RADAR TULUNGAGUNG - Hidup seakan jungkir balik bagi Eko Patrio. Komedian sekaligus anggota DPR RI ini mengaku rumahnya di Jakarta habis dijarah hingga tak menyisakan apa-apa.
Tak hanya barang elektronik dan perabot, bahkan pakaian dan dokumen penting pun raib. Kini, Eko Patrio dan keluarga harus tinggal sementara di rumah kontrakan sambil menata ulang hidup dari awal.
Baca Juga: Eko Patrio Muncul di Instagram Ungkapkan Permohonan Maaf, PAN Nonaktifkan Keanggotaannya di DPR RI
"Rumah saya luluh lantak, benar-benar habis. Saya sekarang ngontrak dulu sambil beresin semuanya," ungkap Eko saat ditemui media, Senin (15/9).
Peristiwa memilukan itu disebut terjadi saat rumah dalam keadaan kosong. Diduga kuat pelaku adalah orang yang sudah mengetahui situasi rumah.
Eko mengaku tak punya banyak pilihan. Setelah rumahnya dirusak dan isinya dijarah, ia harus segera mencari tempat aman bagi istri dan anak-anaknya. Tak hanya kehilangan harta benda, ia juga kehilangan rasa aman.
Menurut Eko, rumah kontrakan yang kini ia tempati jauh lebih sederhana dibanding rumah sebelumnya. Namun ia tak mempermasalahkan hal itu, karena yang utama adalah keselamatan keluarga.
"Kontrakan ini bukan soal nyaman atau enggaknya. Yang penting anak-istri bisa istirahat tenang dulu. Nanti baru mikir soal ke depan gimana,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa selama masa transisi ini, banyak urusan yang harus dibereskan, mulai dari laporan ke pihak kepolisian, mengurus dokumen yang hilang, hingga menenangkan kondisi psikis keluarga yang terguncang.
Tak sedikit netizen yang memberikan dukungan moral untuk Eko Patrio di media sosial.
Baca Juga: Bukan Kena Kasus, Ini 5 Hal Tak Biasa dari Mundurnya Rahayu Saraswati yang Bikin Publik Kaget!
Banyak yang mengaku terenyuh melihat perjuangan Eko yang dikenal sebagai sosok ceria, kini harus menghadapi kenyataan pahit.
"Saya biasanya bikin orang ketawa. Tapi kali ini, saya sendiri yang harus belajar tegar,” ucap Eko dengan nada pelan.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Beberapa rekaman CCTV sudah dikumpulkan sebagai barang bukti awal. ****
Editor : Dharaka R. Perdana