Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pegang 83 Persen Bola, Indonesia U-23 Harus Puas Berbagi Angka dengan Laos U-23, Tanggapan Gerald Vanenburg Mengejutkan

Andhika Dwi Pangestu • Kamis, 4 September 2025 | 18:00 WIB

Indonesia U-23 vs Laos U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Dominasi hampa gol. (youtube)
Indonesia U-23 vs Laos U-23 di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 Dominasi hampa gol. (youtube)

RADAR TULUNGAGUNG - Indonesia U-23 vs Laos U-23 menjadi laga pembuka Grup J Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 yang berlangsung penuh drama pada Rabu (3/9/2025) malam WIB.

Sayangnya, pertandingan Indonesia U-23 vs Laos U-23 malam tadi Garuda Muda harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 0-0 oleh tim lawan di Stadion Gelora Delta, Sidoarjo, Jawa Timur.

Hasil ini membuat Timnas Indonesia U-23 gagal menggeser posisi Korea Selatan U-23 yang kokoh di puncak klasemen sementara grup.

Dominasi penguasaan bola Timnas Indonesia U-23 vs Laos U-23 sangat terlihat sepanjang pertandingan, namun penyelesaian akhir menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi Gerald Vanenburg dan anak asuhnya.

Pelatih bahkan mengakui bahwa timnya bermain kurang optimal meski Laos juga tidak tampil bagus.

Jalannya Pertandingan berjalan Tanpa Gol Sejak awal peluit dibunyikan, Timnas Indonesia U-23 langsung tebar serangan intensif.

Sejumlah peluang emas didapat, bahkan gol Rayhan Hannan pada menit kelima dianulir karena Jens Raven lebih dahulu terjebak offside.

Meskipun begitu, Garuda Muda terus menekan dengan tendangan keras Dony Tri Pamungkas yang berhasil ditepis kiper Laos U-23 yang tampil ciamik.

Laos U-23 sesekali mencoba membangun serangan balik, namun upaya mereka mudah dihentikan oleh Cahya Supriadi.

Hingga akhir babak pertama dan kedua, upaya Arkhan Fikri, Jens Raven, dan Toni Firmansyah gagal menembus rapatnya pertahanan Laos, menjaga skor tetap 0-0 hingga peluit panjang dibunyikan.

Baca Juga: Berbeda 180 Derajat, Zaman Dulu Warna Pink Identik dengan Pria Sedangkan Biru Identik dengan Wanita, Begini Penjelasannya

Analisis Statistik

Meskipun banjir tembakan, akurasi Timnas Indonesia U-23 masih minim. Hal tercermin jelas dari statistik pertandingan yang ada.

Penguasaan bola mencapai 83 persen berbanding 17 persen milik Laos U-23, sebuah angka yang menunjukkan kendali penuh atas permainan

Garuda Muda melepaskan total 25 tembakan sepanjang pertandingan, namun hanya dua yang mengarah ke gawang, menunjukkan masalah akurasi yang signifikan.

Sebaliknya, Laos U-23 sangat kesulitan mengancam gawang Indonesia, hanya mampu melepaskan satu tembakan tanpa ada yang tepat sasaran.

Timnas Indonesia U-23 juga menciptakan 15 peluang, sementara Laos U-23 tidak memiliki catatan peluang sama sekali karena sering melakukan kesalahan di fase akhir serangan.

Dalam aspek disiplin, Indonesia U-23 berhasil menjaga kesabaran dan tidak menerima satu pun kartu kuning, berbeda dengan Laos U-23 yang diganjar tujuh kartu kuning dari wasit.

Reaksi Pelatih dan Pemain

Kekecewaan dan Evaluasi Mendesak Hasil imbang ini tentu saja memicu kekecewaan mendalam dari kubu Garuda Muda. Pelatih Gerald Vanenburg, asal Belanda, secara terbuka menyatakan bahwa timnya "seperti tim yang tidak siap" menghadapi laga tersebut.

Ia bahkan menyebut bahwa meskipun Laos bermain kurang bagus, Indonesia tampil lebih buruk. Vanenburg secara spesifik menyoroti buruknya penyelesaian akhir yang menjadi biang kegagalan timnya mencetak gol.

Bek muda Kadek Arel juga mengungkapkan kekecewaannya. "Kami harus mengubah keadaan ini," ujarnya, menekankan pentingnya evaluasi dan perbaikan untuk pertandingan selanjutnya.

Pemain depan Rafael Struick turut mengakui bahwa kegagalan meraih kemenangan adalah "kesalahan kami".

Baca Juga: Siswa MTsN 3 Tulungagung Semakin Melek dalam Literasi Media. Hal Ini yang Mereka Dapatkan di Diklat Jurnalistik

Pernyataan ini menegaskan bahwa seluruh tim menyadari adanya kekurangan yang harus segera dibenahi.

Posisi Klasemen dan Tantangan Mendatang Dengan satu poin dari hasil imbang ini, Timnas Indonesia U-23 kini berada di bawah Korea Selatan U-23 di Grup J.

Korea Selatan U-23 kokoh di puncak dengan tiga poin setelah berhasil menang telak 5-0 atas Makau U-23 pada sore harinya.

Guna lolos ke putaran final Piala Asia U-23 2026, Gerald Vanenburg menekankan bahwa timnya wajib mengalahkan Makau dan Korea Selatan di pertandingan berikutnya.

Rekam Jejak Pertemuan dan Harapan di Bawah Vanenburg Laos U-23 bukanlah lawan asing bagi Timnas Indonesia U-23, dengan rekam jejak pertemuan yang cukup panjang di berbagai turnamen Asia Tenggara.

Dalam lima pertemuan terakhir sebelum laga ini, Indonesia U-23 umumnya dominan. Garuda Muda pernah melibas Laos U-23 dengan skor 4-0 di SEA Games 2019, 3-0 di Asian Games 2018, dan 3-0 di friendly match 2013.

Namun, Laos U-23 juga pernah menorehkan kemenangan tipis 3-2 di friendly match 2011 dan 2-0 di SEA Games 2009, menegaskan bahwa mereka tetap lawan yang patut diwaspadai.

Kondisi Laos U-23 sendiri dinilai belum konsisten, terlihat dari posisi terbawah mereka di Grup B Piala AFF U-23 2025 lalu, di mana Indonesia menjadi runner-up.

Baca Juga: Anda Cenderung Introvert, Begini Tanda dan Penyebabnya

Timnas Indonesia U-23 memiliki ambisi besar di Kualifikasi Piala Asia U-23 2026 ini, mengingat pada edisi sebelumnya mereka berhasil menembus semifinal di bawah Shin Tae-yong.

Kini, di bawah arahan pelatih asal Belanda, Gerald Vanenburg, dengan dukungan pemain seperti Rafael Struick, Jens Raven, Salim Tuharea, dan Ricky Pratama, harapan publik untuk mencapai prestasi lebih tinggi sangat besar.

Namun, masalah produktivitas lini depan, yang sempat bergantung pada gol melawan tim lemah Brunei Darussalam di Piala AFF, masih menjadi pekerjaan rumah serius.

Dengan dua laga sisa yang krusial, Timnas Indonesia U-23 harus segera menemukan formula terbaik untuk memastikan langkah mereka menuju putaran final. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#sidoarjo #piala asia u 23 #Indonesia U 23 vs Laos U 23 #imbang