RADAR TULUNGAGUNG - Tim Red Bull mendapat denda sebesar EUR-50 ribu (sekitar Rp 966 juta). Itu karena salah seorang anggota tim mencoba melepas pita yang menandai posisi grid pembalap McLaren, Lando Norris.
Insiden itu terjadi sesaat sebelum Grand Prix Amerika Serikat di Circuit of The Americas dimulai. McLaren, seperti yang biasa mereka lakukan, menempel pita di dinding pit sejajar dengan posisi grid Norris.
Hal itu dilakukan supaya sang pembalap bisa menyelaraskan mobilnya dengan benar di dalam kotak grid jelang start.
Baca Juga: Mercedes Pertahankan Line-up Pembalap untuk F1 2026, Russell Kembali Ditemani Antonelli
Nah, seperti dilaporkan The Race, setelah formation lap (pemanasan) dimulai, seorang anggota tim Red Bull diketahui memasuki kembali area gerbang yang ditutup.
Dia diduga berusaha melepas pita tersebut. Padahal, aturan menyebut jika grid saat itu harus kosong. FIA menganggap tindakan tersebut melanggar protokol keselamatan.
Baca Juga: Papaya Rules McLaren Kembali Mendapat Ujian: Norris Senggol Piastri dalam F1 Singapura
"Menghambat atau menunda proses penutupan gerbang sebelum start balapan dianggap sebagai tindakan tidak aman. Karena itu perlu diberikan denda signifikan untuk tim," tulis laporan steward FIA dikutip dari The Race. ****
Editor : Dharaka R. Perdana