Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

PNM Peduli Lingkungan Tanam Pohon, Pulihkan Trenggalek Melalui Kolaborasi TJSL

Rahmat Nur Yahya • Senin, 30 Juni 2025 | 19:39 WIB
PNM gelar aksi penghijauan lingkungan dengan menanam total 5.000 bibit pohon.
PNM gelar aksi penghijauan lingkungan dengan menanam total 5.000 bibit pohon.

TRENGGALEK, 26 Juni 2025 – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Tulungagung menggelar aksi penghijauan lingkungan dengan menanam total 5.000 bibit pohon, yaitu 3.000 mangrove dan 2.000 bambu, pada Rabu, 25 Juni 2025 di Desa Karanggandu, Kecamatan Watulimo, dan Kamis, 26 Juni 2025 di Desa Dongko, Kecamatan Dongko, Kabupaten Trenggalek.

Penghijauan ini dilakukan sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh setiap 5 Juni, serta membantu revitalisasi kawasan pasca terkena bencana alam banjir dan tanah longsor pada bulan sebelumnya.

Pimpinan Cabang PNM Tulungagung, Fakmal Ali, secara langsung melakukan penanaman bersama dengan pemerintah dan masyarakat lokal, sekaligus menandai langkah nyata PNM dalam mendukung kelestarian lingkungan pascabencana di Kabupaten Trenggalek.

PNM menempatkan fokus pada rehabilitasi wilayah terdampak bencana alam di Trenggalek.

Jika di pesisir Pantai Cengkrong, Desa Karanggandu, PNM melakukan penguatan ekosistem mangrove untuk mencegah abrasi dan menyediakan habitat bagi biota pesisir, maka di Desa Dongko, PNM menanam pohon bambu yang berperan dalam menstabilkan tanah serta mencegah erosi dan longsor.

PNM tanam pohon pulihkan Trenggalek melalui kolaborasi TJSL.
PNM tanam pohon pulihkan Trenggalek melalui kolaborasi TJSL.

Dengan melibatkan penyuluh kehutanan, perikanan, dan pemerintah desa, PNM memastikan bahwa program ini bukan sekadar menanam bibit, melainkan bagian dari strategi bersama dalam memitigasi dampak bencana alam.

Pimpinan Cabang PNM Tulungagung, Fakmal Ali, menyatakan dukungannya terhadap visi Bupati Kabupaten Trenggalek menuju Net Zero Carbon, melalui penanaman 5.000 pohon yang dapat menyediakan oksigen, memperbaiki kualitas udara, dan menyerap emisi karbon.

“Saya yakin kegiatan menanam ini menjadi dukungan nyata untuk memperbaiki kualitas udara dan emisi karbon, sesuai dengan visi Pak Bupati mengenai Net Zero Carbon. Hal ini sejalan dengan nilai PNM yang selalu hadir untuk masyarakat, bukan hanya pada sisi permodalan dan pendampingan usaha, namun juga saat mereka membutuhkan bantuan pasca terkena bencana,” ujar Fakmal.

PNM optimis bahwa kegiatan penghijauan ini memberikan dampak positif bagi lingkungan, serta memberi harapan nyata bagi keberlanjutan ekosistem pesisir dan daerah rawan secara jangka panjang.

PNM percaya bahwa program TJSL ini bukan sekadar simbol peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, tetapi merupakan komitmen nyata untuk masa depan yang lebih hijau, sehat, dan berdampak positif bagi masyarakat lokal.

Harapan PNM adalah, kolaborasi ini akan menginspirasi lembaga lain untuk terus merawat alam, menciptakan sinergi keberlanjutan, dan mewujudkan ekonomi yang berwawasan lingkungan. (yay)

Editor : Vidya Sajar Fitri
#trenggalek #Net Zero Carbon #pnm