Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2025: Hartono Bersaudara Rp734 Triliun di Puncak, Taipan Data Center hingga Raja Batu Bara Ikut Meroket

Axsha Zazhika • Minggu, 15 Maret 2026 | 18:50 WIB
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2025: Hartono Bersaudara Rp734 Triliun di Puncak, Taipan Data Center hingga Raja Batu Bara Ikut Meroket
Daftar 10 Orang Terkaya di Indonesia 2025: Hartono Bersaudara Rp734 Triliun di Puncak, Taipan Data Center hingga Raja Batu Bara Ikut Meroket

 

TULUNGAGUNG - Daftar 10 orang terkaya di Indonesia 2025 kembali menarik perhatian publik. Deretan konglomerat tanah air dari berbagai sektor seperti perbankan, energi, teknologi, hingga industri manufaktur tercatat memiliki kekayaan mencapai ratusan triliun rupiah.

Berdasarkan data terbaru yang beredar, 10 orang terkaya di Indonesia didominasi oleh pengusaha dari sektor energi, perbankan, dan teknologi digital. Lonjakan harga saham sejumlah perusahaan besar juga ikut mendorong peningkatan kekayaan para miliarder tersebut.

Menariknya, daftar 10 orang terkaya di Indonesia 2025 tidak hanya diisi oleh konglomerat lama, tetapi juga wajah baru dari sektor teknologi dan manufaktur yang berhasil meroket dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Sempat Dicari Ibunya, Bocah 7 Tahun di Tulungagung Ditemukan Tewas Tenggelam di Kolam Lele Warga

Hartono Bersaudara Masih Tak Tergoyahkan

Posisi puncak dalam daftar orang terkaya di Indonesia masih ditempati oleh dua kakak beradik, Michael dan Robert Hartono. Kekayaan mereka ditaksir mencapai sekitar Rp734,6 triliun.

Kekayaan tersebut berasal dari berbagai sektor bisnis. Awalnya, keluarga Hartono dikenal sebagai pemilik produsen rokok Djarum. Namun, sumber kekayaan terbesar mereka kini berasal dari investasi di Bank Central Asia (BCA), salah satu bank swasta terbesar di Indonesia.

Selain perbankan, grup bisnis mereka juga merambah ke berbagai sektor lain seperti properti, elektronik, agribisnis, telekomunikasi, hingga bisnis digital.

Baca Juga: Jelang Arus Mudik Lebaran, Perbaikan Jalan di Tulungagung Dikebut: Ruas Gragalan–Podorejo hingga MT Haryono Ditargetkan Mulus

Dominasi Hartono bersaudara di daftar orang terkaya Indonesia bahkan sudah berlangsung lebih dari satu dekade, yakni sejak sekitar tahun 2011 hingga saat ini.

Taipan Energi dan Batu Bara Masih Dominan

Di posisi kedua ada pengusaha energi Prayogo Pangestu dengan kekayaan sekitar Rp511,19 triliun. Ia dikenal sebagai pemilik Barito Pacific, sebuah holding company yang memiliki bisnis besar di sektor petrokimia, energi terbarukan, hingga pertambangan.

Perusahaan petrokimia Candra Asri dan Barito Renewables menjadi dua pilar penting yang mendorong kekayaan Prayogo Pangestu terus meningkat.

Baca Juga: Berkah Ramadan, Karyawan PG Modjopanggoong Tulungagung Berbagi dengan Anak Yatim

Sementara itu, posisi keempat ditempati oleh Low Tuck Kwong, yang dikenal sebagai “Raja Batu Bara”. Pendiri PT Bayan Resources tersebut memiliki kekayaan sekitar Rp400 triliun.

Lonjakan harga saham perusahaan tambang miliknya sejak 2022 membuat kekayaannya meningkat tajam dan menempatkannya sebagai salah satu miliarder paling berpengaruh di Indonesia.

Keluarga Wijaya dan Anthony Salim di Lima Besar

Di peringkat ketiga terdapat keluarga Wijaya, pemilik konglomerasi Sinarmas Group dengan kekayaan sekitar Rp478,12 triliun.

Baca Juga: Dr Desi Kembali Pimpin IKA Unair Cabang Tulungagung

Grup bisnis ini memiliki berbagai lini usaha besar, mulai dari industri kertas melalui Asia Pulp & Paper, sektor keuangan melalui Sinarmas Financial, perkebunan kelapa sawit melalui Golden Agri Resources, hingga properti dan teknologi.

Sementara posisi kelima ditempati oleh Anthony Salim dengan kekayaan sekitar Rp299,6 triliun. Ia merupakan pemilik Salim Group, konglomerasi besar yang menaungi berbagai bisnis seperti Indofood, Indomobil, sektor perbankan, hingga perkebunan kelapa sawit.

Miliarder Baru dari Teknologi dan Manufaktur

Salah satu perubahan menarik dalam daftar orang terkaya Indonesia adalah munculnya miliarder dari sektor teknologi digital.

Baca Juga: Haji Her Dermawan: Bagikan Rp93 Juta Lewat Ompreng MBG untuk 1.877 Siswa di Bangkalan Madura

Oto Toto Sugiri, yang sering dijuluki sebagai “Bill Gates-nya Indonesia”, menempati posisi ketujuh dengan kekayaan sekitar Rp188 triliun. Ia merupakan pendiri dan CEO DCI Indonesia, perusahaan data center yang berkembang pesat di era transformasi digital.

Rekan bisnisnya, Marina Budiman, juga masuk dalam daftar ini. Ia menempati posisi kesepuluh dengan kekayaan sekitar Rp114,9 triliun. Marina menjadi salah satu perempuan pengusaha yang berhasil menembus jajaran orang terkaya di Indonesia.

Selain itu, terdapat juga pendatang baru dalam daftar ini, yakni Wijono dan Hermanto Tanoko. Pemilik perusahaan cat Avian tersebut berhasil masuk 10 besar setelah kekayaannya melonjak drastis berkat kinerja bisnis Tankorp dan kenaikan harga saham perusahaan mereka.

Baca Juga: Sejarah Bani Israil dari Nabi Ibrahim hingga Nabi Sulaiman, Kisah Panjang Bangsa Yahudi yang Jarang Dibahas

Filantropis hingga Konglomerat Global

Nama lain yang masuk daftar orang terkaya Indonesia adalah Sri Prakash Lohia, pendiri Indorama Corporation yang memiliki bisnis global di sektor tekstil, plastik, dan bahan kimia.

Selain itu ada pula Datuk Sri Tahir, pendiri Mayapada Group yang memiliki bisnis di sektor perbankan, kesehatan, dan properti. Ia juga dikenal sebagai salah satu filantropis terbesar di Indonesia.

Kehadiran para miliarder ini menunjukkan bagaimana kekuatan ekonomi Indonesia tidak hanya bertumpu pada satu sektor saja. Energi, manufaktur, teknologi, hingga jasa keuangan semuanya menjadi sumber kekayaan para konglomerat tersebut.

Baca Juga: Analisis Ustaz Felix Siauw soal Konflik Israel Iran: Bukan Sekadar Agama, Ada Motif Ekonomi, Geopolitik hingga Isu Akhir Zaman

Daftar ini juga menggambarkan perubahan peta kekayaan di Indonesia, di mana sektor digital dan teknologi mulai menjadi pemain penting di tengah dominasi sektor energi dan perbankan.

Editor : Axsha Zazhika
#konglomerat Indonesia #orang terkaya di Indonesia #Hartono bersaudara #daftar orang terkaya 2025 #miliarder Indonesia