RADAR TULUNGAGUNG - Polytron Fox 350 kembali mencuri perhatian pecinta motor listrik setelah diuji menempuh rute menanjak Bogor-Puncak-Bogor tanpa pengisian daya tambahan.
Dalam pengujian touring ringan sejauh sekitar 70 kilometer itu, motor listrik terbaru Polytron EV tersebut masih menyisakan baterai 29 persen saat tiba kembali di Kota Bogor.
Tes jalan Polytron Fox 350 dilakukan pada Minggu, 25 Januari 2026, dengan rute Sunday Morning Ride dari Kota Bogor menuju kawasan Puncak dan kembali lagi ke titik awal.
Pengendara memulai perjalanan dengan kondisi baterai penuh 100 persen dan motor masih dalam kondisi standar pabrikan.
Sejak awal perjalanan, perhatian tertuju pada performa Polytron Fox 350 di jalur menanjak menuju kawasan Gunung Geulis hingga Puncak Pass.
Apalagi motor listrik ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 130 kilometer dalam kondisi ideal.
Namun dalam pengujian nyata di jalan menanjak dengan kombinasi mode berkendara D dan S, hasil konsumsi dayanya justru dinilai cukup impresif.
Polytron Fox 350 Diuji di Tanjakan Curam Puncak
Perjalanan dimulai dari kawasan Perumahan Taman Pajajaran, Kota Bogor.
Rute yang dipilih melewati Jalan R3, Summarecon Bogor hingga tanjakan Cibanon Gunung Geulis yang dikenal cukup ekstrem bagi kendaraan roda dua.
Pada pengujian awal di tanjakan, motor digunakan dalam mode S untuk melihat respons torsi dan daya angkut motor listrik terbaru Polytron tersebut. Hasilnya, performa dinilai stabil tanpa kendala berarti.
Pengendara menyebut suhu baterai, controller hingga dinamo BLDC tetap dalam kondisi normal meski dipakai menanjak cukup panjang.
Saat tiba di Rest Area Gunung Mas Puncak, total perjalanan tercatat mencapai 26,2 kilometer dengan sisa baterai 62 persen. Kondisi berkabut dan udara dingin khas Puncak juga menjadi tantangan tersendiri selama perjalanan.
Menariknya, tidak ditemukan gejala overheat pada motor selama perjalanan menanjak. Hal ini menjadi peningkatan signifikan dibanding generasi sebelumnya, yakni Polytron Fox-R.
Suspensi dan Posisi Duduk Disebut Lebih Nyaman
Selain soal efisiensi baterai, impresi berkendara juga menjadi sorotan dalam pengujian Polytron Fox 350 kali ini.
Pengendara menilai motor listrik tersebut mengalami peningkatan besar dari sisi kenyamanan.
Suspensi belakang disebut lebih empuk dan ergonomi duduk jauh lebih baik dibanding model sebelumnya.
“Kalau Fox 350 ini bawaan pabriknya sudah nyaman. Posisi duduk lebih proper dan suspensinya enak dipakai harian,” ungkap pengendara dalam video pengujian.
Kenyamanan kaki saat posisi santai maupun tegak juga disebut lebih natural. Meski masih ada sedikit efek mengayun pada kecepatan tinggi, karakter suspensinya dinilai cocok untuk penggunaan harian maupun perjalanan luar kota.
Pengendara bahkan berencana mencoba touring jarak lebih jauh menuju Bandung setelah merasakan kenyamanan motor listrik tersebut di jalur Puncak.
Fitur Regenerative Braking Bikin Baterai Lebih Awet
Salah satu fitur yang cukup menarik perhatian dalam pengujian ini adalah regenerative braking atau pengereman regeneratif.
Saat perjalanan turun dari Puncak menuju arah Cisarua dan Cipayung, fitur tersebut terbukti membantu menjaga kapasitas baterai tetap stabil.
Di Puncak Pass, baterai sempat berada di angka 42 persen dengan total perjalanan 36,6 kilometer.
Namun ketika melaju turun sejauh sekitar 14 kilometer menuju Cipayung, kapasitas baterai sempat naik menjadi 43 persen sebelum kembali stabil di angka 41 persen.
Artinya, energi yang dihasilkan saat deselerasi dan pengereman berhasil dikembalikan ke baterai sehingga konsumsi daya menjadi lebih efisien.
Kondisi ini membuat Polytron Fox 350 mampu menempuh total perjalanan 70 kilometer tanpa perlu melakukan pengisian ulang di tengah jalan.
Saat kembali tiba di Kota Bogor, baterai masih tersisa 29 persen. Angka tersebut dinilai cukup impresif mengingat jalur yang ditempuh didominasi tanjakan dan mode berkendara cepat.
Jadi Modal Kuat Motor Listrik Touring Harian
Hasil pengujian ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan motor listrik di Indonesia, khususnya untuk penggunaan touring ringan dan mobilitas harian.
Polytron Fox 350 menunjukkan bahwa motor listrik tidak lagi identik dengan jarak tempuh pendek dan performa terbatas.
Dengan kombinasi kenyamanan, efisiensi daya, serta fitur regenerative braking, motor ini dinilai cukup kompetitif di kelas motor listrik premium untuk kebutuhan dalam kota maupun perjalanan menengah.
Apalagi kondisi motor yang digunakan masih dalam kondisi standar tanpa modifikasi performa tambahan.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan