Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mobil Niaga Jadul Favorit Warga Desa di Tulungagung, Tangguh dan Gak Pernah Bikin Ribet

Rinto Wahyu Hidayat • Jumat, 27 Juni 2025 | 00:00 WIB

 

Photo
Photo

TULUNGAGUNG – Di tengah gempuran mobil modern dan kendaraan listrik, mobil niaga jadul tetap jadi primadona warga desa di Tulungagung.

Mobil-mobil ini dikenal tangguh, irit, dan gampang dirawat, cocok untuk medan pedesaan dan usaha rakyat Tulungagung.

Tak heran jika sampai hari ini, unit-unit lawas ini masih banyak berseliweran di jalan-jalan kampung di Tulungagung mulai dari Ngunut, Rejotangan, Kalidawir, hingga Besuki.

Mobil Niaga Jadul yang Paling Dimianati Warga Desa Tulungagung:

1. Suzuki Carry Futura ST100

Tahun Produksi: 1984–2005
Mesin: 970–1300 cc (ST100 = 970 cc, Futura = 1300 cc)
Tipe: Pick-up & minibus
BBM: Bensin, sangat irit
Harga Pasaran: Rp 25 – 55 juta tergantung kondisi dan keaslian.

Kelebihan: Mudah perawatan, lincah di gang sempit, onderdil melimpah.


2. Mitsubishi Colt T120SS.

Tahun Produksi: 1991–2019
Mesin: 1.300 cc 4G17
Tipe: Pick-up, minibus (angkot), dan box
BBM: Bensin
Harga Pasaran: Rp 35 – 65 juta

Kelebihan: Cocok untuk angkut hasil bumi, tenaga kuat, muat banyak, sparepart murah.


3. Toyota Kijang Kotak dan Kijang Doyok.

Tahun Produksi: Doyok (1977–1981), Kotak KF40-KF50 (1982–1986)
Mesin: 1.200–1.500 cc
Tipe: Minibus, Pick-up
BBM: Bensin
Harga Pasaran: Rp 30 – 70 juta (unit mulus atau full restorasi bisa lebih tinggi)

Kelebihan: Mesin bandel, cocok untuk keluarga dan niaga, gaya klasik diminati komunitas.


4. Daihatsu Zebra dan Espass Pick-Up.

Tahun Produksi: Zebra (1986–2006), Espass Pick-up (1995–2007)
Mesin: 1.300–1.600 cc
Tipe: Pick-up, minibus
BBM: Bensin
Harga Pasaran: Rp 25 – 50 juta

Kelebihan: Kabin lega, daya angkut besar, desain unik, cocok untuk usaha jasa dan pengiriman lokal

Kenapa Mobil Niaga Jadul Masih Jadi Favorit di Desa-desa Tulungagung?

1. Cocok untuk Medan Pedesaan

Jalanan sempit, berbatu, atau licin bukan masalah buat mobil-mobil ini, Suspensinya kuat dan mesin nggak rewel.

2. Irit Bahan Bakar dan Gampang Servis

Dengan mesin sederhana, mobil ini mudah dirawat di bengkel desa sekalipun, Tidak perlu alat khusus atau bengkel modern.

3. Harga Terjangkau dan Nilai Jual Stabil

Meski jadul, harga mobil-mobil ini tetap stabil karena permintaan tinggi.
Jadi kalau dijual lagi, nggak rugi banyak.

4. Multifungsi dan Bisa Dipakai Sehari-hari

Bisa dipakai buat angkut panen, antar anak sekolah, belanja ke pasar, hingga jadi mobil piknik keluarga.

5. Komunitas Kuat dan Suku Cadang Banyak.

Warga Tulungagung juga banyak tergabung dalam komunitas mobil jadul, yang rutin berbagi tips perawatan dan jual beli onderdil.

Tips Merawat Mobil Niaga Jadul Biar Tetap Prima.
- Ganti oli dan filter secara rutin.
- Cek kaki-kaki setiap 6 bulan.
- Periksa sistem pendingin, terutama jika sering nanjak

Jangan biarkan karat menggerogoti bodi dan sasis Gunakan suku cadang orisinal atau setara

Buat warga desa di Tulungagung, mobil niaga jadul bukan hanya alat transportasi melainkan bagian dari kehidupan sehari-hari.

Murah perawatannya, tahan banting, dan bisa diandalkan untuk segala kebutuhan.
Tak heran jika mobil seperti Suzuki Carry, Colt T120SS, dan Kijang Kotak tetap laris manis, bahkan harganya stabil meski usianya sudah puluhan tahun.

Kalau kamu punya satu di rumah, jangan buru-buru dijual.
Siapa tahu, itulah kendaraan legendaris yang bisa diwariskan ke generasi berikutnya! (rin)

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#tulungagung #mobil jadul #mobil niaga