Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Akhiri Puasa Gelar BWF Tour, Jonatan Christie Rebut Gelar Juara Korea Open 2025, Setelah Kalahkan Anders Antonsen

Andhika Dwi Pangestu • Senin, 29 September 2025 | 20:41 WIB

Jonatan Christie juara Korea Open 2025 usai taklukkan Anders Antonsen lewat laga sengit tiga gim (instagram/badminton ina)
Jonatan Christie juara Korea Open 2025 usai taklukkan Anders Antonsen lewat laga sengit tiga gim (instagram/badminton ina)

RADAR TULUNGAGUNG – Pebulu tangkis tunggal putra kebanggaan Indonesia, Jonatan Christie, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih gelar juara di ajang Korea Open 2025.

Dalam partai final yang berlangsung sengit pada Minggu (28/9/2025), Jonatan Christie tampil penuh determinasi untuk menundukkan wakil Denmark, Anders Antonsen.

Kemenangan ini menjadi sangat emosional dan penting bagi Jonatan Christie, karena ini merupakan gelar perdananya di level BWF World Tour Super 500 sepanjang musim 2025.

Pertandingan final yang digelar di Suwon Gymnasium, Korea Selatan, pada Minggu siang WIB, menyajikan duel sengit yang menguji mental dan stamina.

Baca Juga: Borneo FC Jinakkan Macan Kemayoran 3-1, Pesut Etam Makin Kokoh di Puncak Klasemen BRI Super League

Jonatan, yang akrab disapa Jojo, harus berjuang melalui pertarungan tiga gim yang penuh drama selama 1 jam 15 menit atau 75 menit.

Pada akhirnya, pemain kelahiran Jakarta itu sukses mengalahkan rival sengitnya dengan skor akhir 21-10, 15-21, dan 21-17.

Gelar ini sekaligus memutus "puasa gelar" turnamen BWF World Tour yang dialami Jojo sejak kemenangannya di All England 2024.

Kemenangan di Korea Open 2025 ini juga menjadi penebus atas kegagalan yang ia alami di beberapa turnamen sebelumnya, di mana ia sering terhenti di babak-babak awal.

Baca Juga: Arsenal Epic Comeback di St James Park, Tempel Ketat Liverpool di Puncak Klasemen Liga Inggris

Lebih istimewa lagi, ini merupakan gelar pertama yang diraih Jojo setelah memutuskan untuk mundur dari pelatnas.

Jalannya Laga Final yang Mendebarkan

Sejak awal pertandingan, duel antara Jonatan yang merupakan unggulan keempat dan Antonsen sebagai unggulan teratas sudah menyajikan tensi tinggi.

Pada gim pertama, Jonatan langsung mendapat tekanan dari Antonsen, namun ia mampu memberikan perlawanan sengit hingga terjadi kejar-kejaran angka dengan skor imbang 5-5.

Setelah itu, Jonatan berhasil keluar dari tekanan dan menemukan ritme permainannya. Dengan permainan agresif, smes-smes menyilang yang tajam, serta penempatan bola yang cerdas, ia mulai mendominasi laga.

Baca Juga: Marc Márquez Siap Tampil di Mandalika sebagai Juara, Sambut MotoGP Indonesia 2025 dengan Antusias

Momentum semakin berpihak pada Jonatan setelah Antonsen sempat meminta perawatan medis di awal gim karena luka di sikunya, sebuah insiden yang tampaknya mengganggu fokus pemain Denmark tersebut.

Tanpa menyia-nyiakan kesempatan, Jonatan terus melaju dan unggul 11-7 di interval gim pertama.

Usai jeda, pemain nomor enam dunia itu tidak menurunkan tempo permainannya dan terlihat semakin nyaman menembus pertahanan Antonsen.

Ia berhasil unggul jauh hingga 17-8 dan akhirnya menutup gim pertama dengan skor meyakinkan 21-10.

Baca Juga: Jadwal Panas Pekan Ke-7 BRI Super League 2025/2026: Big Match dan Tim Promosi Siap Beri Kejutan

Memasuki gim kedua, Jonatan kembali memulainya dengan baik dan sempat unggul 7-3. Namun, Antonsen yang dikenal memiliki mental baja, tidak tinggal diam.

Ia mengubah strategi dengan permainan yang lebih agresif dan rapat, berhasil mengejar ketertinggalan, dan membalikkan keadaan menjadi unggul 11-8 di interval gim kedua.

Konsentrasi Jonatan tampak sedikit buyar, dan ia harus mengakui keunggulan lawannya di gim kedua dengan skor 15-21.

Pertandingan pun harus dilanjutkan ke gim penentuan. Tensi semakin memanas dengan kedua pemain saling adu strategi dan terlibat dalam reli-reli panjang yang menguras stamina.

Baca Juga: Gol Telat Ekitike Antarkan Kemenangan Dramatis Liverpool Atas Southampton di Carabao Cup

Di momen-momen krusial ini, Jonatan menunjukkan mental juaranya. Dengan fokus dan ketenangan yang luar biasa, ia berhasil mengontrol tekanan dan akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17 di gim ketiga.

Hasil ini memastikan Jonatan Christie keluar sebagai kampiun tunggal putra Korea Open 2025. Kemenangan ini disambut dengan suka cita oleh para penggemar bulu tangkis di tanah air. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#anders antonsen #Jonatan Chirstie #Korea Open 2025