RADAR TULUNGAGUNG - Klasemen perolehan medali SEA Games 2025 kembali mengalami perubahan signifikan pada Selasa, 16 Desember 2025.
Kontingen Indonesia mencatat hari yang produktif dengan tambahan banyak medali emas dari berbagai cabang olahraga, membuat persaingan papan atas semakin memanas.
Thailand masih bertahan di posisi puncak, namun Indonesia terus menempel ketat di peringkat kedua.
Berdasarkan update terbaru, Thailand memimpin klasemen dengan raihan 152 emas, 91 perak, dan 64 perunggu atau total 307 medali.
Indonesia berada di posisi kedua dengan 62 emas, 70 perak, dan 67 perunggu, total 199 medali.
Vietnam menyusul di peringkat ketiga dengan 41 emas, 50 perak, dan 74 perunggu.
Indonesia Panen Emas dari Angkat Besi hingga Triathlon
Tambahan emas Indonesia datang dari sejumlah cabang unggulan. Di angkat besi, Rizki Juniansyah sukses mempersembahkan emas nomor 79 kg putra, disusul Rahmat Erwin Abdullah yang menjadi juara di kelas 88 kg putra.
Cabor angkat besi kembali menegaskan dominasi lifter Indonesia di level Asia Tenggara.
Baca Juga: Performa Gemilang Timnas Voli Putra Indonesia: Kalahkan Filipina 3-0, Lolos Semifinal SEA Games 2025
Dari triathlon, Indonesia tampil impresif dengan meraih emas di nomor aquathlon estafet putri, aquathlon estafet putra, serta estafet campuran putra.
Raihan ini menjadi penopang penting dalam klasemen perolehan medali SEA Games 2025, sekaligus menunjukkan kekuatan Indonesia di nomor ketahanan.
Tak kalah membanggakan, emas juga datang dari rowing. Atlet Lamemo menjadi yang terbaik di nomor single putra, sementara tim quadruple putra Indonesia menambah emas dari nomor beregu.
Dari kickboxing, Rian Jeffre Lumban Batu menyumbang emas usai menaklukkan atlet Thailand di kelas 160 kg putra.
Medali Perak dan Perunggu Lengkapi Raihan Merah Putih
Selain emas, Indonesia juga mengoleksi banyak perak dan perunggu.
Di cabang atletik, Pandu Soekaria meraih perak nomor 3.000 meter halang rintang putra, sementara Silvanus Niken menyabet perak lempar lembing.
Odekta Elvina Naibaho turut menambah perunggu di nomor 10.000 meter putri.
Cabang menembak menyumbang sederet medali penting.
Vincentius Jaya Diningrat tampil gemilang dengan merebut emas nomor individual putra.
Sementara itu, Prabu Rakyan Raka, Sarah Ayu Tamaila, dan Putri Azizah Haryanto masing-masing meraih perak di nomor individual.
Di sektor beregu, tim voli putri Indonesia meraih perunggu, begitu juga tim estafet 4x100 meter putra atletik yang diperkuat Wahyu Setiawan, Fatah Siddiq Jailani, Bayik Kartanegara, dan Muhammad Zohri.
Jadwal Padat, 60 Medali Emas Diperebutkan
Masih pada hari Selasa, total 60 medali emas diperebutkan dari 15 cabang olahraga.
Cabang atletik menjadi yang terbanyak menyediakan emas dengan 12 nomor final.
Selain itu, angkat besi, kickboxing, rowing, anggar, hingga e-sports juga menjadi ladang potensial penambah medali Indonesia.
Dengan jadwal yang masih padat hingga akhir SEA Games Thailand 2025, peluang Indonesia untuk terus menambah emas tetap terbuka lebar.
Konsistensi atlet di cabang unggulan akan sangat menentukan posisi akhir Indonesia di klasemen.
Persaingan Ketat Hingga Akhir SEA Games
Melihat selisih yang masih cukup jauh dengan Thailand, Indonesia perlu menjaga tren positif untuk memperkecil jarak.
Namun, posisi Indonesia relatif aman dari kejaran Vietnam yang berada di peringkat ketiga.
Jika performa atlet tetap stabil dan sejumlah cabang andalan kembali menyumbang emas, bukan tidak mungkin klasemen perolehan medali SEA Games 2025 masih akan mengalami perubahan hingga hari terakhir pertandingan. ****
Editor : Dharaka R. Perdana