Omo X Motor Listrik Futuristis, Jarak Tempuh hingga 210 Km dan Torsi 320 Nm

Agnes Adelia Hernanda • Dipublikasikan Kamis, 10 September 2026 | 21:50 WIB
Omo X menawarkan jarak tempuh hingga 210 km, tenaga 17,6 PS, torsi 320 Nm, desain futuristis, dan sejumlah fitur canggih.
Omo X menawarkan jarak tempuh hingga 210 km, tenaga 17,6 PS, torsi 320 Nm, desain futuristis, dan sejumlah fitur canggih.

 

JAKARTA - Omo X menjadi motor listrik yang menawarkan perpaduan desain futuristis, jarak tempuh panjang, serta performa yang agresif. Motor listrik yang disebut dibuat di Tangerang ini tersedia dalam dua pilihan kapasitas baterai dan diklaim mampu menempuh hingga 210 kilometer dalam sekali pengisian.
Omo X menggunakan baterai berkapasitas 5,4 kWh dan 7,6 kWh. Untuk varian jarak tempuh lebih pendek, kemampuan jelajahnya mencapai 160 kilometer. Sementara versi long range mampu menempuh hingga 210 kilometer.

Angka tersebut menggunakan standar WMTC, bukan NEDC maupun CLTC. Untuk pengisian daya, baterai Omo X dari 0 hingga 80 persen membutuhkan waktu hingga enam jam menggunakan charger portable.

Baca Juga: PNM Tulungagung Salurkan Tempat Sampah dan Latih Daur Ulang Galon Lewat Program Ecolife


Sementara jika menggunakan fast charging atau quick charging, waktu pengisian 0 sampai 80 persen dapat dipangkas menjadi sekitar dua jam. Omo juga disebut menyiapkan charging station di sejumlah kota besar di Pulau Jawa yang memungkinkan pengisian 0 sampai 80 persen hanya sekitar satu jam.
Dari sisi ketahanan terhadap air dan debu, Omo X memiliki rating IP67. Motor listrik ini juga disebut mampu melewati genangan atau banjir dengan ketinggian hingga 50 sentimeter.
Motor Listrik dengan Desain Futuristis
Berbeda dari banyak motor listrik yang menggunakan hub drive, motor listrik Omo X ditempatkan pada swing arm dan terhubung ke roda belakang menggunakan gardan.

Baca Juga: Honda EM1 e Dites Harian di Bogor, Baterai 40 Km Langsung Habis


Motor tersebut menghasilkan tenaga 17,6 PS dengan torsi yang disebut mencapai 320 Nm. Namun, angka torsi tersebut merupakan torsi pada sistem motor listrik, bukan angka yang diukur langsung di roda.
Daya tarik lain Omo X terletak pada desainnya. Bentuk bodi dibuat futuristis dengan panel-panel besar yang menyatu dari bagian depan hingga belakang. Desain tersebut bahkan disebut memiliki nuansa cyber truck.
Omo X juga diklaim memiliki coefficient of drag sekitar 0,4. Angka tersebut disebut lebih rendah dibandingkan Suzuki Hayabusa yang berada di kisaran 0,55. Berdasarkan pengetesan yang disebut dalam video, desain aerodinamis tersebut dapat membantu menambah jarak tempuh sekitar 15 kilometer.

Baca Juga: Honda EM1 e Jadi Motor Listrik Resmi AHM, Ini Spek dan Harga Terbarunya


Pada sektor pencahayaan, Omo X menggunakan lampu full LED dengan headlight proyektor. Motor ini juga dilengkapi auto side stand switch yang membuat standar samping dapat terlipat secara otomatis ketika motor masuk mode berkendara.
Bagian kaki-kaki depan menggunakan suspensi wishbone, bukan teleskopik maupun upside down. Suspensi tersebut dinilai membantu mengurangi efek brake diving sekaligus memberikan kestabilan. Di belakang terdapat single-sided swing arm dengan single shock.
Punya Empat Mode Berkendara
Omo X dibekali panel instrumen berukuran 10 inci. Informasi pada layar dapat diatur melalui joystick, termasuk pilihan peta turn-by-turn dan konsumsi daya. Panel juga menampilkan informasi range, persentase baterai, mode berkendara, ABS, traction control, downhill assist, hingga auto hold.

Baca Juga: Honda EM1 e Dibanderol Rp40 Jutaan, Ternyata Punya Kelebihan Ini


Motor ini memiliki empat mode berkendara, yakni Sport, Comfort, Wetland atau mode hujan, serta mode Assist.
Pengoperasian Omo X juga dapat dilakukan menggunakan smartphone melalui aplikasi Omo. Namun, ketika ponsel tertinggal atau kehabisan baterai, motor tetap dapat diaktifkan menggunakan password melalui speedometer.
Untuk menunjang penggunaan harian, tersedia kompartemen terbuka dengan USB Type-A dan Type-C. Bagian bawah jok juga menyediakan ruang penyimpanan yang disebut masih dapat menampung helm half face, jas hujan, sarung tangan, maupun perlengkapan lainnya.

Baca Juga: Honda EM1 e Cuma Bisa Melaju 45 Km/Jam, Ini Kelebihan yang Bikin Berbeda


Saat diuji di jalan, Omo X menunjukkan respons akselerasi yang kuat, terutama pada mode Sport. Putaran gas tetap dapat dikontrol secara halus meski torsi terasa spontan sejak awal.
Bobot motor yang berada di kisaran 170 kilogram tidak terlalu mengganggu pengendalian. Suspensi depan wishbone membantu menjaga kestabilan ketika bermanuver, sedangkan suspensi belakang dinilai mampu menjaga motor tetap stabil ketika melewati permukaan jalan yang tidak rata.
Sektor pengereman menggunakan cakram depan dan belakang. Feel pengeremannya disebut cukup empuk, tetapi tetap mudah dikontrol untuk pengereman halus maupun mendadak.

Baca Juga: Honda EM1 e Rp3 Jutaan Punya Riding Quality Mirip Motor Bensin, tapi Range Cuma 41 Km


Untuk penggunaan harian, Omo X juga memiliki fitur auto hold. Fitur ini membantu menahan motor ketika berhenti, termasuk saat berada di tanjakan.
Meski menawarkan banyak teknologi, masih ada sejumlah catatan untuk versi produksi. Sambungan panel bodi dinilai perlu diperhatikan agar tetap kuat untuk penggunaan jangka panjang. Selain itu, footpeg penumpang bagian depan disebut perlu diperbaiki karena mekanisme lipatnya dinilai kurang ideal ketika penumpang menahan beban tubuh.

Baca Juga: Bahlil Mini Soccer, Sarana Cetak Pemimpin Bangsa yang Disiplin dan Percaya Diri


Secara keseluruhan, Omo X menawarkan karakter motor listrik futuristis dengan jarak tempuh hingga 210 kilometer, tenaga 17,6 PS, serta fitur yang cukup lengkap. Motor ini dinilai memiliki potensi untuk digunakan sebagai kendaraan komuter jarak jauh, sembari tetap menyisakan beberapa bagian yang perlu disempurnakan pada versi produksi.

Baca Juga: Redmi 15 Rp2,3 Juta Punya Baterai 7.000 mAh, tapi Redmi Note 14 Lebih Menggoda

Course: YouTube @AutonetMagz

Editor : Agnes Adelia Hernanda
#Motor Listrik #Motor Listrik Indonesia #Omo X #Tanggerang #AutonetMagz