TULUNGAGUNG – Belakangan ini, blind box atau kotak kejutan menjadi tren baru di kalangan remaja Tulungagung. Konsepnya sederhana yaitu membeli sebuah kotak tanpa mengetahui isi di dalamnya.
Rasa penasaran dan kejutan itulah yang membuat blind box banyak digemari remaja Tulungagung.
Kotak ini biasanya dijual di pasaran Tulungagung dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 10.000 hingga ratusan ribu rupiah, tergantung merek dan jenis barang.
Isinya bisa berupa gantungan kunci, boneka mini, mainan karakter, kosmetik, aksesori, hingga barang elektronik kecil.
“Awalnya coba-coba beli blind box Rp20 ribuan, ternyata isinya lucu. Sekarang malah jadi ketagihan,” ujar Rani S, 16, siswi salah satu SMA di Tulungagung.
Faktor kejutan jadi daya tarik
Blind box banyak ditemukan di pusat perbelanjaan, toko mainan, bahkan dijual secara daring.
Banyak remaja tertarik karena sensasi membuka kotak yang belum diketahui isinya. Semacam tantangan kecil yang menyenangkan, meskipun kadang tidak sesuai harapan.
“Rasanya kayak dapat hadiah dari orang lain. Padahal ya beli sendiri,” kata Ardi Z, 17, pelajar asal Boyolangu.
Sisi Negatif dari Blind Box
Meski menyenangkan, tren ini juga memiliki sisi negatif. Tak sedikit remaja yang membeli berulang kali demi mendapatkan barang yang diinginkan.
Hal ini bisa mendorong pemborosan atau bahkan membuat kecanduan, terutama jika tidak bisa mengendalikan diri.
Beberapa orang tua juga mengaku khawatir anaknya terlalu sering membeli blind box, apalagi jika uang yang digunakan berasal dari uang saku harian. (*)
Editor : Didin Cahya Firmansyah