RADAR TULUNGAGUNG - Prestasi membanggakan kembali diraih MTsN 1 Tulungagung menjelang peringatan Hari Jadi ke-820 Kabupaten Tulungagung.
Dua siswinya, Louisa Az Zahra Setiawan dan Ayra Mahreen Kaneishia, sukses meraih medali perak dalam ajang Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 yang digelar Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI di Kota Tangerang, Banten, pada 10–14 November 2025.
Prestasi ini juga menjadi kado istimewa bagi Kabupaten Tulungagung yang tahun ini memperingati hari jadinya yang ke-820.
Dengan persiapan yang relatif singkat, hanya sekitar satu bulan, keduanya mampu menembus ketatnya kompetisi yang diikuti sekitar 9 ribu peserta dari seluruh Indonesia.
Tahap demi tahap dilalui hingga akhirnya mereka masuk 30 besar, diseleksi lagi dan berhasil nembus 6 besar grand finalis nasional OMI bidang riset, sebelum berhasil mengamankan medali perak.
Selama proses itu, mereka harus menyusun laporan penelitian, melakukan pengumpulan data, hingga melakukan penyesuaian pada website penelitian yang harus diubah ke layanan berbayar.
Baca Juga: MTsN 1 Tulungagung Gelar Diklat Jurnalistik untuk Bekali Siswa dalam Penyajian Informasi Positif
Salah satu pembina, Moch. Hermanto menuturkan bahwa kedua siswi menjalankan seluruh tahapan riset secara mandiri.
“Mereka sangat mandiri, mulai dari riset lapangan, penyusunan instrumen, pengumpulan data, hingga mempresentasikan hasil penelitian di hadapan dewan juri. Dedikasi dan kerja keras mereka benar-benar luar biasa,” ujarnya.
Penelitian yang mereka usung berjudul Internalisasi Nilai Ekoteologi Profetik melalui ‘Green-Sunnah’ Website terhadap Peningkatan Sikap Eco-Living Siswa MTsN 1 Tulungagung.
Baca Juga: Diklat Jurnalistik dan Digitalistik MTSN 1 Tulungagung bersama Radar Tulungagung (Jawa Pos)
Riset ini mengangkat upaya penanaman nilai ekoteologi melalui media website bertema green sunnah sebagai sarana meningkatkan kepedulian lingkungan dan gaya hidup hijau di kalangan siswa.
Pendekatan yang inovatif, berbasis digital, dan selaras dengan isu keberlanjutan membuat penelitian ini mendapat apresiasi dari para juri.
Kepala MTsN 1 Tulungagung, Drs. Muhibuddin, M.Pd.I, memberikan apresiasi tinggi atas capaian tersebut. Menurut dia prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MTsN 1 Tulungagung mampu bersaing secara nasional melalui inovasi dan penelitian.
"Kami bangga karena mereka tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap isu lingkungan dan mampu menyajikannya dalam bentuk riset yang kreatif dan aplikatif. Ini tentu menjadi motivasi bagi seluruh warga madrasah untuk terus meningkatkan kualitas dan prestasi,” ungkapnya.
Baca Juga: MTsN 1 Tulungagung, Juara1 Adiwiyata Photography Competition Tingkat Nasional
Ia menambahkan bahwa capaian ini sekaligus menjadi persembahan terbaik bagi Kabupaten Tulungagung di usianya yang ke-820.
Ayra, salah satu peraih medali perak, menambahkan bahwa riset tidaklah sulit jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh.
Baca Juga: MTsN 3 Tulungagung Punya Gawe, Panen Raya dan Resmikan Studio Podcast plus Musik
“Belajar riset itu mudah dan menyenangkan asalkan kita benar-benar terjun dan punya semangat. Semoga adik-adik kelas nanti bisa lebih baik dari kami dan mampu meraih emas,” ujarnya.
Keberhasilan ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi siswa MTsN 1 Tulungagung untuk terus berkompetisi, berkarya, dan menghadirkan prestasi-prestasi baru yang membanggakan madrasah dan daerah. ****
Editor : Dharaka R. Perdana