Sebagai produk kedua dari lini kendaraan listrik Indomobil, Tirano motor listrik hadir dengan pendekatan berbeda dibanding model sebelumnya. Jika sebelumnya tampil lebih elegan, kini Tirano mengusung desain berotot, kokoh, dan siap menjelajah berbagai medan. Konsep ini menyasar pengguna yang menginginkan motor listrik dengan tampilan maskulin sekaligus fungsional.
Dari sisi harga, Tirano motor listrik dibanderol sekitar Rp25,9 juta. Dengan banderol tersebut, motor ini menawarkan kombinasi performa, fitur canggih, serta desain yang jarang ditemui di kelasnya. Tak heran jika kehadirannya langsung menjadi perbincangan di kalangan pecinta otomotif.
Desain Adventure yang Fungsional dan Tangguh
Secara tampilan, Tirano mengusung desain khas motor adventure dengan bodi besar dan garis tegas. Bagian depan dilengkapi lampu ganda berbentuk kotak yang memberi kesan agresif. Tak hanya itu, terdapat crash bar di beberapa sisi yang bukan sekadar aksesori, tetapi juga berfungsi melindungi komponen penting.
Keunggulan lain terletak pada fitur rak tambahan. Motor ini dilengkapi rak depan dengan kapasitas hingga 50 kg, serta rak samping kanan-kiri masing-masing 30 kg. Di bagian belakang, tersedia rak tambahan yang mampu menahan beban hingga 40 kg. Secara total, motor ini mampu membawa barang hingga sekitar 150 kg.
Konsep ini menjadikan Tirano sebagai pilihan menarik bagi pengguna yang gemar touring, overlanding, atau bahkan moto camping. Secara visual, motor ini kerap dibandingkan dengan Honda ADV 160, namun dengan pendekatan tenaga listrik.
Fitur Teknologi Canggih dan Modern
Salah satu daya tarik utama Tirano adalah fitur teknologinya yang melimpah. Panel instrumen sudah menggunakan layar TFT berwarna yang mendukung touchscreen. Pengguna bisa mengakses berbagai menu seperti navigasi, musik, hingga pengaturan kendaraan.
Menariknya, motor ini juga memiliki fitur inclinometer yang mampu menampilkan sudut kemiringan saat berkendara, mirip teknologi di ajang balap seperti MotoGP. Selain itu, terdapat konektivitas smartphone yang memungkinkan pengguna mengontrol fitur langsung dari aplikasi.
Tak hanya itu, Tirano juga dilengkapi speaker bawaan untuk memutar musik, fitur cruise control, serta regenerative braking yang membantu mengisi ulang baterai saat deselerasi. Fitur tambahan seperti keyless system, alarm, hingga riding assist semakin menambah nilai praktis motor ini.
Performa dan Spesifikasi
Dari sektor dapur pacu, Tirano menggunakan motor listrik berdaya 3 kW dengan torsi mencapai 180 Nm. Tenaga tersebut disalurkan langsung ke roda belakang melalui sistem hub motor.
Untuk baterai, kapasitasnya mencapai 2,45 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 110 km dalam kondisi ideal. Namun, penggunaan normal diperkirakan berada di kisaran 70–80 km, tergantung gaya berkendara.
Kecepatan maksimal motor ini mencapai sekitar 80 km/jam, cukup untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jarak menengah. Selain itu, tersedia tiga mode berkendara, yaitu Eco, Comfort, dan Sport, yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.
Kenyamanan dan Pengalaman Berkendara
Dari sisi ergonomi, Tirano menawarkan posisi duduk yang nyaman dengan jok lebar dan empuk. Stang tinggi membuat posisi berkendara lebih tegak dan rileks. Dek tengah yang luas juga memungkinkan pengguna membawa barang tambahan.
Handling motor ini tergolong lincah meski memiliki bodi besar. Suspensinya dirancang untuk memberikan kenyamanan di berbagai kondisi jalan, meski pengujian lebih lanjut di medan off-road masih diperlukan.
Fitur keselamatan juga cukup lengkap, mulai dari traction control system hingga hill start assist yang membantu saat berhenti di tanjakan.
Produksi Lokal dan Potensi Pasar
Menariknya, Tirano diklaim memiliki kandungan lokal hingga 50 persen. Hal ini menunjukkan komitmen Indomobil dalam mengembangkan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Dengan kombinasi desain agresif, fitur canggih, dan harga kompetitif, Tirano berpotensi menjadi salah satu motor listrik favorit di segmen adventure. Kehadirannya juga menjadi bukti bahwa motor listrik kini tidak hanya soal efisiensi, tetapi juga gaya dan performa.
Editor : Cholifatun Nisak