TULUNGAGUNG- Hasil minor yang diraih tim sepak bola dan futsal Tulungagung di Porprov Jatim 2023 justru berbuah manis bagi sebagian pemain. Mereka dilirik klub untuk diajak bergabung setelah melihat permainan di ajang antarkabupaten tersebut.
Di antaranya, ada tiga pemain sepak bola tim porprov Tulungagung yang masuk di tim U-20 Borneo FC. “Kalau secara tim memang gagal di porprov kali ini. Tapi saya puas dengan penampilan secara individu,” ungkap ofisial Tim Porprov Askab PSSI Tulungagung, Rudy Iswahyudi, Jumat (6/10/2023).
Dia mengaku bahwa selain itu masih ada sejumlah pemain yang masuk divisi Liga 3 di klub PSS Sleman, di Persiba Bantul, dan PS Batang.
Dengan jumlah pemain tak sedikit di luar daerah, maka bisa dikatakan sangat potensial. Jadi, memang butuh langkah agar pemain-pemain berbakat ini bisa tetap di Tulungagung.
Langkah-langkah yang ditempuh dengan membuat akademi. Dengan begitu, bisa mengikuti Liga 3 dan pemain-pemain lokal bisa diberdayakan.
Misalnya, membuat yayasan dan akademi ini beriringan. Lantaran syarat mengikuti Liga 3 memang harus ada akademi. “Masih akan dirintis untuk kemajuan sepak bola Tulungagung,” tandasnya.
Dia berharap Askab PSSI Tulungagung bisa memiliki akademi dan tidak dimiliki individu. Itu agar persoalan tahun-tahun lalu dialami Perseta tidak terulang.
Dengan adanya akademi sebagai pola pembinaan secara berjenjang, maka ada stok pemain berbakat dari tahun ke tahun.
Bahkan, bisa jadi agen ketika ada pemain berbakat dan memberikan nilai lebih ketika ada transfer. “Bisa ada perlindungan untuk pemain, mudah melakukan deteksi, hingga pembuatan database,” tandas pria yang juga pengacara tersebut.
Baca Juga: Bupati Maryoto Janjikan Bonus Bagi Para Atlet Tulungagung yang Bawa Pulang Medali Porprov VIII
Dia menambahkan, tim futsal putra Tulungagung Porprov Jatim bisa melewati beberapa babak. Meski tidak mendapatkan medali, tetapi secara individu bisa menarik klub lain.
“Ada enam pemain ikut seleksi di klub Malang, di liga nasional futsal. Mereka (klub Malang) tertarik dengan pemain Tulungagung,” katanya.
Selain seleksi di tim Liga 1 futsal, dua pemain futsal Tulungagung bakal ikut PON di Aceh nanti. Dari situ, mereka diharapkan bisa berprestasi lagi.
Dia berharap berbagai prestasi atlet futsal yang rata-rata masih usia sekolah ini bisa memacu motivasi siswa lain. ”Kalau sarana futsal sudah banyak, tinggal bagaimana pembinaan dan kompetisi secara reguler untuk melatih mental,” pungkasnya.
Editor : Didin Cahya Firmansyah