JAKARTA - Veda Ega Pratama Moto3 Mugello menjadi sorotan pada hari pertama rangkaian balapan Moto3 2026 di Sirkuit Mugello, Italia. Pembalap muda Indonesia itu berhasil menunjukkan peningkatan performa yang signifikan setelah mengalami kesulitan pada sesi latihan bebas pertama atau Free Practice (FP1).
Hasil impresif yang diraih Veda Ega Pratama Moto3 Mugello pada sesi practice membuat peluangnya untuk bersaing di barisan depan semakin terbuka. Pembalap Honda Team Asia tersebut sukses mengamankan tiket otomatis ke sesi kualifikasi kedua (Q2) setelah menembus posisi 10 besar.
Pencapaian ini menjadi kabar menggembirakan bagi para penggemar balap Indonesia. Pasalnya, Mugello dikenal sebagai salah satu sirkuit paling menantang dalam kalender Moto3 dengan karakter lintasan cepat dan banyak tikungan teknis yang membutuhkan konsentrasi tinggi dari para pembalap.
Awal Sulit Veda di Free Practice
Pada sesi Free Practice pertama, Veda Ega Pratama masih terlihat beradaptasi dengan kondisi lintasan Mugello. Cuaca yang berubah-ubah serta karakter sirkuit yang kompleks membuat pembalap asal Indonesia tersebut belum mampu menemukan performa terbaiknya.
Veda menuntaskan sesi FP1 di posisi ke-20 dengan catatan waktu terbaik 2 menit 12,954 detik. Hasil tersebut membuatnya tertinggal sekitar tiga detik dari pembalap tercepat pada sesi pembuka.
Meski demikian, hasil itu menjadi bahan evaluasi penting bagi tim dan pembalap. Veda memanfaatkan sesi latihan tersebut untuk memahami setiap sektor lintasan, termasuk karakter tikungan cepat dan perubahan grip yang terjadi akibat kondisi cuaca.
Adaptasi menjadi fokus utama karena Mugello memiliki sejumlah tikungan ikonik yang menuntut presisi tinggi. Kesalahan kecil dapat membuat pembalap kehilangan banyak waktu dalam satu putaran.
Performa Melonjak pada Sesi Practice
Perbaikan signifikan akhirnya terlihat pada sesi practice yang berlangsung setelah FP1. Veda Ega Pratama tampil jauh lebih percaya diri dan mampu meningkatkan kecepatan secara konsisten.
Pembalap Indonesia itu berhasil mencatatkan waktu terbaik 1 menit 56,305 detik. Catatan tersebut mengantarkannya finis di posisi kesembilan klasemen sesi practice.
Peningkatan performa yang ditunjukkan Veda menjadi salah satu kejutan positif pada hari pertama Moto3 Mugello. Dari posisi ke-20 pada FP1, ia berhasil melesat masuk ke jajaran 10 besar hanya dalam hitungan jam.
Keberhasilan itu sekaligus membuktikan kemampuan adaptasi yang dimiliki pembalap muda Indonesia tersebut dalam menghadapi tantangan lintasan baru.
Scott Ogden Jadi yang Tercepat
Sementara itu, posisi teratas sesi practice berhasil diamankan oleh pembalap Inggris Scott Ogden. Rider tersebut mencatatkan waktu tercepat 1 menit 55,812 detik.
Di belakang Ogden terdapat Marco Morelli yang menempati posisi kedua. Sementara posisi ketiga menjadi milik Adrian Fernandez yang juga tampil kompetitif sepanjang sesi.
Meski masih tertinggal sekitar 0,493 detik dari Ogden, hasil yang diraih Veda tetap dinilai sangat positif. Selisih tersebut masih memungkinkan untuk dipangkas pada sesi kualifikasi jika pengaturan motor dan strategi tim berjalan optimal.
Persaingan Moto3 sendiri dikenal sangat ketat karena perbedaan waktu antar pembalap sering kali hanya terpaut beberapa persepuluh detik saja.
Tiket Q2 Jadi Modal Berharga
Keberhasilan lolos langsung ke Q2 memberikan keuntungan besar bagi Veda Ega Pratama. Dengan menghindari sesi Q1, pembalap Honda Team Asia itu memiliki peluang lebih besar untuk memperebutkan posisi start terbaik pada balapan utama.
Start dari barisan depan menjadi faktor penting di Moto3 mengingat ketatnya persaingan sejak lap pertama. Posisi grid yang baik dapat membantu pembalap menghindari risiko terjebak di rombongan tengah.
Kini fokus Veda akan tertuju pada sesi kualifikasi yang dijadwalkan berlangsung Sabtu sore waktu Indonesia. Penampilan di Q2 akan menentukan posisi start yang akan digunakan pada balapan Moto3 Mugello 2026.
Dengan tren peningkatan yang ditunjukkan sepanjang hari pertama, peluang Veda untuk kembali mencatatkan hasil positif masih terbuka lebar. Para penggemar balap Indonesia pun berharap pembalap muda tersebut mampu melanjutkan performa impresifnya dan bersaing di kelompok terdepan saat balapan berlangsung pada Minggu nanti.
Editor : Muhammad Tafrihatu Zaidan Al Akhbari