Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Thuram Gemilang! Inter Milan Kalahkan Ajax 2-0, Awali Liga Champions dengan Kemenangan Meyakinkan

Andhika Dwi Pangestu • Kamis, 18 September 2025 | 18:39 WIB

Thuram cetak dua gol! Inter Milan tekuk Ajax 2-0 di Champions League. Buka kampanye Eropa dengan mulus (instagram/ inter)
Thuram cetak dua gol! Inter Milan tekuk Ajax 2-0 di Champions League. Buka kampanye Eropa dengan mulus (instagram/ inter)

RADAR TULUNGAGUNG - Marcus Thuram menjadi sorotan utama setelah mencetak dua gol yang krusial, mengantar Inter Milan meraih kemenangan 2-0 melawan Ajax Amsterdam dalam pertandingan pembuka Liga Champions musim ini.

Dua gol sundulan Thuram, yang terjadi di kedua sisi jeda babak, menunjukkan ketajaman lini serang Nerazzurri dan peran krusialnya dalam pertandingan tersebut.

Performa impresif ini melanjutkan rekor gol Thuram yang cemerlang di awal musim, di mana ia telah mencatatkan lima gol dalam empat pertandingan di semua kompetisi.

Pertandingan Liga Champions antara Ajax Amsterdam dan Inter Milan berlangsung pada Rabu, 17 September 2025, malam waktu setempat atau Kamis, 18 September 2025, dini hari WIB, di Johan Cruijff ArenA, Amsterdam.

Baca Juga: Martinelli dan Trossard Penentu Kemenangan Arsenal Atas Athletic Bilbao dalam Laga Pembuka Liga Champions

Inter Milan, yang berstatus finalis musim lalu, memulai kampanye Liga Champions mereka dengan hasil yang meyakinkan.

Sejak peluit awal dibunyikan, tim tamu langsung menunjukkan agresivitasnya. Inter menciptakan dua percobaan berbahaya di menit pertama melalui Federico Dimarco dan Marcus Thuram, namun bola masih mampu dihalau dengan baik oleh kiper Ajax, Vitezslav Jaros.

Setelah awal yang cepat tersebut, pertandingan berjalan sangat alot, dengan kedua tim kesulitan menciptakan peluang berarti dari skema permainan terbuka hingga menit ke-30.

Thuram kembali mengancam gawang Ajax di menit ke-32 dengan tembakan menyilang mendatar yang sayangnya melebar tipis di sisi gawang.

Baca Juga: Dua Gol Injury Time Selamatkan Kekalahan Juventus dari Dortmund di Pekan Pertama Liga Champions, Laga Berkesudahan 4-4

Sebuah momen krusial terjadi di menit ke-33 ketika Inter sempat mendapatkan hadiah penalti setelah Thuram dijatuhkan oleh bek tuan rumah, Youri Baas, di dalam kotak terlarang.

Namun, petugas Video Assistant Referee (VAR) meminta wasit Michael Oliver untuk meninjau ulang insiden tersebut.

Setelah peninjauan, penalti dibatalkan karena Thuram terbukti lebih dulu melakukan pelanggaran dengan menarik jersey Baas.

Tepat sebelum jeda babak pertama, Ajax melewatkan peluang emas untuk membuka keunggulan.

Winger muda mereka, Mika Godts, yang berusia 20 tahun, mendapatkan kesempatan satu lawan satu dengan kiper Inter, Yann Sommer, setelah menerima umpan terobosan dari Oliver Edvardsen.

Sayangnya, sepakan Godts terlalu lemah dan dengan brilian berhasil diselamatkan oleh Sommer, yang merupakan satu-satunya kesempatan jelas bagi Ajax sepanjang laga.

Baca Juga: FIA Resmi Rilis Kalender Balap Formula 1 2026, Kalender 24 Seri Siap Guncang Sirkuit Global, Australia Jadi Pembuka!

Kegagalan Ajax memanfaatkan peluang tersebut langsung dihukum oleh Inter hanya dua menit berselang.

Di menit ke-42, Thuram berhasil memecah kebuntuan dengan sundulan kepalanya yang menyambut umpan sepak pojok dari Hakan Çalhanoğlu.

Gol ini membawa Inter unggul 1-0 dan skor tersebut bertahan hingga babak pertama berakhir.

Memasuki babak kedua, Inter Milan tidak menyia-nyiakan waktu. Ketika babak kedua baru berjalan satu menit, tepatnya di menit ke-47, Thuram kembali menunjukkan insting mencetak golnya.

Baca Juga: Merah Putih Berjaya di Vietnam Open 2025, Marwan Faza/Aisyah Salsabila Rebut Gelar Juara Sektor Ganda Campuran

Lagi-lagi, ia mencetak gol melalui sundulan kepala yang memanfaatkan umpan sepak pojok dari Hakan Çalhanoğlu, menggandakan keunggulan Inter menjadi 2-0.

Dua gol dari Thuram ini membuktikan bahwa ia telah menjaga performa terbaiknya di awal musim, dengan total lima gol dalam empat pertandingan di semua kompetisi.

Kemenangan ini menjadi awal yang sempurna bagi Inter Milan di fase grup Liga Champions, sekaligus menghapus memori kekalahan telak mereka di final musim lalu dari Paris St-Germain.

Meskipun terjadi perubahan di kursi kepelatihan dengan Simone Inzaghi digantikan oleh Cristian Chivu, pelatih baru tersebut berhasil mempertahankan delapan pemain dari skuad yang tampil di final empat bulan sebelumnya.

Baca Juga: Kiromal Katibin Tahbiskan Diri Jadi Raja Panjat Tebing Dunia Nomor Kecepatan, Segel Peringkat 1 Speed IFSC 2025

Chivu juga memiliki ikatan emosional dengan Ajax, mengingat ia pernah berseragam klub Belanda tersebut di awal tahun 2000-an bersama pelatih Ajax saat ini, John Heitinga.

Secara keseluruhan, Inter menunjukkan penampilan yang cair dan percaya diri. Performa bintang Thuram sangat menonjol, terutama mengingat absennya striker sekaligus kapten tim, Lautaro Martinez, yang berada di bangku cadangan karena masalah punggung.

Statistik pertandingan menunjukkan bahwa Ajax sebenarnya mendominasi penguasaan bola dengan 56.4% berbanding 43.6% milik Inter.

Namun, Inter jauh lebih efektif dalam menciptakan peluang, melepaskan total 14 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran, sementara Ajax hanya melepaskan 7 tembakan dengan 2 tepat sasaran.

Baca Juga: Jadwal Liga Champions Malam Ini: Real Madrid, Juventus, Arsenal, Chelsea, dan Liverpool Siap Saling Sikut

Inter juga lebih banyak melakukan sentuhan di dalam kotak penalti lawan (29 berbanding 14) dan mendapatkan lebih banyak tendangan sudut (5 berbanding 3).

Kemampuan Inter mencetak gol dari situasi bola mati, seperti dua gol sundulan Thuram dari sepak pojok, bukan hal baru. Musim lalu, Inter merupakan tim yang paling banyak mencetak gol dari umpan silang di Liga Champions, menyumbang 27% dari total gol mereka.

Untuk disiplin permainan, Ajax melakukan 15 pelanggaran, sementara Inter 17. Ajax menerima satu kartu kuning (Youri Baas di menit 73'),

sedangkan Inter menerima dua kartu kuning (Marcus Thuram di menit 17' dan H. Mkhitaryan di menit 67'). Kiper Inter, Yann Sommer, melakukan dua penyelamatan krusial, sementara kiper Ajax, Vitezslav Jaros, membuat tiga penyelamatan.

Baca Juga: Bukan Soal Kaki, tapi Nafas! Inilah Kunci Sukses Lari Jarak Jauh agar Tidak Mudah Lelah

Hakan Çalhanoğlu dinobatkan sebagai "Player of the match" dengan rata-rata rating 8.00, berkat dua assistnya untuk Thuram, sementara Thuram sendiri mendapatkan rating 7.47.

Kemenangan ini menempatkan Inter Milan di posisi kelima klasemen Liga Champions dengan tiga poin penuh, sejajar dengan tim-tim kuat lainnya seperti Paris Saint-Germain, Union Saint-Gilloise, Bayern Munich, dan Arsenal. Di sisi lain, Ajax harus puas berada di posisi ke-34 tanpa poin.

Secara head-to-head, Inter Milan memiliki catatan impresif melawan tim-tim dari Belanda di Liga Champions, tidak terkalahkan dalam 12 pertandingan (9 kemenangan, 3 seri).

Baca Juga: Mengenal Panjat Tebing, Olahraga yang Mengantar Indonesia Pecahkan Rekor Dunia

Sebaliknya, Ajax belum pernah meraih kemenangan dalam empat pertandingan Liga Champions mereka melawan Inter Milan (1 seri, 3 kekalahan).

Setelah pertandingan perdana ini, Inter Milan akan melanjutkan perjalanan mereka di Liga Champions dengan menjamu Slavia Praha di San Siro pada Selasa, 30 September

Sementara itu, Ajax Amsterdam akan melakoni laga tandang ke markas Olympique Marseille di Prancis pada malam yang sama.

Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Inter untuk menghadapi tantangan berikutnya di kompetisi paling bergengsi antarklub Eropa. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Thuram #inter milan #ajax #liga champions