RADAR TULUNGAGUNG – Askab PSSI Tulungagung memilih realistis dalam menatap gelaran Liga 4 Jawa Timur (Jatim) musim ini.
Sempitnya waktu persiapan hingga ketergantungan pada ketersediaan anggaran membuat skuad Perseta 1970 enggan mematok target muluk-muluk di kompetisi musim depan.
Sekretaris Askab PSSI Tulungagung, Hariyanto mengungkapkan bahwa hingga kini pihaknya masih menunggu jadwal resmi dan teknis pembagian grup dari Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim, meskipun estimasi kick-off kompetisi sudah di depan mata.
Baca Juga: Seleksi Pemain Rampung, Perseta 1970 Bersiap Arungi Liga 4 Jatim
"Untuk jadwal pertandingannya yaitu nanti setelah kick off tanggal 7 itu, di satu minggu sebelum itu pasti ada kiriman jadwal pertandingan dan tempat," ujar Hariyanto.
Hariyanto menjelaskan bahwa peta kekuatan lawan di Liga 4 Jatim musim ini masih belum bisa terdeteksi secara utuh.
Itu karena jumlah peserta resmi belum dirilis oleh asosiasi di tingkat provinsi, sehingga tim pelatih lebih memfokuskan diri pada pembenahan internal tim.
Baca Juga: Perseta 1970 Bakal Berlaga di Liga 4, Bagaimana Persiapan Skuad Mereka Musim Depan?
Menurut dia, manajemen sengaja memberikan durasi yang sedikit lebih panjang dalam proses seleksi pemain agar kerangka tim yang terbentuk benar-benar siap meski waktu yang tersedia sangat terbatas.
"Cuma kita ini seleksi dikasih waktu agak lama biar nanti persiapannya matang," tambahnya.
Meski demikian, persiapan tim kebanggaan Kota Marmer ini memang terbilang singkat, mengingat latihan baru efektif digelar pada awal November, sementara kompetisi dijadwalkan bergulir pada Desember mendatang.
Baca Juga: Jika Menang Pilkada Tulungagung, Santoso Optimis Kerek Perseta ke Liga 1 Kurang Dari Empat Tahun!
Kondisi ini membuat manajemen harus berhitung cermat antara ekspektasi prestasi dan realitas di lapangan.
Disinggung ihwal target dari Perseta 1970, Hariyanto tidak memungkiri bahwa kondisi ini membuat pihaknya harus menurunkan ekspektasi dibandingkan musim-musim sebelumnya. "Kalau target ini nanti yang penting kita ini partisipasi saja lah," tuturnya realistis.
Kendati demikian, ambisi untuk meraih prestasi tertinggi tetap ada jika faktor non-teknis, khususnya pendanaan, dapat terpenuhi dengan maksimal.
Hariyanto mengungkapkan bahwa target juara tidak bisa lepas dari dukungan finansial yang memadai untuk mengarungi panjangnya kompetisi. "Cuman saya targetnya ya juara. Kalau target itu kan melihat anggaran juga," jelasnya.
Dia mengungkapkan bahwa operasional Perseta 1970 musim ini masih bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tulungagung.
Baca Juga: Kubur Mimpi Berlaga di Babak Nasional, Perseta 1970 Kalah 0-2 Lawan NZR Sumbersari
Dia berharap jika kucuran dana tersebut memadai, target partisipasi bisa ditingkatkan menjadi target prestasi untuk membawa nama harum Tulungagung di kancah regional.
Namun untuk saat ini, kepastian mengenai operasional tim sepenuhnya bergantung pada dukungan pemerintah daerah.
"Kalau anggaran kita ini terpenuhi, ya Insya Allah ya target (lebih tinggi). Targetnya ya juara Jawa Timur, pengennya itu," tandasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana