuat kaligrafi pun semakin terasah. Yang mana pria berusia 53 tahun ini terus mengikuti perkembangan-perkembangan dalam bidang kaligrafi.

Belakangan ini, pria asal Desa Desa Sumberejo Kulon Kecamatan Ngunut kembali berinovasi atas kaligrafi buatannya.

Kini dia membuat kaligrafi dengan bahan silikon yang digambar di atas kain bludru. Tentu kaligrafi dengan bahan silikon ini laku keras di pasaran.

Proses pembuatan kaligrafi ala Komarudin.
Proses pembuatan kaligrafi ala Komarudin.

“Tren kaligrafi itu semakin hari semakin berkembang. Baru dua tahun terakhir, sedang trend kaligrafi silikon digambar di kain bludru. Silikonnya menggunakan alat lem tembak,” ucapnya.

Tak hanya di pasar domestik, indahnya seni kaligrafi hasta karya Komarudin ini juga dilirik hingga pasar internasional. Hingga kini dia sempat mendapatkan pesanan kaligrafi dari Qatar dan Amerika.

Menurutnya meroketnya karya kaligrafi miliknya ini lantaran dia membagikan proses pengerjaan serta hasil karyanya ke platform digital.

“Kalau saat ini sedang mengerjakan replika kiswah ka’.bah dengan ukuran 5,5 meter kali 4,5 meter pesanan dari Kalimantan. Pernah juga mendapatkan pesanan dari Qatar dan Amerika,” paparnya.

Harga yang ditawarkan untuk karya kaligrafi buatan Komarudin ini cukup bervariatif dan ramah dikantong.

Adapun karya kaligrafi ini dibandrol dengan harga mulai dari Rp 75 ribu. Sementara pesanan replika kiswah ka’.bah akan disesuaikan dengan ukuran yang dipesan. Terakhir ia mengerjakan pesanan replika kiswah ka’.bah dengan nilai sekitar Rp 26 juta.

“Harganya bervariasi, mulai dari Rp 75 ribu itu sekalian pigura. Seperti replika kiswah ka’.bah itu ada yang Rp 16 juta dan ada yang Rp 26 juta,” pungkasnya.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#kaligrafi #Komarudin