Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Megawati Hangestri Bikin Abondanza Naik Pitam, Spike Petirnya Hancurkan Blok Fenerbahce dan Antar Hyundai Hillstate Menang Dramatis

Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari • Minggu, 31 Mei 2026 | 16:51 WIB
Megawati Hangestri tampil menggila saat Hyundai Hillstate kalahkan Fenerbahce. Spike petirnya bikin Abondanza frustrasi. (Pinterest. com)
Megawati Hangestri tampil menggila saat Hyundai Hillstate kalahkan Fenerbahce. Spike petirnya bikin Abondanza frustrasi. (Pinterest. com)

JAKARTA - Nama Megawati Hangestri kembali menjadi sorotan setelah tampil luar biasa dalam laga uji coba pramusim antara Hyundai Hillstate dan raksasa voli Turki, Fenerbahce Medicana. Penampilan impresif pemain asal Indonesia itu disebut menjadi faktor utama kemenangan dramatis Hyundai Hillstate dengan skor 3-2.

Dalam pertandingan yang berlangsung sengit sejak set pertama, Megawati Hangestri menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu opposite hitter terbaik Asia. Spike keras, variasi serangan yang sulit ditebak, hingga kemampuannya menembus blok tinggi pemain Eropa membuat kubu Fenerbahce kewalahan.

Bahkan, pelatih Fenerbahce Marcelo Abondanza dikabarkan beberapa kali menunjukkan ekspresi frustrasi di pinggir lapangan saat melihat Megawati Hangestri terus-menerus menghasilkan poin penting untuk Hyundai Hillstate. Penampilan Megatron pun langsung menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta voli internasional.

Baca Juga: Megawati Hangestri Kembali Jadi Andalan Timnas Voli Putri Indonesia di SEA Games 2025, Mampukah Akhiri Kutukan Medali Perunggu?

Awal Laga Berjalan Ketat

Sejak peluit pertama dibunyikan, kedua tim langsung menurunkan kekuatan terbaik mereka. Fenerbahce yang dikenal sebagai salah satu klub elite Liga Turki tampil agresif dengan mengandalkan kekuatan blok dan servis keras.

Pada awal pertandingan, Hyundai Hillstate sempat kesulitan menembus rapatnya pertahanan tim asal Turki tersebut. Megawati juga mendapat pengawalan ketat dari para blocker lawan yang memiliki postur jauh lebih tinggi.

Meski begitu, pemain berjuluk Megatron itu perlahan menemukan ritme permainannya. Menjelang akhir set pertama, Hyundai mulai mampu membangun kombinasi serangan yang lebih efektif.

Baca Juga: Megawati Hangestri Menggila di Debut Proliga 2026, Jakarta Elektrik PLN Jadi Korban Perdana Megatron Bersama Pertamina Enduro

Salah satu momen penting terjadi ketika Megawati menerima umpan backset dan langsung melepaskan spike lurus yang menghujam garis lapangan. Bola meluncur sangat cepat hingga gagal diantisipasi pemain belakang Fenerbahce.

Meski akhirnya set pertama dimenangkan Fenerbahce dengan skor tipis 25-23, aksi Megawati mulai memberikan sinyal bahaya bagi tim tamu.

Megatron Mulai Menggila di Set Kedua

Memasuki set kedua, Hyundai Hillstate mengubah strategi permainan. Mereka mempercepat tempo serangan dan memaksimalkan transisi dari bertahan ke menyerang.

Baca Juga: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Liga Voli Korea 2026-2027 Diprediksi Berubah Total

Perubahan taktik tersebut langsung berdampak positif. Megawati menjadi target utama serangan dan berhasil memanfaatkan setiap peluang yang diberikan setter.

Pada kedudukan 12-11 untuk Hyundai, terjadi reli panjang yang menjadi salah satu momen terbaik pertandingan. Setelah bola berhasil diselamatkan dari area pertahanan, setter Hyundai mengirim umpan tinggi ke sisi kiri.

Megawati yang berada dalam posisi kurang ideal tetap mampu melompat tinggi dan menghantam bola dengan kekuatan penuh. Dua blocker Fenerbahce yang sudah membentuk tembok rapat tak mampu menghentikan serangan tersebut.

Baca Juga: Megawati Hangestri Menggila di Debut Proliga 2026, Jakarta Elektrik PLN Jadi Korban Perdana Megatron Bersama Pertamina Enduro

Bola mengenai tangan lawan dan keluar lapangan, menghasilkan poin penting bagi Hyundai Hillstate.

Setelah itu, Megawati terus mendulang angka melalui spike tajam dan serangan cepat yang sulit dibaca. Hyundai akhirnya merebut set kedua dengan skor 25-19 dan menyamakan kedudukan menjadi 1-1.

Abondanza Mulai Kehilangan Kesabaran

Dominasi Hyundai semakin terlihat pada set ketiga. Tim asal Korea Selatan tersebut berhasil mengontrol jalannya permainan melalui pertahanan solid dan distribusi bola yang efektif.

Baca Juga: Megawati Hangestri Resmi ke Hyundai Hillstate? Kang Sung Bongkar Kondisi Cedera dan Siapkan Duet Maut dengan Vanja Bukilik

Megawati menjadi pusat serangan Hyundai. Hampir setiap situasi krusial selalu berakhir dengan bola yang diarahkan kepadanya.

Pada kedudukan 18-15, Megawati menciptakan salah satu poin paling spektakuler. Berawal dari skema serangan back attack, ia melepaskan spike keras dengan sudut tajam yang menghantam lantai lapangan tepat di depan area pelatih Fenerbahce.

Momen tersebut disebut membuat Marcelo Abondanza terlihat frustrasi. Pelatih asal Italia itu beberapa kali memberikan instruksi keras kepada para pemainnya yang gagal mengantisipasi serangan Megawati.

Baca Juga: Megawati Hangestri Mengamuk di Final 4 Proliga 2026, Kim Yeon Koung dan Pyo Seung Ju Sampai Beri Komentar Mengejutkan

Hyundai pun menutup set ketiga dengan kemenangan meyakinkan 25-20.

Spike Monster Jadi Penentu Kemenangan

Fenerbahce sempat bangkit pada set keempat dan berhasil memaksakan pertandingan berlanjut ke set penentuan setelah menang 25-22.

Namun pada set kelima, Megawati kembali menunjukkan kelasnya sebagai pemain bintang.

Saat skor menunjukkan 10-10, Hyundai memperoleh peluang serangan melalui free ball. Setter langsung memberikan umpan matang kepada Megawati yang melakukan lompatan tinggi dari belakang garis serang.

Baca Juga: Megawati Hangestri dan Jordan Wilson Resmi Gabung Hyundai Hillstate, Liga Voli Korea 2026-2027 Diprediksi Berubah Total

Tiga pemain Fenerbahce mencoba membentuk blok rapat untuk menghentikannya. Namun Megawati tetap berhasil melepaskan spike keras yang menembus celah blok lawan.

Poin tersebut menjadi titik balik pertandingan. Hyundai semakin percaya diri dan terus menekan hingga akhirnya menutup set kelima dengan skor 15-12.

Kemenangan 3-2 atas Fenerbahce menjadi sinyal positif bagi Hyundai Hillstate menjelang musim baru. Sementara bagi Megawati Hangestri, performa gemilang ini semakin memperkuat statusnya sebagai salah satu pemain Asia paling berbahaya di level internasional saat ini.

Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari
#Hyundai Hillstate #Fenerbahce #Marcelo Abondanza #Megawati Hangestri #Liga Voli Korea