Radar Tulungagung – Motor listrik lokal Gesits kembali menjadi perbincangan setelah muncul ulasan mengenai kondisi bekas Gesits Raya di tahun 2025. Motor listrik yang sempat dijual di kisaran Rp23 juta hingga Rp25 juta saat baru kini sudah bisa ditemukan di pasar motor bekas dengan harga sekitar Rp10 jutaan.
Penurunan harga yang cukup drastis tersebut menjadi salah satu sorotan utama dalam review Gesits Raya terbaru. Meski depresiasi harganya tinggi, motor listrik ini tetap mendapat pujian dari sisi kenyamanan berkendara dan efisiensi penggunaan dalam kota.
Gesits Raya sendiri merupakan versi penyempurnaan dari Gesits G1. Perbedaan utamanya ada pada penggunaan dinamo 1.500 watt dan controller EM50 yang diklaim lebih hemat daya dibanding G1 yang memakai controller M100.
Dengan spesifikasi tersebut, Gesits Raya memang tidak seagresif Gesits G1 dalam urusan akselerasi. Namun motor ini disebut lebih irit baterai dengan klaim jarak tempuh mencapai 60 kilometer dalam satu kali pengisian daya.
Baca Juga: Review Toyota Agya Stylix CVT 2026, City Car 1.200 CC Ini Disebut Makin Mewah dan Worth It Dibeli
Desain Lebih Modern dan Posisi Riding Nyaman
Secara tampilan, Gesits Raya memiliki desain yang lebih sporty dibanding generasi sebelumnya. Model stang telanjang membuat motor ini terlihat mirip motor street modern seperti Honda Beat Street atau Yamaha X-Ride.
Lampu depan sudah menggunakan sistem LED dengan desain unik. Lampu jauh berada di tengah sedangkan lampu dekat ditempatkan di sisi samping. Lampu sein juga menggunakan model running yang membuat tampilannya lebih modern.
Panel instrumen full digital tetap dipertahankan, meski desain tombol dan saklarnya dinilai mirip motor listrik asal China pada umumnya.
Fitur lain yang cukup menarik adalah adanya USB charger 3.0 pada bagian dashboard serta ruang penyimpanan yang cukup untuk botol minum dan ponsel.
Untuk posisi berkendara, Gesits Raya mendapat banyak pujian karena menawarkan posisi riding semi selonjor yang nyaman dipakai harian. Jok lebar dan deck luas membuat motor ini terasa santai saat digunakan di jalan perkotaan.
Suspensi Disebut Jadi Nilai Plus
Salah satu bagian paling dipuji dari Gesits Raya adalah sektor suspensi. Pengguna menyebut suspensi belakang motor ini terasa sangat empuk dan nyaman, bahkan dianggap lebih nyaman dibanding beberapa motor matik populer.
Di bagian depan, motor listrik ini memakai suspensi teleskopik dengan rem cakram double piston. Sementara di belakang menggunakan sistem monoshock dengan penggerak model mid-drive.
Sistem mid-drive menjadi keunggulan tersendiri karena pelek belakang tetap mudah diperbaiki jika rusak. Berbeda dengan motor listrik model hub motor yang lebih rumit saat terjadi masalah pada roda belakang.
Namun demikian, ada beberapa catatan minus pada Gesits Raya. Salah satunya adalah masalah seal shock depan yang disebut mudah bocor. Selain itu, tutup debu pada suspensi juga dikabarkan sering lepas sendiri.
Harga Bekas Turun Drastis Jadi Sorotan
Meski menawarkan kenyamanan dan fitur cukup lengkap, penyusutan harga Gesits Raya menjadi perhatian besar. Dalam waktu kurang dari dua tahun, harga motor listrik ini turun hingga sekitar Rp14 juta.
Hal tersebut memunculkan perdebatan soal efisiensi penggunaan motor listrik. Dalam ulasan disebutkan bahwa penghematan biaya bensin sekitar Rp300 ribu per bulan belum mampu menutupi depresiasi harga jual motor yang terlalu besar.
Sebagai perbandingan, motor bensin seperti Honda Vario disebut memiliki penyusutan harga yang lebih kecil dan pasar jual beli bekas yang lebih stabil.
Meski begitu, Gesits Raya tetap dianggap cocok untuk penggunaan harian dalam kota karena nyaman, minim perawatan, dan bebas emisi langsung dari knalpot.
Dengan harga bekas yang kini jauh lebih murah, Gesits Raya bisa menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang ingin mencoba motor listrik tanpa harus membeli unit baru dengan harga tinggi.
Editor : M. Helmi Nurhisam