Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Mulai Survei Trayek-Rute Transportasi Sekolah Tulungagung, Ini Tujuannya

Aditya Yuda Setya Putra • Minggu, 28 Juli 2024 | 18:59 WIB
Siswa-siswi yang hendak menaiki bus sekolah.
Siswa-siswi yang hendak menaiki bus sekolah.

TULUNGAGUNG – Dinas Perhubungan (Dishub) Tulungagung mulai mensurvei pemetaan transportasi sekolah. Survei itu sebagai bentuk respons terhadap wacana penambahan dua lembaga sekolah di Tulungagung.

Kabid Angkutan dan Sarana Dishub Kabupaten Tulungagung, Sujarmani mengaku, selama ini dinas mengoperasikan sembilan unit bus sekolah dan 31 unit mobil penumpang umum (MPU). Nah, survei akan kembali digelar di wilayah Ngantru dan Boyolangu.

“Karena rencananya akan ada lembaga SMA baru di Ngantru dan SMP di Boyolangu. Tapi, kepastiannya kami belum tahu,” jelasnya.

Jika ditarik ke belakang, lanjut Sujarmani, kebutuhan akan armada, trayek, dan rute MPU maupun bus sekolah selama ini terbilang mencukupi.

Nah, jika dua lembaga sekolah anyar benar akan dibangun tahun ini, dinas bakal mengajukan penambahan trayek MPU. Itu dilakukan sebagai upaya efisiensi anggaran dan operasional.

“Hasil survei pertama, yang paling susah di wilayah Boyolangu. Karena menurut perhitungan, MPU akan sesak jika ada lembaga baru,” terangnya.

Perlu diingat, itu merupakan hasil estimasi di survei pertama yang digelar beberapa waktu lalu.

Itu sebabnya, dinas berencana kembali menggelar survei untuk memetakan kondisi eksisting terkini di lapangan.

Selanjutnya, hasil survei bakal disampaikan ke OPD terkait, termasuk pimpinan daerah.

“Kan sementara masih survei eksisting. Nanti akan disurvei kembali. Kita lihat apakah ada peningkatan jumlah siswa secara signifikan di tahun ajaran baru,” kata Sujarmani.

Itu berarti, kebijakan bisa saja diubah jika hasil survei mengharuskan dinas membuat kebijakan anyar terkait operasional MPU dan bus sekolah. Itu sebabnya, survei selanjutnya bakal jadi krusial bagi dishub.

“Karena itu nanti juga berpengaruh pada anggaran untuk kebutuhan perawatan atau BBM armada,” ucapnya.

Untuk diketahui, selama ini angkutan bus sekolah dioperasikan di sembilan rute. Yaitu, dua rute Tulungagung-Kalidawir, rute Tulungagung-Kromasan, rute Tulungagung-Karangrejo, rute Tulungagung-Gondang, rute Tulungagung-Bandung, rute Tulungagung-Ngunut, rute Tulungagung-Ngantru dan rute Tulungagung-Srikaton.

Sedangkan, operasional MPU melayani tiga trayek berbeda. Rinciannya, trayek Campurdarat-Tulungagung, trayek Sendang-Tulungagung, dan trayek Pagerwojo Tulungagung.***

Editor : Henny Surya Akbar Purna Putra
#Trayek #dishub Tulungagung #bus sekolah #rute #survei