RADAR TULUNGAGUNG - Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) membuka peluang baru bagi berbagai sektor usaha, termasuk industri mebel kayu.
Menyadari pentingnya adaptasi teknologi dalam meningkatkan daya saing usaha, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sebelas Maret (LPPM UNS) kembali menjalankan misi pengabdian nyata kepada masyarakat.
Melalui skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM) tahun 2026, tim PKM UNS memberikan pendampingan intensif bagi UMKM di bidang permebelan.
Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini melibatkan para pelaku UMKM Sentra Mebel Bulakan Kabupaten Sukoharjo yang menjadi salah satu kawasan industri furnitur terbesar di Sukoharjo.
Kegiatan ini diketuai oleh Dr Drs Ignatius Fransiscus Bambang Sulistyono SK MT.
Salah satu rangkaian kegiatan yang dilakukan adalah pelatihan penggunaan AI untuk desain interior yang berlangsung selama 2 hari pada tanggal 10 – 11 Juni 2026 di Press Room LPPM UNS.
Pelatihan ini menggandeng lembaga profesional sekaligus praktisi yaitu Asosiasi Profesi Pendamping Entrepeuneur Indonesia (ASPPENDO).
Pada hari pertama disampaikan materi tentang fondasi digital dan strategi komunikasi visual dengan teknologi AI.
Pada hari kedua materi difokuskan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) untuk visualisasi desain interior, memperkenalkan berbagai platform seperti RoomGPT.io, Canva Magic Design, HomeDesignsAI, dan Hoomy.ai.
Selain pelatihan, kegiatan PKM ini juga mencakup pemberian teknologi produksi untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produk seperti mesin spindel dan mesin kompresor serta beberapa peralatan lainnya.
Aspek keberlanjutan lingkungan juga mendapat perhatian khusus dalam kegiatan ini.
Tim PKM UNS juga melatih mitra untuk memanfaatkan sisa dan limbah kayu menjadi produk furniture dan dekorasi interior bernilai jual.
Kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu berkontribusi dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di antaranya pengentasan kemiskinan (SDGs 1) dengan memperkuat fondasi ekonomi masyarakat melalui peningkatan usaha UMKM, mendorong inovasi teknologi dan penguatan kapasitas industri kecil (SDGs 9), serta membangun sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha dalam mencapai tujuan pembangunan bersama (SDGs 17).
Melalui Program Kemitraan Masyarakat 2026 ini, Tim PKM UNS menegaskan komitmennya untuk menjadi jembatan antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan nyata masyarakat.***
Editor : Vidya Sajar Fitri