Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Hasil Piala Soeratin U-17, Perseta 1970 Menang Lawan Madiun Putra, Meski dengan 10 Pemain, Begini Kata Pelatih

Didin Cahya Firmansyah • Jumat, 10 November 2023 | 00:59 WIB
SERU: Tim Perseta 1970 lawan Madiun Putra dilanjutan Piala Soeratin U-17 PSSI Jatim grup 12, di stadion Rejoagung, Kedungwaru, Tulungagung, Kamis (9/11/2023).
SERU: Tim Perseta 1970 lawan Madiun Putra dilanjutan Piala Soeratin U-17 PSSI Jatim grup 12, di stadion Rejoagung, Kedungwaru, Tulungagung, Kamis (9/11/2023).

TULUNGAGUNG- Dalam lanjutan Piala Soeratin U-17 PSSI Jawa Timur, digrup 12 di Stadion Rejoagung, Desa Rejoagung, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung, berlangsung ketat, Kamis (9/11/2023).

Di laga sore hari Piala Soeratin U-17 ini mempertemukan Perseta 1970 dan Madiun Putra.

Laga seru tersaji di Piala Soeratin U-17 ini antara kedua klub dari selatan Jawa Timur tersebut.

Saling adu serang di babak pertama bisa dilihat. Masing-masing tim menerapkan permainan tekanan tinggi.

Madiun Putra yang menggunakan kostum putih dan Perseta 1970 ini memakai kostum kuning, terlihat sama-sama ngotot dan mencuri poin.

Dari beberapa kali serangan, Perseta 1970 ini mendapatkan gol bunuh diri pemain Madiun Putra.

Kemelut di depan gawang Madiun Putra ini menghasilkan skor 0-1 untuk Perseta 1970.

Hasil babak pertama tersebut tetap skor 0-1 untuk Laskar Badai Selatan.

Di babak kedua, sebenarnya tim Madiun Putra bisa memiliki peluang.

Sebab pemain Perseta 1970 melakukan pelanggaran berat didepan gawang Madiun Putra. Sehingga wasit memberikan hadiah kartu merah.

Meski bermain dengan 10 orang, Perseta 1970 ini justru bisa mencetak gol. Gol kedua ini diawli dari pelanggaran di depan kotak pinalti Madiun Putra.

Tendangan bebas diambil pemain Perseta 1970 ini sangat keras dan penjaga gawang lawan tak bisa menangkap sempurna.

Muntahan bola langsung dicocor pemain Perseta 1970 dan membuahkan gol.

Tertinggal 2 gol dan pemain lawan tinggal tersisa 10, sebenarnya Madiun Putra terus menggedor pertahanan Perseta 1970.

Hingga peluit babak kedua dibunyikan wasit, skor 2-0 masih belum berubah.

Pelatih Perseta 1970 M. Wahyudi mengaku, tim asuhannya bermain dengan baik. Instruksi yang diberikan dijalankan pemain di lapangan.

Di babak pertama pemain Perseta 1970 ini memang melakukan tekanan tinggi, sehingga membuat pertahanan lawan kocar- kacir.

Baca Juga: Soekarno Cup Liga Kampung 2023 Dihelat, 3 Pemain Legenda Indonesia Ini Turut Ramaikan
Di babak kedua, menurunkan tempo serangan, sebab sudah bermain dengan 10 orang.

"Para pemain sudah bermain maksimal, jadi tinggal menunggu pertandingan terakhir lawan Persiga Trenggalek," katanya.

Dia mengaku, dipertandingan pertama lawan Akor FC Jombang dengan hasil imbang 1-1.
"Mudah-mudahan pertandingan terakhir raih tiga poin," ungkapnya.

Dia menambahkan, persiapan Perseta 1970 ini sangat mepet atau hanya seminggu. Namun hasil di lapangan tidak mengecewakan.

Editor : Didin Cahya Firmansyah
#Perseta 1970 #tulungagung #pssi jatim #piala soeratin u - 17 #madiun putra