Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kram Otot Sering Mendera Saat Olahraga, Berikut Cara Pencegahan dan Penanganan Biar Aktivitas Tak Terganggu

Mohammad vicky avanda zilmy • Jumat, 10 Oktober 2025 | 21:48 WIB

Kram otot saat olahraga adalah hal yang sering dialami banyak orang.
Kram otot saat olahraga adalah hal yang sering dialami banyak orang.

RADAR TULUNGAGUNG - Kram otot saat olahraga adalah hal yang sering dialami banyak orang. Rasa nyeri tiba-tiba ini bisa membuat gerakan terhenti dan aktivitas terganggu.

Kram otot biasanya terjadi karena otot bekerja terlalu keras atau kurangnya cairan tubuh. Tapi jangan khawatir, ada beberapa cara efektif untuk mengatasinya.

Baca Juga: Bukan Soal Kaki, tapi Nafas! Inilah Kunci Sukses Lari Jarak Jauh agar Tidak Mudah Lelah

1. Lakukan Pemanasan dan Pendinginan

Salah satu penyebab utama kram adalah otot yang belum siap menerima tekanan. Pemanasan sebelum olahraga membantu melancarkan peredaran darah dan membuat otot lebih lentur.

Begitu juga dengan pendinginan setelah latihan, ini membantu otot kembali rileks sehingga terhindar dari kram.

2. Perbanyak Minum Air Putih

Dehidrasi membuat otot lebih mudah kaku dan tegang. Selalu pastikan tubuh cukup cairan sebelum, saat, dan setelah olahraga.

Baca Juga: Lakukan Lari Minimal 30 Menit Setiap Hari, Niscaya Tubuh dan Pikiranmu Bakal Seperti Ini

Untuk aktivitas berat atau lama, air mineral saja kadang tidak cukup minuman elektrolit juga bisa membantu menjaga keseimbangan ion dalam tubuh.

3. Penuhi Asupan Mineral

Kekurangan mineral seperti kalium, magnesium, dan kalsium dapat memicu kram otot. Konsumsi makanan bergizi seperti pisang, alpukat, sayuran hijau, dan susu untuk memenuhi kebutuhan mineral tubuh.

4. Regangkan Otot Saat Kram Terjadi

Jika kram menyerang, hentikan aktivitas dan lakukan peregangan perlahan pada bagian yang kram.

Misalnya, jika betis yang kram, luruskan kaki dan tarik ujung jari kaki ke arah tubuh secara perlahan. Cara ini membantu mengendurkan otot yang tegang.

5. Pijat dan Kompres Hangat

Pijat ringan di area kram bisa melancarkan peredaran darah dan meredakan nyeri. Selain itu, kompres hangat juga efektif membantu otot kembali rileks dan tidak kaku.

6. Jaga Intensitas Latihan

Terlalu memaksakan diri saat olahraga juga bisa memicu kram. Maka tingkatkan intensitas latihan secara bertahap agar otot punya waktu untuk beradaptasi.

Baca Juga: Efek Minum Air Dingin Setelah Lari yang Perlu Kamu Tahu

Kram saat olahraga memang menyakitkan, tapi bisa dicegah dengan langkah sederhana seperti pemanasan, hidrasi yang cukup, dan asupan nutrisi seimbang.

Jika kram sering terjadi meski sudah melakukan pencegahan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau fisioterapis.

Dengan tips-tips di atas, kamu bisa olahraga dengan nyaman dan lebih maksimal tanpa takut kram datang mendadak. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#Aktivitas Terganggu #olahraga #kram otot