Manajer Pep Guardiola mengatakan masa kejayaan Manchester City telah berakhir usai juara bertahan Liga Primer Inggris itu tersingkir dari Liga Champions pada Kamis (20/2), dengan kekalahan agregat 6-3 yang memalukan dari Real Madrid di babak knockout playoff.
Hat-trick Kylian Mbappe membawa juara bertahan itu ke babak 16 besar dan membuat tim Guardiola semakin menderita di musim yang buruk menurut standar mereka, saat mereka juga terpaut 17 poin dari pemuncak klasemen Liga Primer di posisi keempat.
Baca Juga: Red Sparks Takluk di Pekan Ke-29 V-League, Megawati Hangestri Cs Gagal Rebut Posisi Kedua Klasemen
"Kami luar biasa luar biasa di masa lalu, tetapi tidak lagi," kata Guardiola dalam konferensi pers pada hari Rabu.
"Kami akan punya waktu untuk berpikir tentang membangun kembali. Mudah untuk mengambil kesimpulan seperti itu sekarang," tambahnya.
“Setelah kekalahan 3-1 di Madrid menambah kekalahan kandang 3-2 di leg pertama. "Kekalahan di kandang sendiri sulit diterima dan kekalahan ini bahkan lebih sulit lagi. Namun, Real Madrid sangat bagus dan kami tahu itu. Pada waktunya, kami semua akan menerima keadaan apa adanya,” lanjut Pep.
Baca Juga: Jadwal dan Lokasi Gelaran MotoGP 2025: 3-5 Oktober di Mandalika
"Namun, sekarang kami masih memiliki 14 pertandingan lagi hingga akhir musim dan kami akan menghadapinya sebagaimana mestinya. Mari kita pikirkan Liga Primer dan Piala FA. Kami akan mencoba untuk kembali ke kompetisi ini musim depan." tandasnya.
Editor : Aditya Yuda Setya Putra