RADAR TULUNGAGUNG - MotoGP San Marino 2025 segera menjadi ajang balap paling dinanti, menjanjikan tontonan seru dengan potensi pertarungan sengit di lintasan terutama bagi Marc Marquez.
Semua mata tertuju pada Marc Marquez, pembalap Ducati Lenovo, yang mengincar momen kebangkitan setelah hasil kurang memuaskan di seri sebelumnya dan siap menegaskan dominasinya di MotoGP San Marino.
Sirkuit Misano di San Marino akan menjadi saksi bisu dari gelaran akbar MotoGP San Marino 2025 dan Marc Marquez yang dijadwalkan berlangsung dari 12 hingga 14 September.
Setelah balapan ketat di Catalunya, para pembalap MotoGP kini bersiap menghadapi seri berikutnya yang sangat krusial ini.
Sorotan utama memang diarahkan kepada pembalap Tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, yang baru saja mengalami kekalahan di seri Catalunya pada akhir pekan lalu.
Kekalahan tersebut menghentikan tren kemenangan beruntun Marquez yang sudah berjalan selama tujuh seri, memaksanya puas finis di posisi kedua setelah dikalahkan oleh adiknya sendiri, Alex Marquez.
Meskipun demikian, posisi Marquez di puncak klasemen masih sangat aman dengan selisih 182 poin dari Alex, menunjukkan dominasi yang kuat sepanjang musim ini.
Kekalahan di Catalunya ini menjadi motivasi besar bagi Marc Marquez untuk kembali meraih kemenangan dan menegaskan dominasinya di Misano.
Sirkuit Misano sendiri memiliki kenangan manis bagi pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Marquez memegang rekor sebagai pembalap dengan kemenangan terbanyak di sana, yakni total tujuh kali kemenangan di berbagai kelas.
Rinciannya, ia meraih empat kemenangan di kelas MotoGP pada tahun 2015, 2017, 2019, dan 2024, dua kemenangan di kelas Moto2 pada 2011 dan 2012, serta satu kemenangan di kelas 125cc pada 2010.
Bahkan, pada gelaran MotoGP San Marino 2024, saat masih memperkuat Gresini Racing dan menggunakan Ducati Desmosedici GP23, ia berhasil memenangkan balapan di sirkuit ini.
Dengan performa yang sedang "on fire" di musim 2025 ini, Marquez berpeluang besar menambah koleksi kemenangannya dan mempertegas statusnya sebagai raja Sirkuit Misano.
Ia juga menyatakan bahwa Misano adalah trek yang lebih cocok dengan gaya balapnya dan ia tidak sabar untuk kembali ke lintasan.
Seri MotoGP San Marino 2025 ini memiliki makna penting karena bisa menjadi penentu nasib Marc Marquez guna memastikan gelar juara dunia pada MotoGP Jepang 2025 di Sirkuit Motegi pada 28 September nanti.
Awalnya, seri ini sejatinya bisa menjadi "match point" bagi Marquez untuk mengunci gelar juara MotoGP musim ini. Namun, lantaran kalah dari Alex Marquez pada MotoGP Catalunya pekan lalu, Marquez gagal meraih match point di Misano.
Oleh karena itu, apabila ia berhasil memenangkan MotoGP San Marino 2025, The Baby Alien akan meraih match point dan bisa mengunci gelar juara pada balapan berikutnya di MotoGP Jepang.
Kekalahan Marquez di MotoGP Catalunya lalu menunjukkan bahwa, meskipun tampil mengesankan, ia tidak sepenuhnya sempurna dan ada pembalap lain yang bisa menjegalnya.
Alex Marquez sendiri juga memiliki kans besar untuk menang dalam sprint race MotoGP Catalunya jika tidak mengalami insiden.
Meskipun Misano bersahabat dari sisi hasil, MotoGP San Marino juga selalu menghadirkan atmosfer yang kurang mengenakkan bagi Marc Marquez, di mana ia sering mendapat cemoohan dari penonton.
Penyebabnya tak lain adalah rivalitasnya dengan "home hero" Valentino Rossi. Bahkan pada edisi tahun lalu, cemoohan dari penonton sampai membuat Manajer Tim Ducati, Davide Tardozzi, marah.
Ia mengingatkan bahwa Marquez bagaimanapun juga adalah pembalap Ducati, tim pabrikan asal Italia. Namun, pembalap asal Spanyol itu sendiri tidak terpengaruh dengan cemoohan publik Misano.
Ia bahkan menegaskan akan mendedikasikan balapan MotoGP San Marino untuk semua penggemar Ducati di Italia.
Selain Marquez bersaudara, kubu lain yang bakal tertantang di MotoGP San Marino 2025 adalah tim Pertamina Enduro VR46.
Misano sejatinya disebut sebagai "kandang" Valentino Rossi. Oleh sebab itu, tim VR46 melalui Fabio Di Giannantonio dan Franco Morbidelli dipercaya tidak ingin melepas balapan nanti begitu saja kepada duo Marquez tanpa memberikan perlawanan sengit.
Dari catatan tahun-tahun sebelumnya, nama-nama seperti Francesco Bagnaia juga patut diwaspadai, mengingat ia pernah merebut pole position dan memecahkan catatan waktu tercepat di MotoGP San Marino 2024.
Bahkan saat masih merasakan sakit akibat kecelakaan di Aragon. Jorge Martin juga menunjukkan performa impresif di San Marino sebelumnya, berhasil menjadi juara sprint race dan unggul di tikungan kiri, serta memenangkan balapan utama.
Pembalap seperti Marco Bezzecchi juga pernah menunjukkan kecepatan, meskipun motornya sempat bermasalah di sprint race.
Baca Juga: Kemenangan Timnas Indonesia U23 Atas Korea Selatan Harga Mati, Imbang atau Kalah Otomatis Tersingkir
Jadwal Lengkap MotoGP San Marino 2025 adalah sebagai berikut:
Jumat, 12 September
- FP1 Moto3: 14:00-14:35 WIB
- FP1 Moto2: 14:50-15:30 WIB
- FP1 MotoGP: 15:45-16:30 WIB
- Practice Moto3: 18:15-18:50 WIB
- Practice Moto2: 19:05-19:45 WIB
- Practice MotoGP: 20:00-21:00 WIB
Sabtu, 13 September
- FP2 Moto3: 13:40-14:10 WIB
- FP2 Moto2: 14:25-14:55 WIB
- FP2 MotoGP: 15:10-15:40 WIB
- Q1 MotoGP: 15:50-16:05 WIB
- Q2 MotoGP: 16:15-16:30 WIB
- Q1 Moto3: 17:45-18:00 WIB
- Q2 Moto3: 18:10-18:25 WIB
- Q1 Moto2: 18:40-18:55 WIB
- Q2 Moto2: 19:05-19:20 WIB
- Sprint Race MotoGP San Marino (13 lap): 20:00 WIB
Minggu, 14 September
- Race Moto3: 16:00 WIB
- Race Moto2: 17:15 WIB
- Race MotoGP San Marino (27 lap): 19:00 WIB
Dengan semua elemen yang ada, mulai dari rekor Marc Marquez yang mengesankan di Misano, peluangnya untuk meraih match point juara dunia, hingga persaingan ketat dari pembalap lainnya serta atmosfer unik di "kandang" Rossi.
MotoGP San Marino 2025 di Sirkuit Misano dipastikan akan menyajikan drama dan aksi balap yang tak terlupakan bagi para penggemar kecepatan di seluruh dunia.
termasuk di Tulungagung. Semua mata akan tertuju pada Misano untuk menyaksikan apakah Marc Marquez dapat kembali ke jalur kemenangan dan semakin mendekatkan diri pada gelar juara dunia musim ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana