RADAR TULUNGAGUNG - Pasangan ganda campuran Indonesia Adnan Maulana / Indah Cahya Sari Jamil atau yang akrab disebut Adnan Indah harus mengubur mimpi melaju ke final Hong Kong Open 2025.
Langkah mereka terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil China, Guo Xin Wa / Chen Fang Hui, dengan skor straight game 18-21, 12-21.
Secara otomatis Indonesia pulang dengan tangan hampa dari turnamen Super 500 tersebut karena hanya pasangan ini yang melaju hingga fase semi final.
Pada set pertama, Adnan Indah sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat. Mereka sempat unggul di awal gim dengan variasi serangan cepat dan permainan net Indah yang cukup konsisten.
Baca Juga: Usai Juara Macau Open 2025, Alwi Farhan Berpotensi Jadi Tulang Punggung Indonesia
Namun, pasangan China perlahan bangkit dengan smes tajam serta pertahanan rapat. Duel reli panjang membuat Adnan Indah kehilangan fokus di poin-poin kritis, sehingga mereka harus menyerah 18-21.
Memasuki set kedua, dominasi Guo / Chen semakin terasa. Serangan balik cepat dari pasangan China membuat Adnan Indah sering tertekan dan gagal mengembangkan pola permainan.
Baca Juga: Indonesia Kirim Tiga Wakil ke Perempat Final Hong Kong Open 2025, Siap Rebut Tiket Semifinal
Beberapa kali kesalahan sendiri dari Adnan Indah semakin memperlebar jarak poin. Hingga akhirnya, mereka tak mampu mengejar dan harus menutup gim kedua dengan kekalahan 12-21.
Kekalahan ini membuat Adnan Indah gagal melangkah ke final, namun pencapaian mereka di semifinal Hong Kong Open 2025 tetap menjadi modal penting untuk menambah pengalaman dan memperbaiki performa di turnamen berikutnya.
Perjalanan Adnan Indah di Hong Kong Open 2025
Babak Pertama (Round of 32)
Adnan Indah membuka turnamen dengan kemenangan meyakinkan atas pasangan Amerika Serikat, Presley Smith / Jennie Gai. Dalam laga ini, mereka tampil dominan dengan menguasai tempo permainan sejak awal.
Kombinasi smes keras Adnan dan permainan net Indah membuat lawan kesulitan mencari celah. Hasil ini mengantarkan mereka dengan mulus ke babak 16 besar.
Babak 16 Besar
Tantangan lebih berat datang saat berhadapan dengan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh / Supissara Paewsampran.
Gim pertama berjalan ketat karena lawan mengandalkan reli panjang dan pertahanan rapat. Namun, Adnan Indah mampu menjaga fokus dan memanfaatkan kesempatan menyerang untuk membalikkan keadaan.
Dengan strategi yang lebih variatif, mereka berhasil menutup laga dan melangkah ke perempat final.
Perempat Final
Di perempat final, Adnan Indah bertemu pasangan unggulan kelima sekaligus wakil tuan rumah, Tang Chun Man / Tse Ying Suet. Laga berlangsung dramatis hingga rubber game.
Gim pertama dikuasai penuh oleh pasangan Hong Kong yang menang 13-21. Namun, pada gim kedua, Adnan Indah bangkit dengan semangat tinggi.
Indah beberapa kali memenangkan duel netting krusial, sementara Adnan mengunci poin lewat smes tajam, hingga menutup gim kedua dengan skor 21-19.
Gim penentuan makin menegangkan, tetapi mental juara ditunjukkan keduanya dengan menutup laga 21-18. Kemenangan ini membawa mereka ke semifinal, sebuah capaian yang cukup mengejutkan.
Semifinal
Langkah Adnan Indah akhirnya terhenti di babak semifinal setelah kalah dari wakil China, Guo Xin Wa / Chen Fang Hui.
Pada gim pertama, mereka sempat memberikan perlawanan ketat dan hanya kalah tipis 18-21. Sayangnya, di gim kedua, dominasi lawan semakin terlihat. Kesalahan sendiri yang cukup banyak membuat mereka tertinggal jauh dan kalah 12-21. ****
Editor : Dharaka R. Perdana