Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Comeback Menegangkan: Gol Telat Ramos Pastikan Kemenangan Dramatis PSG atas Barcelona di Matchday Kedua Liga Champions

Andhika Dwi Pangestu • Kamis, 2 Oktober 2025 | 20:35 WIB

Gol telat Goncalo Ramos (90
Gol telat Goncalo Ramos (90

RADAR TULUNGAGUNG - Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mencatatkan kemenangan penting dan dramatis 2-1 saat bertandang ke markas Barcelona dalam lanjutan matchday kedua League Phase Liga Champions 2025/2026, Kamis dini hari WIB.

Sebagai juara bertahan Liga Champions, PSG menunjukkan mentalitas superior dengan bangkit dari ketertinggalan satu gol untuk menumbangkan tim tuan rumah Blaugrana di Estadi Olimpic Lluis Companys.

Gol telat Goncalo Ramos pada menit ke-90 memastikan kemenangan Les Parisiens, sekaligus menjaga momentum positif PSG di fase liga, yang kini menempati peringkat ketiga klasemen sementara.

Hasil ini tidak hanya menambah tiga poin bagi skuad asuhan Luis Enrique, tetapi juga mencatatkan rekor signifikan, di mana PSG berhasil mencatatkan kemenangan ketiga beruntun mereka atas Barcelona di Catalonia.

Baca Juga: Persib Bandung Hajar Bangkok United 2-0 di Kandang Lawan, Uilliam Barros Tampil Gemilang di AFC Champions League Two 2025-2026

Kemenangan 2-1 ini menjadikan PSG tim pertama yang mampu menang tiga kali berturut-turut di markas Barcelona, sebuah mimpi buruk bagi tim Catalan.

Laga yang berlangsung di Stadion Olimpico Lluis Companys ini berjalan intens dan terbuka sejak awal, meskipun Barcelona sempat mendominasi permainan di menit-menit awal.

Barcelona bertanding di bawah pelatih Hansi Flick, yang kini harus menelan kekalahan pertamanya di kompetisi Liga Champions musim ini.

Sementara itu, PSG bertandang ke kandang Barcelona tanpa kekuatan penuh, karena Ousmane Dembele, Khvicha Kvaratskhelia, dan Desire Doue absen karena cedera, sementara Marquinhos dan Joao Neves juga tidak fit.

Babak Pertama: Gol Balasan Cepat dari PSG

Baca Juga: Hadapi Bangkok United Malam Ini, Persib Bandung Bertekad Bawa Pulang Tiga Poin dari Thailand pada Pertandingan Grup G ACL 2

Barcelona segera mengambil inisiatif serangan, terutama melalui pergerakan lincah Lamine Yamal dan Marcus Rashford di sisi sayap.

Tekanan dari Barca membuat para pemain PSG harus melakukan pelanggaran untuk menghentikan alur serangan tuan rumah.

Meskipun demikian, PSG sempat mendapatkan peluang pertama, namun tandukan Illia Zabarnyi menyambut sepak pojok masih melambung di atas gawang.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-19, setelah Barcelona berhasil mencetak gol pembuka.

Gol tersebut berawal dari umpan matang Marcus Rashford dari umpan silang, yang merupakan hasil dari sodoran Lamine Yamal kepada Pedri.

Ferran Torres melakukan sontekan dari depan kotak enam yard yang berhasil mengecoh kiper Lucas Chevalier, membuat skor berubah 1-0 untuk Barcelona.

Baca Juga: Ganas di Kandang, Inter Milan Hancurkan Slavia Praha 3-0 di Liga Champions

PSG tidak tinggal diam setelah kebobolan, dan mereka meningkatkan intensitas serangan, memanfaatkan kecepatan Achraf Hakimi dan Nuno Mendes.

Pada menit ke-38, PSG berhasil menyamakan skor menjadi 1-1. Gol balasan ini dicetak oleh Senny Mayulu.

Proses gol tersebut bermula dari tusukan Nuno Mendes dari sisi kiri, yang diakhiri dengan umpan mendatar yang gagal dicegat oleh Pau Cubarsi.

Mayulu menerima bola tersebut, lalu menyelesaikan peluang dengan sepakan keras dari titik 12 pas, menaklukkan Wojciech Szczesny.

Menjelang turun minum, PSG hampir berbalik unggul saat Bradley Barcola membuang peluang emas dalam situasi satu lawan satu, karena tembakannya melambung.

Baca Juga: Bayern Munich Menggila di Siprus, Hajar Pafos FC 5-1 di Liga Champions Eropa

Kiper Lucas Chevalier juga melakukan penyelamatan gemilang, menepis umpan silang Rashford sebelum dijangkau Torres. Babak pertama berakhir dengan kedudukan imbang 1-1.

Babak Kedua: Ramos Jadi Penentu

Memasuki babak kedua, PSG langsung mengambil inisiatif serangan dan kembali menguji Szczesny dengan tembakan yang berhasil ditepis.

Meskipun Barcelona masih dominan dalam penguasaan bola (54% penguasaan bola untuk PSG, 46% untuk Barca secara keseluruhan), PSG terlihat lebih berbahaya melalui skema serangan balik.

Pada menit ke-64, Barcelona mendapatkan peluang emas. Setelah tembakan Dani Olmo diblok oleh pertahanan PSG, bola jatuh ke kaki Lamine Yamal, namun tendangannya masih melebar.

Sebelumnya, tembakan Olmo juga sempat diblok oleh Hakimi. Pelatih Barcelona, Hansi Flick, merespons situasi dengan melakukan pergantian empat pemain sekaligus, memasukkan Robert Lewandowski, Alejandro Balde, Casado, dan Bernal.

Sementara itu, pelatih PSG, Luis Enrique, memasukkan Goncalo Ramos dan Lee Kang-in untuk memberikan energi segar.

Baca Juga: Tumbang di Kandang Galatasaray pada Lanjutan Liga Champions Eropa, Liverpool Juga Hadapi Krisis Cedera Jelang Laga Kontra Chelsea

Keputusan ini terbukti krusial. Lee Kang-in hampir membawa PSG unggul ketika tembakan melengkungnya menghantam tiang gawang Barcelona pada menit ke-84.

Tekanan PSG terus meningkat di menit-menit akhir pertandingan. Akhirnya, pada menit ke-90, Goncalo Ramos menjebol gawang Barcelona, mengubah skor menjadi 2-1.

Gol penentu ini berawal dari Achraf Hakimi yang menerima umpan panjang, lalu diteruskan dengan umpan silang mendatar kepada Ramos.

Baca Juga: Raymon dan Joaquin yang disiapkan tampil di Al Ain Masters, Target Sampai Final buat Ganda Putra

Ramos yang lolos dari jebakan offside menyelesaikan peluang tersebut dengan tendangan kaki kiri ke sudut bawah gawang Barca, memastikan kemenangan dramatis bagi PSG.

Posisi di Klasemen

Dengan hasil kemenangan ini, PSG berhasil mengoleksi enam poin dari dua pertandingan, menempatkan mereka di peringkat ketiga klasemen Liga Champions.

Mereka berada di bawah Real Madrid dan Bayern Munich yang memiliki perolehan poin yang sama. Di sisi lain, Barcelona harus puas berada di peringkat 16 dengan perolehan tiga poin.

Statistik pertandingan menunjukkan efektivitas PSG, meskipun mereka kalah dalam jumlah operan (474 berbanding 424) dan penguasaan bola (54% berbanding 46%).

Baca Juga: Presiden Prabowo Subianto Sambut Marc Márquez, Perkuat Sport Tourism Indonesia dan Regenerasi Pebalap

Namun, PSG unggul jauh dalam jumlah tembakan tepat sasaran (7 berbanding 3), menandakan kiper Lucas Chevalier lebih sering diuji dibandingkan Wojciech Szczesny.

Kemenangan dramatis ini membuktikan bahwa PSG adalah tim yang tidak biasa, bahkan ketika mereka bermain tanpa trio bintang utama mereka.

Pelatih Barcelona, Hansi Flick, sendiri mengakui bahwa Barcelona kalah level dari PSG dalam pertandingan tersebut. ****

Susunan Pemain Kunci

BARCELONA (4-2-3-1): Wojciech Szczesny; Jules Kounde, Eric Garcia, Pau Cubarsi, Gerard Martin (Balde 72'); Frankie de Jong, Pedri (Bernal 79'); Lamine Yamal, Dani Olmo (Casado 72'), Marcus Rashford (Lewandowski 72'); Ferran Torres.

PARIS SAINT-GERMAIN (PSG) (4-3-3): Lucas Chevalier; Achraf Hakimi, Illia Zabarnyi, Willian Pacho, Nuno Mendes; Fabian Ruiz (Goncalo Ramos 72'), Vitinha, Warren Zaire-Emery; Ibrahim Mbaye (Lucas Hernandez 66'), Senny Mayulu (Lee Kang-in 80'), Bradley Barcola (Ndjantou 80').

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#barcelona #liga champions #psg