RADAR TULUNGAGUNG - Trenggalek hingga saat ini belum masuk dalam daftar prioritas program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Kepala BGN Nomor 13 Tahun 2024 tentang Kepala dan Wakil Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Baca Juga: Program MBG Bisa Peluang Besar Bagi Bumdes di Tulungagung Untuk Berkembang, Begini Skemanya
Dalam surat tersebut, terdapat 150 SPPG BGN yang ditugaskan untuk mengawal penyelenggaraan MBG di berbagai daerah.
Namun, Trenggalek tidak termasuk dalam daftar tersebut. Salah satu SPPG yang ditunjuk justru berada di Tulungagung yakni Alvifatika Vriarindani, lulusan S-1 Kesehatan Masyarakat.
Baca Juga: Efesiensi Bukan Persoalan, Camat Pagerwojo Mengaku Siap untuk Menyambut Program MBG
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Trenggalek, dr Sunarto, membenarkan bahwa wilayahnya belum menjadi prioritas dalam program MBG dari BGN.
“Masih belum, kita belum masuk prioritas,” tegasnya.
Baca Juga: MBG untuk Persiapkan Generasi Indonesia Emas, Heru Tjahjono: Mari Sukseskan Bersama
Meskipun demikian, Pemkab Trenggalek tetap berupaya mencari pola terbaik dalam penerapan program MBG melalui uji coba.
"Hingga kini, uji coba program tersebut sudah dilakukan tiga kali, yakni di Kecamatan Suruh, Kelurahan Sumbergedong, dan di Sekolah Luar Biasa (SLB) Kemala Bhayangkari," paparnya.
Baca Juga: Khofifah Minta Muslimat NU Fokus Penyiapan 1.000 Dapur Sehat MBG
Sunarto menjelaskan, dalam pelaksanaan uji coba MBG, Pemkab Trenggalek masih mengandalkan anggaran dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).
Hal ini lantaran Bumi Menak Sopal bukan merupakan skala prioritas.
Oleh karena itu, pihak Pemkab Trenggalek masih mengandalkan bantuan untuk melakukan uji coba. “Kita proses uji coba, masih mengandalkan bantuan (anggaran dari Baznas)," terangnya.
Dengan langkah ini, pemerintah daerah berharap dapat menemukan mekanisme terbaik agar program MBG bisa berjalan secara optimal di Trenggalek.
"Kita cari polanya dulu, bagaimana menerapkan pola, bagaimana penyelenggaraan MBG di Trenggalek,” tegasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana