NASIONAL - Banyaknya minat seseorang untuk menjadi pemimpin seringkali dibarengi dengan ketidaktahuannya akan faktor-faktor penting kepemimpinan.
Kepemimpinan sendiri dibagi menjadi dua yaitu kepemimpinan yang diperoleh dari persetujuan dengan dukungan para pengikut dan kepemimpinan yang diperoleh dengan paksaan atau tanpa persetujuan.
Dalam buku Think and Grow Rich, Napoleon Hill menuliskan karakteristik utama kepemimpinan.
Dilansir radartulungagung.jawapos.com dari buku Think and Grow Rich pada 30 Maret 2024, berikut faktor-faktor penting kepemimpinan.
Gagah berani
Berani dan percaya diri berdasarkan pengetahuan atas dirinya sendiri dan bidang yang dikuasainya.
Pengikut tidak ingin didominasi oleh seorang pemimpin yang tidak memiliki rasa percaya diri dan keberanian.
Pengikut yang cerdas tidak akan mau dipimpin oleh pemimpin seperti itu dalam waktu lama.
Pengendalian diri
Orang yang tidak dapat mengendalikan dirinya sendiri tidak dapat mengendalikan orang lain.
Pengendalian diri adalah contoh yang baik bagi pengikut, yang akan ditiru oleh pengikut yang lebih cerdas.
Adil
Tanpa rasa keadilan pemimpin tidak akan dapat memimpin dan menjaga rasa hormat dari para pengikutnya.
Ketetapan keputusan
Orang yang tidak mantap dengan keputusannya adalah orang yang tidak yakin dengan dirinya sendiri, sehingga tidak akan berhasil memimpin orang lain.
Ketetapan rencana
Pemimpin yang sukses harus merencanakan pekerjaan dan mengerjakan rencana tersebut.
Seorang pemimpin yang hanya bekerja dengan menebak-nebak, tanpa rencana praktis dan pasti, ibarat kapal tanpa baling-baling cepat atau lambat kapal akan menabrak karang.
Melakukan lebih dari yang diminta
Salah satu kutukan Kepemimpinan Adalah perlunya kemauan pemimpin untuk melakukan sesuatu lebih dari yang dilakukan oleh pengikut mereka.
Kepribadian yang menyenangkan
Orang yang ceroboh dan tidak rapi tidak dapat menjadi pemimpin yang berhasil. Kepemimpinan mengundang rasa hormat. Pengikut tidak akan menghormati pemimpin yang tidak memiliki kepribadian yang menyenangkan.
Simpati dan memahami
Pemimpin yang berhasil wajib memiliki simpati kepada pengikutnya. Selain itu, Pemimpin juga harus memahami mereka dan permasalahan mereka.
Penguasaan akan detail
Kepemimpinan yang berhasil membutuhkan penguasaan atas detail posisi sebagai pemimpin.
Kemauan mengambil alih tanggung jawab sepenuhnya
Pemimpin yang berhasil harus mau mengambil alih tanggung jawab atas kesalahan dan kekurangan para pengikutnya.
Jika berusaha menghindar dari tanggung jawab ini mereka tidak akan lagi menjadi pemimpin. Jika pengikut melakukan kesalahan dan menjadi tidak mampu, yang salah adalah sang pemimpin.
Kerjasama
Pemimpin yang berhasil harus memahami dan menerapkan prinsip-prinsip usaha bersama dan mampu mendorong pengikutnya untuk melakukan hal yang sama.
Kepemimpinan membutuhkan kekuasaan dan kekuasaan membutuhkan kerjasama.
Napoleon Hill juga menyebutkan bahwa pemimpin yang sukses adalah pemimpin yang dapat merangkul sebelas faktor penting kepemimpinan tersebut.***
Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra