TULUNGAGUNG - Kapolres Tulungagung AKBP Mohammad Taat Resdi ternyata runner sejati. Buktinya, dia rutin berlatih hampir setiap hari.
Bahkan, dalam kunjungan kerja di sejumlah polsek di wilayah hukum Polres Tulungagung, dia memilih untuk run.
Selain untuk kebugaran tubuh, ini juga sebagai menu latihan untuk mengikuti long run di sejumlah daerah.
Polisi dua melati di pundak itu mengaku telah menyukai olahraga lari sejak 2014 lalu. Namun kala itu masih belum rutin. Jadwal lari hanya sebulan sekali.
“Sudah suka lari itu dari tahun 2014, cuman belum teratur. Ya paling satu bulan sekali,” ungkapnya.
Barulah pada 2019, pria yang kini berusia 40 tahun itu rutin menjalani olahraga lari. Bahkan, dia mulai disiplin dengan menjadwalkan lari sekali dalam seminggu.
Rutinitas olahraga tersebut semakin melekat. Pada 2022, dia lebih teratur berlari. Bahkan bisa sampai empat kali dalam seminggu.
“Itu sudah serius banget. Sudah pakai instruktur, pakai pelatih. Jadi sudah dua tahun ini menggunakan pelatih,” ucapnya.
Tak main-main, Taat, sapaan Mohammad Taat Resdi, juga mengikuti berbagai ajang lari full marathon.
Yakni bejarak sekitar 42 kilometer. Diketahui, Taat telah mengikuti lari full marathon sebanyak dua kali.
Yakni, Jakarta Marathon pada Desember 2023 dan Jogja Marathon pada Juni 2024. Sebagai runner sejati,
Taat juga berencana kembali ikut dalam ajang serupa pada Desember mendatang.
“Rencana Desember mau ikut full marathon lagi. Kalau tidak di Citra Land Maraton Surabaya, ya di UI Ultra di Jakarta. Ya antara dua itu,” papar pria ramah itu.
Nah, semenjak menjabat sebagai Kepolres Tulungagung, pria kelahiran 1984 ini membuat program unik.
Yakni, kunjungan dengan lari antarjajaran polsek di Tulungagung. Menurut dia, program ini dilakukan sebagai menu latihan long run sejauh 15 hingga 25 kilometer.
Sejumlah polsek sudah dikunjungi dengan berlari. Di antaranya, Polsek Pakel sebanyak dua kali dengan jarak sekitar 17 kilometer, Polsek Ngunut sekitar 13 kilometer, Polsek Kalidawir sekitar 17 kilometer, dan Polsek Bandung sekitar 24,2 kilometer.
Taat juga berencana berkunjung ke Polsek Rejotangan dan Polsek Campurdarat dengan berlari.
“Jadi, setiap hari Minggu itu menu latihan saya long run. Itu antara 15 sampai 25 kilometer. Nah, itu saya pakai untuk mengunjungi polsek-polsek yang jaraknya kurang lebih dalam jangkauan itu,” jelasnya.
Dengan dedikasinya dalam berolahraga, dia selalu menekankan kepada anggota Polres Tulungagung untuk terus menjaga kebugaran tubuh.
Salah satunya dengan berolahraga teratur. Instruksi ini pun tidak hanya perintah belaka, tetapi memberikan keteladanan dalam menjaga kesehatan.
“Harapan saya, hal ini bisa menjadi inspirasi anggota untuk selalu menjaga kesehatan dengan berolahraga,” tandasnya. ***
Editor : Dharaka R. Perdana