Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Habib Usman Ungkap Detik-Detik Ruben Onsu Mualaf, Ternyata Sudah Direncanakan Sejak Lama

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Selasa, 24 Februari 2026 | 15:45 WIB

Habib Usman ungkap perjalanan Ruben Onsu mualaf, mulai dari video call Ka'bah hingga proses panjang sebelum bersyahadat.(Pinterest)
Habib Usman ungkap perjalanan Ruben Onsu mualaf, mulai dari video call Ka'bah hingga proses panjang sebelum bersyahadat.(Pinterest)

Radar Tulungagung – Perjalanan Ruben Onsu mualaf ternyata telah berlangsung lama sebelum akhirnya presenter terkenal tersebut mengucapkan dua kalimat syahadat. Hal itu diungkapkan oleh Habib Usman yang menjadi pembimbing spiritual Ruben dalam proses masuk Islam.

Dalam sebuah tayangan perayaan ulang tahun Ruben Onsu, Habib Usman menceritakan bagaimana awal mula Ruben menghubunginya untuk mempelajari Islam lebih dalam hingga akhirnya mantap memeluk agama tersebut.

Habib Usman menjelaskan bahwa Ruben sempat datang ke rumahnya lebih dari sekali sebelum resmi masuk Islam.

“Saya bilang coba renungkan dulu, tenangkan dulu, pulang dulu. Datang lagi yang kedua baru masuk Islam,” ujarnya.

Ruben Onsu Tidak Mau Terburu-buru

Menurut Habib Usman, keputusan Ruben Onsu mualaf tidak dilakukan secara tergesa-gesa. Ruben bahkan ingin memastikan bahwa keputusannya benar-benar matang sebelum mengucapkan syahadat.

Pada pertemuan pertama, Ruben memilih menunda proses masuk Islam agar bisa lebih mantap secara mental dan spiritual.

Barulah pada pertemuan berikutnya Ruben benar-benar siap dan akhirnya resmi menjadi mualaf.

Habib Usman menilai langkah tersebut menunjukkan keseriusan Ruben dalam memilih keyakinan barunya.

Momen Video Call dari Depan Ka'bah

Habib Usman juga mengungkap salah satu momen yang membuatnya yakin Ruben akan memeluk Islam suatu hari nanti.

Saat menjalankan ibadah haji, Ruben sempat menghubunginya melalui video call. Habib Usman kemudian memperlihatkan suasana Ka'bah kepada Ruben melalui kamera ponsel.

Saat melihat Ka'bah, Ruben disebut langsung menangis haru.

Habib Usman menilai kejadian tersebut sebagai isyarat bahwa Ruben akan menerima hidayah.

“Saya lagi duduk antara Magrib dan Isya di Masjidil Haram. Ruben telepon, lalu saya video call dan saya arahkan ke Ka'bah. Di situ dia menangis,” ungkapnya.

Sosok Habib Usman yang Membuat Ruben Mantap

Ruben Onsu mengaku memilih Habib Usman sebagai tempat bertanya tentang Islam karena melihat sikapnya yang terbuka terhadap semua orang tanpa membeda-bedakan latar belakang.

Menurut Ruben, Habib Usman mampu menjelaskan ajaran Islam dengan cara yang mudah dipahami dan sesuai dengan kehidupannya sebagai figur publik.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama mengenal Habib Usman, tidak pernah ada ajakan atau paksaan untuk masuk Islam.

Hal tersebut justru membuatnya semakin yakin dengan keputusannya.

“Hidayah itu datang sendiri, tidak pernah dipaksa,” kata Ruben.

Proses yang Berlangsung Bertahun-tahun

Ruben mengungkapkan bahwa keinginannya mempelajari Islam sudah muncul sejak beberapa tahun lalu.

Kesempatan untuk berdiskusi secara intens terjadi ketika Ruben dan Habib Usman sering bertemu dalam program televisi yang sama.

Dari pertemuan tersebut, Ruben semakin banyak bertanya tentang Islam hingga akhirnya merasa menemukan jawaban yang dicari.

“Kalau jawabannya sudah pas, saya enggak nanya lagi. Tapi kalau ada pertanyaan lagi ya saya tanya lagi,” ujar Ruben.

Tantangan Seorang Mualaf

Habib Usman mengatakan menjadi mualaf bukanlah perjalanan yang mudah karena mempertahankan keimanan memerlukan kesabaran dan konsistensi.

Menurutnya, semangat seorang mualaf biasanya sangat besar karena mereka merasakan pengalaman spiritual yang baru.

Namun tantangan sebenarnya adalah mempertahankan semangat tersebut dalam jangka panjang.

“Memulai itu mudah, tapi mempertahankan itu yang sulit,” kata Habib Usman.

Ia juga mengingatkan Ruben agar terus menjaga ibadah, terutama salat lima waktu termasuk salat Subuh yang sering menjadi tantangan bagi banyak orang.

Fokus Menjalani Hidup Baru

Kini setelah menjadi Ruben Onsu mualaf, presenter tersebut berusaha menjalani kehidupan barunya dengan lebih tenang dan penuh keyakinan.

Ia berkomitmen untuk terus belajar agama dan memperbaiki diri secara bertahap.

Habib Usman pun berharap Ruben dapat mempertahankan semangatnya sebagai seorang muslim dan selalu berprasangka baik kepada Tuhan dalam menghadapi berbagai ujian kehidupan.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#ruben onsu #kisah mualaf #Habib Usman