Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Honda EM1 e Dipakai Keliling Jakarta, Motor Listrik Ini Disebut Nyaman dan Cocok Buat Harian, Swap Baterai Cuma Rp8 Ribu

Gita Dwi Nuraini • Rabu, 13 Mei 2026 | 21:53 WIB
Honda EM1 e diuji keliling Jakarta. Motor listrik Honda ini nyaman dipakai harian dengan swap baterai cuma Rp8 ribu.(Gemini AI)
Honda EM1 e diuji keliling Jakarta. Motor listrik Honda ini nyaman dipakai harian dengan swap baterai cuma Rp8 ribu.(Gemini AI)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Honda EM1 e kembali jadi sorotan setelah diuji langsung untuk keliling Jakarta dalam penggunaan harian. Motor listrik Honda ini dinilai menawarkan kenyamanan berkendara yang mirip motor bensin, handling ringan, serta biaya operasional yang tergolong murah berkat layanan swap baterai.

Dalam pengujian yang dilakukan dua reviewer otomotif di jalanan ibu kota, Honda EM1 e tipe Plus digunakan untuk berkeliling sejumlah titik di Jakarta sambil mengecek infrastruktur kendaraan listrik, mulai dari dealer resmi, bengkel servis, hingga fasilitas tukar baterai.

Sejak pertama kali digunakan, Honda EM1 e langsung memberikan kesan ringan dan mudah dikendalikan. Karakter motor disebut terasa solid tanpa bunyi-bunyi bodi yang mengganggu saat melewati polisi tidur maupun jalan bergelombang.

“Rasanya sudah seperti motor biasa, bukan kayak sepeda listrik,” ungkap salah satu penguji dalam video tersebut.

Baca Juga: Harga Cuma Rp300 Jutaan, BYD Dolphin Jadi Mobil Listrik Termurah dengan Fitur Canggih, Jarak Tempuh Hingga 490 Km Bikin Geger Pasar Indonesia

Tenaga Halus dan Nyaman untuk Stop and Go

Honda EM1 e memiliki dua mode berkendara, yakni Eco dan Standar. Pada mode Eco, kecepatan maksimal dibatasi sekitar 30 km/jam, sementara mode Standar bisa mencapai sekitar 45 km/jam.

Karakter tenaganya disebut halus dan tidak mengagetkan ketika gas diputar, membuat motor ini nyaman dipakai menghadapi lalu lintas macet Jakarta. Penguji juga menyebut akselerasi motor listrik ini cukup responsif untuk kebutuhan dalam kota.

Saat digunakan melewati tanjakan, tenaga Honda EM1 e dinilai masih memadai. Suspensi dan joknya juga memberikan kenyamanan cukup baik untuk penggunaan harian jarak dekat.

Selain itu, dek kaki yang luas menjadi salah satu keunggulan utama. Area tersebut dinilai praktis untuk membawa barang belanjaan, tas, hingga galon air untuk kebutuhan rumah tangga.

Baca Juga: Harga BYD Dolphin Bikin Geger! Mobil Listrik Ini Disebut Bisa Tembus “300 Jutaan”, Promo Cashback dan DP Ringan Jadi Rebutan di Jakarta

Dealer Honda Kini Siap Layani Motor Listrik

Dalam perjalanan tersebut, penguji juga mengunjungi bengkel resmi Honda untuk mengetahui proses servis motor listrik Honda EM1 e.

Kepala bengkel dealer Honda menjelaskan bahwa perawatan motor listrik jauh lebih sederhana dibanding motor bensin. Pada tahun pertama, servis hanya berupa pemeriksaan berkala kondisi motor dan baterai.

Servis pertama dilakukan saat motor mencapai 1.000 km atau dua bulan penggunaan. Selanjutnya servis kedua di 6.000 km atau enam bulan, dan servis ketiga di 12.000 km atau satu tahun.

Pemeriksaan meliputi kondisi baterai, gas tangan, minyak rem, kampas rem, hingga sistem pengereman. Penggantian minyak rem sendiri baru dilakukan setiap dua tahun atau 24.000 km.

“Perawatannya lebih minim dan lebih hemat dibanding motor bensin,” jelas pihak bengkel.

Charging di Rumah Cuma Butuh Daya 400 Watt

Honda EM1 e juga disebut cukup ramah untuk pengisian daya di rumah. Charger motor listrik ini hanya membutuhkan daya sekitar 400 watt.

Artinya, rumah dengan listrik 900 VA pun masih memungkinkan untuk melakukan pengisian baterai. Waktu charging dari kondisi kosong hingga penuh memakan waktu sekitar enam jam.

Namun pihak bengkel menegaskan pengguna tidak disarankan membongkar sendiri komponen motor listrik tersebut. Sebab ada sistem kelistrikan khusus yang membutuhkan alat berstandar insulator dan teknisi tersertifikasi.

Karena itu seluruh proses servis disarankan dilakukan di bengkel resmi Honda agar keamanan dan garansi tetap terjaga.

Baca Juga: BYD Dolphin 365 Juta Bikin Geger! Mobil Listrik Termurah BYD Ini Ternyata Punya ADAS Lengkap dan Desain Imut, Tapi Ada Kekurangannya

Swap Baterai Honda EM1 e Semakin Mudah

Selain charging mandiri di rumah, pengguna Honda EM1 e juga bisa memanfaatkan layanan swap battery di dealer resmi Honda tertentu.

Untuk menggunakan layanan tersebut, konsumen harus berlangganan program Honda e:Swap terlebih dahulu. Setelah itu pengguna cukup datang ke dealer dan menukar baterai kosong dengan baterai penuh.

Biaya swap baterai Honda EM1 e disebut hanya sekitar Rp8 ribu sekali penukaran. Sistem pembayaran juga sudah terintegrasi dengan saldo e-wallet sehingga prosesnya lebih praktis.

Keberadaan dealer Honda e:Shop yang semakin banyak juga dinilai membantu pengguna motor listrik untuk lebih percaya diri saat bepergian di dalam kota.

Cocok Jadi Motor Komuter Perkotaan

Secara keseluruhan, Honda EM1 e dinilai cocok digunakan sebagai kendaraan komuter harian di perkotaan. Handling ringan, tenaga halus, serta kenyamanan berkendara menjadi nilai jual utama motor listrik ini.

Meski jarak tempuhnya belum terlalu jauh, pengguna hanya perlu menyesuaikan rute perjalanan dan lokasi charging atau swap baterai sebelum berangkat.

Dengan infrastruktur motor listrik yang terus berkembang dan dukungan layanan resmi Honda, Honda EM1 e disebut mulai menunjukkan potensi sebagai kendaraan harian praktis untuk mobilitas perkotaan modern.

Editor : Gita Dwi Nuraini
#motor listrik Honda #motor listrik Jakarta #Honda EM1 e #swap baterai Honda #Honda e:Swap